3 juta sikat gigi pintar yang terinfeksi malware digunakan dalam serangan DDoS di Swiss—botnet menyebabkan kerugian jutaan euro [Diperbarui]
- Dilaporkan sebuah perusahaan Swiss mengalami kerugian jutaan euro.
- Fortinet menyatakan laporan tentang serangan sikat gigi tidak akurat.
- Dijelaskan bahwa kasus nyata dan skenario hipotetis tercampur.
Artikel asli
- Menurut Aargauer Zeitung, sekitar 3 juta sikat gigi pintar telah diinfeksi oleh peretas dan diubah menjadi botnet.
- Botnet ini melancarkan serangan DDoS terhadap situs web sebuah perusahaan Swiss, membuat situs tersebut lumpuh dan menyebabkan kerugian bisnis jutaan euro.
- Sikat gigi tersebut rentan karena OS berbasis Java, dan awalnya menggunakan konektivitas untuk melacak serta meningkatkan kebiasaan kebersihan mulut pengguna.
- Stefan Züger dari Fortinet memberikan beberapa tips untuk melindungi perangkat yang terhubung.
Tetap update dengan informasi terbaru
- Tom's Hardware telah menyediakan keahlian dalam berita teknologi PC selama lebih dari 25 tahun.
- Menyediakan berita terkini dan ulasan mendalam tentang CPU, GPU, AI, perangkat keras maker, dan lainnya.
Opini GN⁺
- Artikel ini menyampaikan peringatan penting tentang kerentanan keamanan perangkat pintar dan potensi risiko yang ditimbulkannya.
- Perangkat sehari-hari seperti sikat gigi pintar dapat menjadi target serangan peretas, yang menegaskan pentingnya keamanan siber.
- Pengguna perlu mengambil langkah seperti menjaga perangkat tetap mutakhir, memantau aktivitas jaringan, serta memasang dan menggunakan perangkat lunak keamanan.
1 komentar
Komentar Hacker News
Keraguan terhadap artikelnya
Kurangnya dasar untuk artikel tersebut
Ketidaksukaan terhadap fitur pintar
Saran tentang keamanan perangkat pintar
Peringatan tentang sikat gigi elektrik Philips
Keraguan tentang perlunya koneksi web pada sikat gigi
Pandangan tentang eksperimen teknologi
Perbandingan dengan karya sastra
Sindiran tentang perang internet masa depan