- Untuk menekan biaya AWS, dibangun klaster Kubernetes bare-metal dan disiapkan jaringan 10Gbps
- Mengganti switch dan kabel Ethernet tradisional dengan jaringan berbasis USB4 Ethernet bridge
- Kecepatan jaringan mencapai 11Gbps, tetapi biaya perakitan hanya $47.98
Mini PC dibanding server 1U standar
- Mempertimbangkan jenis mesin yang akan digunakan saat membangun klaster bare-metal
- Server 1U bekas memang murah, tetapi tidak efisien jika mempertimbangkan biaya operasional
- Mini PC murah, senyap, dan hemat daya
- Memilih mini PC Venus UM790 Pro, dengan konsumsi daya rendah (6W saat idle, 80W saat beban maksimum)
- CPU AMD Ryzen 9 7940HS + memori 64GB + penyimpanan 1T, namun harganya terjangkau di $779
Jaringan
- Menambahkan 2 mini PC UM790 Pro lagi untuk memperluas menjadi klaster 3 node
- Setelah memasang sistem penyimpanan Ceph, diperlukan koneksi jaringan antarnode yang lebih baik
- Perangkat memang memiliki port jaringan 2.5G, tetapi tetap perlu membeli switch Ethernet
- Mempertimbangkan potensi kecepatan 40Gbps dengan memanfaatkan dua port USB4 yang ada di perangkat
- Menyusun jaringan full-mesh dengan kabel USB4, sehingga menghemat biaya dibanding membeli switch Ethernet 2.5G
Menyiapkan jaringan mesh dengan NixOS dan Systemd
- Menggunakan NixOS untuk konfigurasi lingkungan Linux yang reproducible.
- Menggunakan systemd-udevd untuk menyiapkan perangkat jaringan Thunderbolt bridge dan konfigurasi IP.
Hasil benchmark
- Hasil benchmark iperf3 menunjukkan kecepatan jaringan 11Gbps
Tinjauan setelah implementasi
- Puas karena berhasil membangun jaringan 11Gbps dengan biaya murah.
- Penasaran dengan penyebab batas kecepatan pada jaringan berbasis USB4.
- Menjelajahi kemungkinan masa depan untuk membangun jaringan berkecepatan tinggi berbasis USB/Thunderbolt.
Pendapat GN⁺:
- Artikel ini menekankan pentingnya software engineer memperluas pengetahuan mereka tentang hardware. Secara khusus, artikel ini menawarkan alternatif baru terhadap pendekatan jaringan konvensional dengan menunjukkan cara kreatif membangun jaringan berkecepatan tinggi dengan biaya rendah.
- Artikel ini menunjukkan bahwa jaringan berbasis USB4 dapat lebih hemat biaya sekaligus menawarkan kecepatan tinggi dibanding solusi berbasis Ethernet yang ada. Ini bisa menjadi opsi menarik bagi pusat data skala kecil maupun pengguna individual di masa depan.
- Cara mengotomatisasi konfigurasi jaringan dan membuatnya reproducible dengan alat seperti NixOS memberikan informasi yang berguna bagi administrator sistem dan developer.
11 komentar
Saya kira itu artinya borong habis..
Tersusun dengan sangat rapi... saya iri.
Saya memakai transfer file lewat IP over TB4/USB4 dengan baik, dan memang sangat cepat haha
Jika
thinderbolt-tools, paketboltterpasang dan driver terinstal dengan baik, Anda bisa mengatur antarmuka dengannmclilalu menggunakannya semudah koneksi Ethernet biasa lewatsshatauscpdan sebagainya.Perangkat Intel dan Mac tidak mengalami masalah besar, tetapi pada AMD ada kemungkinan beberapa perangkat tidak dapat berfungsi dengan baik.
Kalau tahu ini, saya pasti akan memilih CPU Intel... T_T
Eh... kalau dua PC dihubungkan langsung lewat USB4/Thunderbolt, itu dianggap sebagai Ethernet?
Saya lagi menyusun segala macam rencana untuk mencoba koneksi 10Gbps antara NAS dan PC
(sampai sempat mau beli 2 kartu LAN yang mendukung 10G lalu mencoba menghubungkannya langsung)
Tiba-tiba rasanya hampa.
Jadi yang perlu saya ganti itu motherboard yang mendukung USB4/Thunderbolt ya...
Saat sekilas melihatnya di HN, saya lewat begitu saja tanpa banyak pikiran,
namun setelah melihatnya di sini, isinya tiba-tiba jadi menarik perhatian;
Bagaimanapun, berkat itu saya jadi melihat solusinya...
Kalau ada kekurangannya, mungkin hanya NAS dan PC harus berdekatan.
Karena kabel USB4 paling banter sekitar 3 m... (dibandingkan dengan kabel LAN yang bisa sampai maksimal 100 m)
Batasan jaraknya ternyata lebih ketat dari yang dibayangkan.
Standar kabel USB-C hanya mendukung 10 Gbps jika panjangnya 1 m atau kurang. (Itulah alasan kabel data USB-C pendek.)
Jika panjangnya 2 m atau kurang, yang didukung adalah 5 Gbps, dan jika lebih dari itu maka yang didukung adalah USB 2.
Kalau beralih sepenuhnya ke Thunderbolt, jarak bisa diperpanjang dengan menggunakan kabel aktif, tetapi harga kabel aktif sangat mahal, dan saya juga tidak yakin apakah kabel itu kompatibel dengan USB4.
Aha... berarti kemungkinan besar kabel USB4 3M yang beredar di pasaran tidak bisa menghasilkan kecepatan yang semestinya.
Sepertinya saya harus cari tahu dengan tepat dulu sebelum melakukannya. Karena saya memakai CPU AMD, Thunderbolt juga sulit digunakan T_T
Opini Hacker News
Diskusi tentang protokol USB4/Thunderbolt:
Penjelasan tentang struktur jaringan:
Benchmark penggunaan daya server Dell:
Kemampuan penanganan kesalahan pada USB 4:
Metode transfer file di masa lalu:
Optimasi koneksi Thunderbolt:
Kilas balik tentang struktur jaringan kuno:
Masalah teknis terkait kecepatan Thunderbolt:
Diskusi tentang tarif listrik:
Wah, ternyata komputer zaman dulu bisa saling terhubung dengan kabel paralel untuk kirim-terima data ya???