- Pendapatan tahunan OpenAI telah melampaui US$1,6 miliar, hanya dua bulan setelah mencapai US$1,3 miliar
- Saat ini perusahaan sedang mencari pendanaan baru dan menargetkan valuasi setidaknya US$100 miliar
- Pertumbuhan pendapatan OpenAI mulai melonjak tajam setelah meluncurkan layanan berbayar ChatGPT Plus pada Februari 2023
- OpenAI semula memperkirakan target pendapatan 2023 sebesar US$200 juta, tetapi popularitas ChatGPT Plus yang lebih tinggi dari perkiraan membuat pendapatannya meningkat besar
- Pada Agustus, pendapatan tahunannya melampaui US$1 miliar, lalu dalam dua bulan berikutnya mencapai US$1,3 miliar
- Menurut laporan terbaru, pendapatan tahunan OpenAI kini telah melewati US$1,6 miliar, yang diperkirakan berarti tumbuh lebih dari 20% dalam dua bulan terakhir
- Sejumlah eksekutif OpenAI meyakini pendapatan berulang tahunan perusahaan akan meningkat hampir empat kali lipat hingga mencapai US$5 miliar pada akhir 2024
- Prospek optimistis ini menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya bergantung pada produk yang ada, tetapi juga berencana meluncurkan layanan AI baru untuk menghasilkan pendapatan tambahan
- CEO OpenAI Sam Altman mengatakan perusahaan sedang mengembangkan model bahasa besar unggulan baru bernama GPT-5, tetapi tidak menyebutkan secara spesifik kapan akan dirilis atau fitur barunya
- OpenAI tahun lalu menyelesaikan penjualan saham sekunder dengan valuasi US$27 miliar hingga US$29 miliar pada April, dan baru-baru ini juga merampungkan penjualan sekunder lain dengan valuasi US$86 miliar
- Melalui putaran pendanaan baru yang saat ini sedang dinegosiasikan dengan para investor, valuasi perusahaan diperkirakan bisa melampaui US$100 miliar
Belum ada komentar.