2 poin oleh GN⁺ 2024-03-28 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp

Hobi rahasia Martin Scorsese: pengarsipan VHS yang tekun

  • Sutradara peraih Oscar Martin Scorsese menyumbangkan lebih dari 50 kotak arsip berisi film dan program TV yang direkam dari tahun 1980-an hingga 2000-an.
  • Scorsese memulai proyek ini untuk membangun perpustakaan video on-demand pribadinya sendiri.
  • Seorang arsiparis video profesional di kantor New York merekam siaran melalui hub audiovisual yang terdiri dari beberapa VCR dan monitor.

Koleksi kaset VHS Martin Scorsese

  • Mencakup lebih dari 4.400 judul unik dari rentang 1980-an hingga 2000-an.
  • Isinya beragam, dari mahakarya arthouse Eropa hingga program TV yang menampilkan ibu Scorsese.
  • Scorsese memanfaatkan arsip video ini sebagai bagian penting dari proses pembuatan filmnya.

Gairah menonton Scorsese dan penerapannya dalam pembuatan film

  • Sejak kecil ia mengenal film lewat TV dan menumbuhkan gairah besar untuk menonton.
  • Sebelum produksi film, ia kerap membagikan kaset VHS kepada para aktor dan kru sebagai bahan referensi.
  • Arsip itu digunakan untuk merujuk tone, suasana, gerakan kamera, dan elemen lain selama proses pembuatan film.

Donasi arsip Martin Scorsese

  • Kegunaan arsip VHS menurun seiring kemunculan DVD dan Blu-ray beresolusi tinggi serta layanan streaming.
  • Arsip tersebut disumbangkan ke Rare and Distinctive Collections di University of Colorado Boulder.
  • University of Colorado memantapkan posisinya sebagai pusat riset akademik tentang sejarah film dan video.

Pelestarian arsip dan pemanfaatannya untuk riset

  • Media magnetik mengalami penurunan kualitas seiring waktu, sehingga seluruh arsip perlu didigitalisasi.
  • Para peneliti diharapkan dapat melakukan analisis perbandingan tentang bagaimana media yang ditonton Scorsese memengaruhi karyanya.

Opini GN⁺

  • Arsip VHS Martin Scorsese dapat menginspirasi para pembuat film dengan memberikan contoh nyata tentang bagaimana bahan referensi digunakan dalam proses produksi film.
  • Arsip ini merupakan bukti sejarah penting tentang cara pelestarian media sebelum era digital, dan dapat membantu mahasiswa film memahami lingkungan media masa lalu.
  • Digitalisasi arsip memang memerlukan banyak waktu dan sumber daya, tetapi memiliki nilai besar untuk pelestarian dan penelitian materi media langka.
  • Jika arsip Scorsese dibuka untuk publik, penelitian tentang media apa saja yang ia tonton bisa dilakukan dan menambah dimensi baru pada studi film.
  • Saat ini para pembuat film dapat dengan mudah mengakses materi referensi melalui berbagai arsip online dan layanan streaming, tetapi arsip Scorsese dapat menjadi sumber unik untuk meneliti pola konsumsi media pada era tertentu dan pengaruhnya terhadap pembuatan film.

1 komentar

 
GN⁺ 2024-03-28
Opini Hacker News
  • Siapa pun yang ingat gugatan MPAA melawan DeCSS akan tahu bahwa tindakan Scorsese akan dianggap oleh MPAA sebagai pelanggaran hak cipta yang serius. MPAA berargumen di pengadilan bahwa pelanggaran DRM itu ilegal dan tidak bisa ditoleransi, tetapi orang yang masuk akal akan menganggap pengumpulan materi referensi untuk pekerjaan sebagai penggunaan wajar. Scorsese kemungkinan besar adalah anggota MPAA, dan dari Wikipedia kita bisa mengetahui bahwa ia berteman dengan Jack Valenti.

    • Scorsese menerima penghargaan dari yayasan Italian American pada gala ulang tahun ke-32 N.I.A.F. pada 2007, dan membantu memulai Jack Valenti Institute, yang menghormati Jack Valenti, mantan ketua MPAA sekaligus direktur yayasan tersebut.
  • Kisah Marion Stokes adalah tentang seorang perempuan yang melestarikan sejarah TV selama lebih dari 30 tahun.

    • Stokes mulai merekam dari kondominium Barclay di Philadelphia pada 1975 hingga wafat pada 2012, dan selama periode itu koleksinya menjadi satu-satunya arsip komprehensif yang melestarikan sejarah media TV.
  • Komedian TV Inggris Bob Monkhouse juga dikenal dengan arsip VHS yang obsesif, mengumpulkan 35.000 kaset dan menyelamatkan sebagian rekaman acara TV Inggris yang dianggap hilang oleh BBC.

  • Leonardo DiCaprio mengatakan bahwa Martin Scorsese telah menonton semua film yang dibuat hingga 1980.

    • Ini membantu memahami betapa seriusnya Scorsese memandang film.
  • Scorsese seharusnya mempertimbangkan untuk menyumbangkan koleksinya kepada para pakar film di VFA.

  • Selalu memikat melihat bagaimana para seniman yang telah berhasil bekerja berdialog dengan medium mereka sendiri.

    • Bagaimana orang menggunakan masa lalu untuk membentuk tujuan mereka saat ini, dan bagaimana mereka menggunakan tujuan saat ini untuk mengarahkan penelitian mereka atas masa lalu? Bagaimana mereka membedah apa yang berhasil dan apa yang tidak? Dan bagaimana mereka mengatur semua pemikiran itu?
  • Menjadi mahasiswa dan mendigitalkan hingga larut malam hal-hal yang dianggap menarik oleh Scorsese beberapa dekade lalu terasa sangat nyaman.

    • Ruangan itu pasti dipenuhi teknologi kuno lain seperti reel-to-reel, filmstrip, dan microfiche, dan pasti memiliki aroma yang luar biasa.
  • Obsesi Scorsese terhadap pengumpulan film sudah dikenal baik di industri film sejak era 80-an.

    • Ia menghabiskan beberapa jam setiap hari di ruang bawah tanahnya menonton film, sering kali mengundang orang lain untuk ikut menonton.
  • Scorsese seharusnya mendukung 'vhs-decode', proyek pamungkas untuk pelestarian VHS.

    • Mungkin ini bisa terwujud melalui diagram Venn antara Hacker News dan Hollywood.
  • Scorsese seharusnya menyumbangkan semua itu ke Victorville Film Archive, yang secara khusus ada untuk menyimpan dan mengelola rekaman VHS.