1 poin oleh GN⁺ 2024-04-08 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp

Rekaman liar yang ditangkap di dalam atmosfer Matahari

  • Parker Solar Probe milik NASA menyaksikan 'struktur pusaran' raksasa di korona, lapisan terluar atmosfer Matahari.
  • Wahana ini terbang jauh lebih dekat ke Matahari dibanding misi sebelumnya, dan baru-baru ini merilis rekaman yang belum pernah ada sebelumnya secara online, diambil dengan kamera WISPR.

Penyebab fenomena yang dipancarkan dari Matahari

  • Para peneliti memperkirakan fenomena ini terjadi akibat interaksi antara coronal mass ejection (CME) dan angin surya.
  • Matahari secara terus-menerus memancarkan angin surya, yaitu aliran stabil partikel bermuatan.

Menciptakan peluang baru lewat eksplorasi Matahari

  • Riset baru terkait rekaman ini telah dipublikasikan di The Astrophysical Journal, dan menyimpulkan bahwa penemuan di wilayah Matahari yang belum dikenal ini menciptakan peluang baru untuk memahami dan memprediksi CME dengan lebih baik.
  • Pusaran langka ini secara teknis disebut 'Kelvin-Helmholtz instability' (KHI).

Bahaya CME

  • CME dapat membahayakan satelit, mengganggu teknologi komunikasi dan navigasi, bahkan melumpuhkan jaringan listrik di Bumi.
  • CME kuat yang terjadi pada 1989 pernah memutus pasokan listrik bagi jutaan orang di Quebec, Kanada.

Misi berkelanjutan Parker Solar Probe

  • Parker Solar Probe milik NASA akan terus melakukan penyelaman berkecepatan tinggi ke korona Matahari.
  • Wahana ini dilindungi oleh pelindung panas karbon setebal 4,5 inci saat menghadap Matahari; pelindung itu dipanaskan hingga sekitar 2.500 derajat Fahrenheit, tetapi bagian di belakang pelindung tetap sangat sejuk.
  • Pada akhir tahun ini, wahana tersebut diperkirakan akan mencapai kecepatan sekitar 430.000 mil per jam.

Opini GN⁺

  • Penemuan Parker Solar Probe merupakan langkah penting yang dapat secara signifikan meningkatkan pemahaman ilmiah tentang Matahari. Struktur pusaran yang diamati langsung di korona Matahari memberikan informasi baru tentang interaksi antara angin surya dan CME, yang akan sangat membantu dalam memprediksi dampaknya terhadap Bumi.
  • Karena CME dapat berdampak serius pada infrastruktur teknologi di Bumi, pemahaman dan prediksi yang lebih baik terhadap fenomena ini sangat penting untuk meningkatkan akurasi prakiraan cuaca antariksa dan meminimalkan potensi kerusakan.
  • Aspek teknis Parker Solar Probe, khususnya teknologi pelindung panas yang dapat beroperasi pada suhu tinggi, menunjukkan kemajuan penting dalam desain wahana antariksa. Teknologi ini dapat diterapkan pada misi eksplorasi masa depan dan memberi kemampuan untuk menjalankan misi di lingkungan yang lebih ekstrem.
  • Eksplorasi Matahari dapat menyediakan data penting tidak hanya bagi sains antariksa tetapi juga bagi penelitian perubahan iklim Bumi. Karena aktivitas Matahari sangat memengaruhi sistem iklim Bumi, memantau perubahan pada Matahari memainkan peran penting dalam penelitian perubahan iklim.
  • Kemajuan teknologi ini dan hasil eksplorasinya tidak hanya menarik dan bermanfaat bagi orang-orang yang tertarik pada sains antariksa, tetapi dalam jangka panjang juga akan memberi kontribusi penting untuk memahami dampaknya terhadap kehidupan dan teknologi di Bumi.

1 komentar

 
GN⁺ 2024-04-08
Komentar Hacker News
  • Seorang pengguna yang mensimulasikan ketidakstabilan Kelvin-Helmholtz dengan superkomputer saat menempuh program doktor pada akhir 1980-an mengatakan senang melihat penerapannya pada dinamika Matahari dan memastikan bahwa fenomena ini benar-benar ada serta berperilaku seperti yang diprediksi. Ia juga menyebutkan bahwa ketidakstabilan plasma lain yang diprediksi saat itu juga telah dikonfirmasi melalui wahana antariksa.

  • Sebuah komentar berspekulasi bahwa, mengingat Parker Solar Probe bergerak dengan kecepatan ratusan ribu mil per jam, pusaran yang diamati bisa berukuran kira-kira sebesar diameter Matahari.

  • Seorang pengguna menanyakan makna penggunaan warna palsu pada video pusaran itu, dan anehnya ingin mendengar suara frekuensi rendah yang datang dari Matahari.

  • Sebuah komentar menanyakan apakah ada acuan skala untuk ukuran pusaran tersebut.

  • Sebuah komentar memberikan informasi bahwa wahana Parker akan mencapai kecepatan 430 ribu mil per jam pada akhir tahun ini, dan menyebut bahwa itu mendekati 0,1% dari kecepatan cahaya.

  • Seorang pengguna mengatakan bahwa ketidakstabilan Kelvin-Helmholtz terlihat seperti wormhole.

  • Sebuah komentar mengungkapkan kekecewaan karena videonya tidak berwarna, tidak memiliki skala ukuran, dan terlalu singkat sehingga sulit memahami apa yang sedang dilihat.

  • Komentar "dead" dan "flagged" tidak memberikan isi tertentu.

  • Sebuah komentar berpendapat bahwa, mengingat ekonomi skala dari produksi massal saat ini seperti smartphone, memasang kamera berwarna akan lebih murah.