- Industri pemasaran influencer tumbuh pesat hingga mencapai nilai $17,4 miliar, dan lebih dari 80% perusahaan di AS memanfaatkan influencer untuk tujuan pemasaran
- Instagram adalah jaringan konten buatan pengguna yang paling penting bagi brand maupun influencer, dengan 3,8 miliar postingan bersponsor per tahun
- Bagi perusahaan direct-to-consumer (DTC), tantangan terbesar saat mempertimbangkan pemasaran influencer sebagai saluran pendapatan adalah mengidentifikasi influencer yang menghasilkan return on investment (ROI) positif
Nano influencer: semakin sedikit, semakin besar hasilnya
- Hasil penelitian menemukan bahwa nano influencer dengan jumlah pengikut lebih sedikit lebih hemat biaya dalam menghasilkan pendapatan dibanding macro influencer dengan jumlah pengikut lebih besar
- Interaksi antara influencer dan pengikut memainkan peran penting, dan hubungan yang lebih dekat antara nano influencer dan audiens mereka menghasilkan hasil pemasaran yang lebih efektif
- Tim peneliti menganalisis data dari perusahaan DTC terkemuka di Eropa dan mengaitkan hampir 1,9 juta penjualan produk serta pendapatan lebih dari 17 juta euro melalui kode diskon khusus influencer yang dibagikan di Instagram
- Analisis ini juga dikonfirmasi di YouTube dan TikTok, serta dilengkapi dengan tiga studi lapangan berbeda di Instagram yang melibatkan 319 nano dan macro influencer
Pelajaran bagi pemasar
- Bagi perusahaan DTC dan pemasar, memanfaatkan nano influencer untuk menjalankan kampanye pemasaran yang lebih efektif menjanjikan ROI yang tinggi dan mendorong koneksi yang lebih autentik dengan audiens
- Melalui platform pemasaran influencer, pemasar dapat bekerja secara efisien dengan ratusan influencer berpengikut rendah sekaligus, sehingga dapat memanfaatkan potensi mereka dengan biaya setara menangani satu influencer berpengikut tinggi
- Pemasar perlu mempertimbangkan seluruh funnel pemasaran influencer, dan nano influencer secara konsisten melampaui macro influencer dalam metrik pengukuran ROI
- Return on influencer spend (ROIS) nano influencer lebih dari tiga kali lebih tinggi dibanding macro influencer; meskipun pendapatan macro influencer enam kali lebih tinggi, biaya terkaitnya 18 kali lebih besar
Belum ada komentar.