Fakta menarik: tabung pendingin pembuangan dari pembangkit listrik tua membuang air ke laut, menciptakan lingkungan hangat yang kaya ekosistem laut dan menjadi lokasi menyelam/snorkeling yang populer. Tempat ini disebut 'Electric Beach'. Seorang pengguna mengatakan ia pernah mencoba snorkeling di sana, tetapi melihat tabung besar itu membuatnya takut sehingga ia tidak berani masuk terlalu dalam ke air.
Beberapa angka menarik terkait proyek energi di Hawaii:
Kapasitas penyimpanan: 565 MWh
Kemampuan pasokan listrik instan: 185 MW
Pendanaan proyek: 219 juta dolar
Harga listrik rumah tangga di Hawaii sekitar 0,415 dolar per kWh, lebih tinggi daripada rata-rata AS sebesar 0,162 dolar.
Badai baru-baru ini merusak generator dan membuat baterai sangat rendah, sehingga tidak cukup untuk memasok listrik ke seluruh pulau dan pemadaman bergilir pun diterapkan.
Masalah utama dalam mengganti pembangkit berbahan bakar fosil dengan energi terbarukan dan baterai adalah menemukan sistem baterai yang dapat menyimpan energi cukup lama, serta memiliki kapasitas yang cukup untuk menggantikan saat tenaga surya/angin tidak tersedia. Pola cuaca Hawaii yang stabil mungkin memungkinkan penghapusan kapasitas pembangkit beban dasar, tetapi karena total kapasitasnya jauh lebih tinggi daripada kapasitas penyimpanan sistem baterai, tidak jelas berapa banyak kapasitas yang hilang dalam transisi ini.
Gagasan di sini bukan membakar baterai untuk memutar turbin, melainkan menggunakan baterai sebagai penyangga energi terbarukan agar dapat menyediakan beban dasar yang stabil.
Sekitar 10-15% kebutuhan energi Hawaii saat ini dipenuhi oleh energi panas bumi. Mengingat Hawaii adalah wilayah dengan aktivitas vulkanik tinggi, rasanya porsi ini bisa ditingkatkan. Di Islandia, energi panas bumi menyumbang lebih dari 50% total produksi. Menarik untuk mengetahui apakah perbedaan antara Hawaii dan Islandia ini disebabkan oleh faktor fisik/geologis atau alasan lain.
Salah satu keunggulan utama sistem baterai adalah stabilisasi grid dengan menggantikan inersia putar generator untuk menjaga frekuensi 60Hz tetap stabil. Ada yang bertanya-tanya apakah ini bisa membuat frekuensi jaringan listrik lebih stabil, dan apakah itu akan membuat estimasi waktu perekaman melalui dengung listrik yang tertangkap dalam rekaman menjadi lebih sulit.
Seorang pengguna berpendapat bahwa setiap negara bagian seharusnya mempertahankan setidaknya satu pembangkit listrik tenaga batu bara yang beroperasi permanen untuk menjaga teknologi dan pasokan material. Batu bara adalah salah satu sumber daya paling melimpah di AS dan bisa diandalkan saat darurat nasional, tetapi hal itu tidak akan mungkin jika semuanya dialihkan ke energi terbarukan.
Ada yang mengira Hawaii terutama bergantung pada diesel. Pada 2021, batu bara menyumbang sekitar 12% konsumsi energi Hawaii. Ini perubahan yang baik, tetapi Hawaii masih punya jalan panjang untuk menghapus semua sumber listrik yang sangat kotor dan mahal.
1 komentar
Komentar Hacker News