4 poin oleh GN⁺ 2024-04-28 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp

Analisis file gambar SVG

  • File gambar SVG berukuran lebar 400px dan tinggi 400px
  • Struktur dasar:
    • Di bagian paling luar terdapat persegi panjang dengan width="124" dan height="124"
    • Sudut dibuat membulat dengan atribut rx="24"
    • Diisi dengan latar belakang oranye menggunakan atribut fill="#F97316"
  • Bentuk-bentuk utama:
    • Bentuk poligon berwarna putih digambar dengan tag <path>
      • Informasi koordinat path terdapat pada atribut d
      • Diisi warna putih dengan fill="white"
    • Lingkaran hitam digambar dengan tag <circle>
      • Posisi dan ukuran ditentukan dengan cx="63.2109" cy="37.5391" r="18.1641"
      • Diisi warna hitam dengan fill="black"
    • Persegi panjang semi-transparan digambar dengan tag <rect> dan diputar 45 derajat
      • Transparansi diatur dengan opacity="0.4"
      • Diisi warna oranye muda dengan fill="#FDBA74"
      • Transformasi rotasi diterapkan dengan transform="rotate(-45 81.1328 80.7198)"
  • Optimasi ukuran file:
    • Berkurang 15%, dari 578 bytes menjadi 493 bytes

Pendapat GN⁺

  • SVG adalah format grafis vektor sehingga tetap tajam saat diperbesar atau diperkecil tanpa pecah. Sebaliknya, dibandingkan gambar bitmap seperti JPEG dan PNG, ukuran file bisa membesar jika tingkat kompleksitasnya tinggi.
  • Ukuran file yang kecil tampaknya akan membuat pemuatan di web lebih cepat. Namun, untuk gambar yang kompleks, PNG justru bisa lebih menguntungkan.
  • Kesan yang menarik adalah penggunaan beragam fitur seperti rx, circle, dan rotate untuk mengekspresikan kesan dimensional di dalam desain yang sederhana.
  • Kontras warna ditingkatkan dengan penggunaan putih dan hitam di atas latar oranye sehingga keterbacaan menjadi lebih baik.
  • Tampaknya dibuat untuk keperluan seperti ikon atau logo. Makna atau kegunaan bentuk oranye muda itu terasa menarik untuk diketahui.

1 komentar

 
GN⁺ 2024-04-28
Komentar Hacker News
  • SVGOMG, alat optimasi SVG, diperkenalkan sebagai alat SVG berbasis web lain yang juga berguna
  • Sebuah perusahaan kecil yang berbasis di Vancouver bernama Checker Software mengembangkan alat ini bersama beberapa alat perangkat lunak lainnya
  • UI-nya mudah dipahami dan memberikan umpan balik yang jelas terhadap perubahan, sehingga tampaknya berguna untuk menyelesaikan masalah-masalah kecil yang muncul saat menggunakan SVG
    • Misalnya, masalah ketika SVG sesaat membesar lalu mengecil saat dimuat sebelum tampil pada ukuran yang dimaksudkan
  • Ada bug(?) yang lucu di mana fitur zoom pada kanvas bisa terus membesar tanpa batas
  • SVG adalah alat yang sangat kuat; ada juga contoh baru-baru ini yang menyelesaikan masalah rendering gambar transparan parallax dengan filter: drop-shadow di Safari dan iOS dengan memanfaatkan filter SVG dan feGaussianBlur
  • Dalam situasi ketika lebih banyak alat yang lebih baik untuk SVG dibutuhkan, kemunculan alat ini disambut positif
  • Ada juga pendapat bahwa saat membuat SVG dari teks, editor ini tidak dapat mem-parsing konten yang dihasilkan, tetapi penampil SVG milik CodeBeautify bekerja dengan baik
  • Alat-alat kecil seperti ini dinilai sangat sesuai dengan semangat Hacker News (HN)