Carl Weathers Meninggal Dunia
(bbc.co.uk)- Carl Weathers, aktor yang terkenal sebagai Apollo Creed dalam seri 'Rocky', meninggal pada usia 76 tahun
- Aktor Amerika Carl Weathers meninggal dunia pada usia 76 tahun, menurut keluarganya.
- Weathers, yang memerankan Apollo Creed dalam empat film pertama seri 'Rocky', disebut meninggal dengan tenang saat tidur, menurut pernyataan yang dirilis keluarganya.
- Karya film lainnya mencakup 'Predator' bersama Arnold Schwarzenegger dan 'Happy Gilmore' bersama Adam Sandler.
- Kontribusi di bidang film, TV, seni, dan olahraga
- Memulai karier sebagai linebacker NFL, Weathers disebut keluarganya sebagai "manusia luar biasa yang menjalani kehidupan istimewa".
- Keluarganya mengatakan ia meninggalkan jejak yang tak terhapuskan secara global dan lintas generasi melalui kontribusinya di bidang film, televisi, seni, dan olahraga.
- Ia adalah saudara, ayah, kakek, pasangan, dan teman yang dicintai.
- Akting lintas genre dari aksi hingga komedi
- Weathers aktif di genre aksi dan komedi, dari 'Arrested Development' hingga 'The Mandalorian', dan tampil di ketiga musim serial hit Disney+ 'The Mandalorian'.
- Mantan gubernur California sekaligus bintang laga Schwarzenegger memuji Weathers dan menyebutnya sebagai "sosok legendaris".
- Dari pemain football menjadi aktor
- Lahir di New Orleans pada 1948, Weathers bermain football di San Diego State University sambil belajar akting teater, lalu bergabung dengan Oakland Raiders pada 1970.
- Selama lebih dari 50 tahun berkarier di Hollywood, ia tampil dalam lebih dari 75 film dan acara TV.
- Pada 2021, ia mendapat nominasi Emmy untuk perannya di 'The Mandalorian', menyutradarai dua episode seri 'Star Wars', serta juga mengarahkan episode 'Law & Order' dan 'Chicago Med'.
- Duka dari rekan dan penggemar
- Adam Sandler menyampaikan belasungkawa melalui media sosial, menyebutnya "orang hebat, ayah, aktor, dan atlet".
- Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito menyebut Weathers sebagai "teman terkasih dan saudara" sambil berduka atas kepergiannya.
- Rekan mainnya di seri 'Rocky', Sylvester Stallone, menyebut Weathers sebagai bagian yang tak terpisahkan dari hidup dan kesuksesannya, sambil menyampaikan rasa terima kasih.
Pendapat GN⁺:
- Carl Weathers adalah aktor yang paling dikenal lewat perannya sebagai Apollo Creed dalam seri 'Rocky', dan kepergiannya merupakan kehilangan besar bagi dunia film dan para penggemar.
- Ia adalah contoh sukses perpindahan karier dari atlet menjadi aktor, menonjol di berbagai genre dan membangun basis penggemar yang luas.
- Kehidupan dan karier Weathers menunjukkan semangat dan talenta serbabisa, menginspirasi banyak orang, dan warisannya akan terus dikenang untuk waktu yang lama.
1 komentar
Opini Hacker News
Dibagikan kisah tentang penampilan Carl Weathers di 'Arrested Development'. Weathers mengusulkan ide untuk karakternya sendiri, dan usulan itu begitu brilian hingga melampaui ekspektasi para penulis.
Mereka mengenang Weathers dengan mengutip dialognya, "There’s still plenty of meat on that bone..."
Sambil memuji aura maskulin Weathers melalui adegan adu panco dengan Arnold di film 'Predator', mereka turut berduka atas kepergiannya.
Perannya sebagai Chubbs Peterson di 'Happy Gilmore' disebut, sambil menegaskan bahwa Weathers bukan sekadar atlet, melainkan aktor yang memiliki gelar master di bidang seni teater.
Karier akting Weathers dikenang lewat penampilannya di 'Predator' dan adegan terkenalnya yang pernah dirujuk di SNL.
Weathers dianggap sebagai salah satu aktor terbaik yang memerankan versi dirinya sendiri, bersama Larry David dari 'Curb Your Enthusiasm' dan Adam West dari 'Family Guy'.
Ada komentar yang mengenang peran Weathers di 'Happy Gilmore' sambil menyiratkan bahwa ia belum melewatkan apa pun.
Muncul komentar yang memuji penampilan Weathers yang penuh karisma di setiap perannya, sembari berduka atas wafatnya.
Ada yang berduka sambil menyebut bahwa Weathers menunjukkan kehadiran yang khas dalam berbagai karya, dari 'Rocky/Predator' hingga 'Mandalorian'.
Disebut juga bahwa Weathers sempat bermain selama beberapa musim di NFL, sebagai pujian atas kehidupannya yang penuh warna.