Cara Kehilangan Dua Pekerjaan dalam Setahun
- Tahun 2022 adalah tahun yang penuh stres. Pasar perumahan bergejolak seperti orang gila, dan keluarga kami gagal membeli rumah.
- Pada 24 Februari 2022, tentara Rusia menginvasi Ukraina, kampung halaman saya. Teman-teman dan kerabat kehilangan rumah, pekerjaan, dan rasa aman atas masa depan mereka.
- Pada 30 November tahun itu, saya mengalami guncangan terbesar. Elastic mengumumkan pengurangan 13% tenaga kerja, dan saya menerima email bahwa saya termasuk yang terkena PHK.
Elastic
- Meski di-PHK dari Elastic, saya tetap menerima gaji dan tunjangan sepanjang bulan Desember, serta pesangon 14 minggu dan asuransi kesehatan selama 6 bulan.
- Saya menunda rencana membeli rumah dan mulai mencari pekerjaan baru. Saya tidak ingin memakai tabungan, dan menyediakan asuransi kesehatan bagi keluarga juga merupakan tanggung jawab saya.
- Melalui koneksi dengan rekan-rekan lama, saya mengetahui bahwa seorang mantan kolega yang pernah bekerja dengan saya di Parse.ly bergabung dengan startup data engineering bernama Coiled. Saya pun melamar ke sana dan memulai pekerjaan baru sebagai backend engineer pada Januari 2023.
Coiled
- Saya belajar banyak di Coiled, tetapi tempat itu sangat berbeda dari Elastic. Coiled adalah startup kecil dengan arah yang sering berubah dan tidak jelas.
- Karena masih terguncang setelah di-PHK dari Elastic, saya kehilangan kepercayaan diri dan memutuskan untuk tetap low profile sambil bekerja keras.
- Pada Juli 2023, manajer saya menyampaikan kabar PHK dalam pertemuan 1:1 rutin. Di Coiled, saya menerima pesangon selama 6 minggu.
Penyakit
- Saat mencari pekerjaan baru, muncul situasi yang membuat saya harus menjalani operasi. Asuransi kesehatan dari Coiled hanya berlaku sampai Agustus, jadi saya berusaha menjalani operasi dalam periode itu.
- Dari hasil rontgen paru-paru, ditemukan massa berukuran 3 cm, dan saya diberi tahu bahwa pemeriksaan lanjutan diperlukan.
- Sepuluh hari kemudian, hasil CT scan menunjukkan bahwa massa itu adalah jaringan parut, akibat pneumonia di masa lalu. Saya pun berhasil menjalani operasi yang sudah dijadwalkan dan pulih.
Keheningan
- Pengalaman pada 2022 dan 2023 sangat mengguncang rasa percaya diri saya, hingga saya berhenti menulis dan berbicara di depan umum.
- Ini bukan kisah tentang pahlawan, melainkan kisah tentang ketidaksempurnaan. Saya menerima kesalahan dan kemunduran dalam proses menjalani hidup.
- Saya bersyukur banyak teman membantu dengan nasihat, rekomendasi, dan kata-kata dukungan.
- Perang di Ukraina masih berlangsung, dan keluarga kami masih belum memiliki rumah, tetapi pada akhirnya saya menemukan pekerjaan baru, bekerja bersama tim, dan mulai bisa bernapas lagi.
Opini GN⁺
- Tulisan ini menyampaikan pelajaran hidup yang penting melalui proses menghadapi kegagalan pribadi dan bencana. Sosok yang pada akhirnya memulai kembali meski mengalami kehilangan identitas profesional dan masalah kesehatan dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang.
- Tulisan ini menunjukkan pengalaman krisis pada dua aspek penting, yaitu pekerjaan dan kesehatan, sekaligus proses menegaskan kembali cinta dan rasa tanggung jawab terhadap diri sendiri dan keluarga.
- Kisah ini menunjukkan bagaimana menerima kerentanan dan ketidakpastian pribadi dapat membuat kita lebih kuat dan lebih merasakan solidaritas, dan hal itu bisa menjadi penghiburan serta pelajaran besar bagi siapa pun yang sedang melalui masa sulit.
1 komentar
Komentar Hacker News
Di AS, terasa ada perubahan sikap terhadap pekerjaan belakangan ini.
Di Inggris, ada rasa syukur karena pekerjaan tidak terikat dengan asuransi kesehatan.
Peristiwa seperti PHK pada umumnya hanyalah kebetulan dan tidak mencerminkan performa engineer yang baik.
Ketika mengalami peristiwa besar dalam hidup, orang jadi menyadari apa yang benar-benar penting.
Diungkapkan empati emosional terhadap momen ketika seseorang menyadari bahwa yang paling penting dalam hidup adalah orang-orang yang dicintai.
Memberikan pujian kepada Irina, engineer luar biasa yang pernah bekerja bersama di Parse.ly.
Diakui bahwa sulit untuk terus mempertahankan pola pikir yang merelatifkan pentingnya pekerjaan.
Disampaikan pandangan positif tentang turunnya prioritas pekerjaan secara relatif ketika masalah pribadi muncul.
Disebutkan bahwa hubungan antara karyawan dan pemberi kerja mulai dipandang sebagai relasi bisnis murni.
Disampaikan pandangan kritis terhadap gerakan ekonomi modern yang membentuk identitas profesional.