1 poin oleh GN⁺ 2024-02-09 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp

3 juta sikat gigi pintar yang terinfeksi malware digunakan dalam serangan DDoS di Swiss—botnet menyebabkan kerugian jutaan euro [Diperbarui]

  • Dilaporkan sebuah perusahaan Swiss mengalami kerugian jutaan euro.
  • Fortinet menyatakan laporan tentang serangan sikat gigi tidak akurat.
  • Dijelaskan bahwa kasus nyata dan skenario hipotetis tercampur.

Artikel asli

  • Menurut Aargauer Zeitung, sekitar 3 juta sikat gigi pintar telah diinfeksi oleh peretas dan diubah menjadi botnet.
  • Botnet ini melancarkan serangan DDoS terhadap situs web sebuah perusahaan Swiss, membuat situs tersebut lumpuh dan menyebabkan kerugian bisnis jutaan euro.
  • Sikat gigi tersebut rentan karena OS berbasis Java, dan awalnya menggunakan konektivitas untuk melacak serta meningkatkan kebiasaan kebersihan mulut pengguna.
  • Stefan Züger dari Fortinet memberikan beberapa tips untuk melindungi perangkat yang terhubung.

Tetap update dengan informasi terbaru

  • Tom's Hardware telah menyediakan keahlian dalam berita teknologi PC selama lebih dari 25 tahun.
  • Menyediakan berita terkini dan ulasan mendalam tentang CPU, GPU, AI, perangkat keras maker, dan lainnya.

Opini GN⁺

  • Artikel ini menyampaikan peringatan penting tentang kerentanan keamanan perangkat pintar dan potensi risiko yang ditimbulkannya.
  • Perangkat sehari-hari seperti sikat gigi pintar dapat menjadi target serangan peretas, yang menegaskan pentingnya keamanan siber.
  • Pengguna perlu mengambil langkah seperti menjaga perangkat tetap mutakhir, memantau aktivitas jaringan, serta memasang dan menggunakan perangkat lunak keamanan.

1 komentar

 
GN⁺ 2024-02-09
Komentar Hacker News
  • Keraguan terhadap artikelnya

    • Artikel ini aneh dan kekurangan detail. Sebagian besar sikat gigi pintar menggunakan BLE (Bluetooth Low Energy) dan tidak terhubung ke WiFi. Saya mencoba memverifikasi fakta dalam artikel tersebut tetapi tidak menemukan apa pun.
    • Banyak chip BLE juga memiliki kemampuan WiFi, jadi tidak bisa sepenuhnya dikesampingkan bahwa firmware dimanipulasi untuk mengaktifkan fungsi WiFi. Namun, tetap muncul pertanyaan bagaimana perangkat itu awalnya terhubung ke WiFi untuk mengaktifkan botnet.
    • Premis tentang risiko perangkat IoT tetap valid, tetapi saya skeptis terhadap artikel ini.
  • Kurangnya dasar untuk artikel tersebut

    • Seseorang mengklaim bahwa 3 juta sikat gigi pintar digunakan dalam serangan DDoS, tetapi tidak ada informasi tentang siapa yang melakukannya dan bagaimana caranya. Klaim yang tidak masuk akal seperti ini setidaknya memerlukan bukti.
    • Pasti ada detail teknis yang membuat mereka bisa mengidentifikasi sikat gigi tersebut.
  • Ketidaksukaan terhadap fitur pintar

    • Saya menggunakan sikat gigi Philips lama tanpa Bluetooth, internet, atau kepala proprietary dari pabrikan, dan mengisinya daya secara nirkabel di gelas kaca. Saya sangat puas dengannya.
    • Baru-baru ini saya mencoba membeli sikat gigi kedua, tetapi yang bisa saya temukan hanya model baru dengan fitur tambahan yang tidak saya inginkan. Siapa yang menginginkan sikat gigi yang terhubung ke internet? Akhirnya saya menemukan model lama di eBay.
    • Saya berharap manajer produk yang menambahkan fitur seperti ini dan orang yang mengimplementasikannya mengalami hari yang buruk dan merenungkan tindakan mereka.
  • Saran tentang keamanan perangkat pintar

    • Meskipun tidak ada detail tentang serangan DDoS tersebut, ini tetap menjadi peringatan untuk menjaga perangkat, firmware, dan software tetap mutakhir, memantau aktivitas mencurigakan di jaringan, memasang dan menggunakan software keamanan, serta mengikuti praktik terbaik keamanan jaringan.
    • Mungkin sikat gigi pintar seperti ini seharusnya hanya dijual kepada konsumen yang memiliki sertifikasi yang diperlukan.
  • Peringatan tentang sikat gigi elektrik Philips

    • Sikat gigi elektrik Philips tidak memungkinkan Bluetooth dimatikan, jadi tetap perlu berhati-hati meskipun Anda tidak menggunakan fitur pintarnya.
    • Pembersih udara Philips juga mendukung Wi-Fi dan tidak memungkinkan fungsi kendali jarak jauh dinonaktifkan. Anda harus menghubungkannya dengan smartphone untuk menyelesaikan pengaturan, tetapi jika tidak menggunakan fitur ini, pembersih udara tersebut membuat hotspot Wi-Fi permanen yang berisiko diretas.
  • Keraguan tentang perlunya koneksi web pada sikat gigi

    • Saya mempertanyakan mengapa sikat gigi perlu terhubung ke web. Jika tujuannya untuk melacak kebiasaan menyikat gigi, bukankah koneksi lokal seperti LAN saja sudah cukup?
  • Pandangan tentang eksperimen teknologi

    • Semua teknologi melewati tahap eksperimen sebelum jelas bagaimana seharusnya digunakan.
    • Seperti Project Flowshare untuk bom, sekarang koneksi internet ditambahkan bahkan ke perangkat yang seharusnya hanya memerlukan sakelar daya sederhana.
    • Saya bingung dengan perlunya sikat gigi yang terhubung, tetapi kadang saya tetap menghargai semangat eksperimental yang sampai menghasilkan botnet bertenaga sikat gigi.
  • Perbandingan dengan karya sastra

    • Stanisław Lem menulis "Washer Tragedy", tentang mesin cuci yang menjadi pintar lalu menguasai manusia. Dia pasti akan bangga dengan sikat gigi seperti ini.
  • Sindiran tentang perang internet masa depan

    • Saya khawatir tentang "perang dildo internet" yang akan terjadi pada tahun 2037. Jutaan dildo dan kulkas yang terhubung ke jaringan akan menimbulkan kerusakan besar di internet, dan pelakunya tetap tidak tertangkap.