Memperpendek waktu ekstraksi cold brew coffee dengan teknologi akustik
- Para insinyur di UNSW Sydney memanfaatkan gelombang suara untuk memangkas waktu pembuatan cold brew coffee dari hitungan jam menjadi hanya beberapa menit
- Penggemar cold brew coffee umumnya menyukai rasa yang lebih lembut serta tingkat keasaman dan kepahitan yang lebih rendah dibanding kopi hot brew, tetapi ada kekurangannya: proses seduh penuh dengan hanya menggunakan air dingin untuk mengekstrak aroma secara perlahan memerlukan waktu 12–24 jam
- Karena itu, metode ini tidak cocok ketika Anda terburu-buru di pagi hari dan membutuhkan kafein
Mempercepat ekstraksi cold brew dengan reaktor ultrasonik
- Tim peneliti UNSW memulai proyek untuk meningkatkan kecepatan ekstraksi cold brew dengan memanfaatkan model mesin espresso Breville yang sudah ada dan menggabungkannya dengan sistem penghantaran akustik berpaten buatan mereka sendiri
- Sistem ini menghubungkan transduser bolt-clamped ke keranjang ekstraksi melalui metal horn, mengubah keranjang filter espresso standar menjadi reaktor ultrasonik yang kuat
- Reaktor tersebut menyuntikkan gelombang suara berfrekuensi 38.8kHz ke beberapa titik di dinding, menciptakan banyak zona di dalam reaktor tempat fenomena kavitasi akustik terjadi
- Dengan pengaturan ini, hasil ekstraksi dan konsentrasi kafein dapat ditingkatkan hingga 2 kali lipat dibanding sampel yang tidak diberi perlakuan ultrasonik
Proses ultrasonik yang mengekstrak aroma dan cita rasa kopi dengan cepat
- Menurut peneliti utama, Dr Francisco Trujillo, insinyur pemrosesan pangan dari School of Chemical Engineering UNSW, proses ultrasonik mempercepat ekstraksi minyak, cita rasa, dan aroma dari biji kopi berkat kavitasi akustik
- Ketika gelembung akustik runtuh di dekat kopi giling, gelembung tersebut menghasilkan mikrojet dengan gaya yang cukup kuat untuk memecah dan menghancurkan partikel kopi, sehingga memperkuat ekstraksi aroma dan cita rasa kopi
- Dengan cara ini, waktu proses yang biasanya memerlukan 12–24 jam dapat dipangkas drastis menjadi kurang dari 3 menit
- Tujuan tim peneliti adalah membuat proses ini semudah membuat kopi espresso biasa
Teknologi yang berguna bagi produsen mesin kopi dan konsumen
- Perusahaan yang sudah memproduksi mesin kopi kini dapat memanfaatkan teknologi ini, sehingga konsumen bisa menikmati ultrasonic cold brew di rumah dalam waktu kurang dari 3 menit
- Kedai kopi dan restoran juga dapat menyajikan cold brew sesuai pesanan tanpa alat ekstraksi semi-industri berukuran besar dan tanpa ruang pendingin tambahan, sehingga bisa merespons peningkatan permintaan
Verifikasi kualitas melalui evaluasi sensorik
- Bekerja sama dengan tim peneliti dari The University of Queensland, dilakukan analisis perbandingan antara sampel yang diberi perlakuan ultrasonik selama 1 menit/3 menit dan sampel cold brew yang diekstraksi pada suhu rendah selama 24 jam
- Hasil evaluasi aroma, tekstur, cita rasa, dan aftertaste menunjukkan bahwa sampel ultrasonik 1 menit mendapat penilaian yang mirip dengan cold brew 24 jam, meski intensitas aroma dan nuansa dark chocolate dinilai sedikit lebih rendah
- Sampel ultrasonik 3 menit menunjukkan nuansa dark chocolate dan intensitas aroma yang mirip dengan cold brew 24 jam, tetapi memiliki rasa yang sedikit lebih pahit
- Bergantung pada preferensi konsumen, waktu perlakuan ultrasonik antara 1–3 menit dinilai ideal untuk membuat kopi yang mirip dengan cold brew 24 jam
Teknologi yang berpotensi berdampak luas pada industri makanan dan minuman
- Teknologi ultrasonik dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kecepatan dan efisiensi proses di seluruh industri pangan, termasuk pengeringan, ekstraksi, emulsifikasi, dan kristalisasi
- Teknologi ini juga dapat digunakan untuk mempercepat proses penyeduhan teh
- Kedai kopi, restoran, bahkan rumah tangga dapat memproduksi cold brew sesuai pesanan tanpa memerlukan alat ekstraksi besar atau fasilitas pendingin
Opini GN⁺
- Di tengah meningkatnya popularitas cold brew di pasar kopi, teknologi ekstraksi cepat berbasis ultrasonik tampaknya akan memberi dampak besar bagi industri. Terutama jika jaringan kedai kopi besar mengadopsi teknologi ini, mereka dapat memimpin pasar cold brew
- Namun, mungkin akan ada penolakan dari kalangan penggemar yang tetap setia pada metode cold brew tradisional. Diperlukan upaya untuk menganalisis perbedaan rasa dengan cold brew konvensional secara lebih mendalam dan terus menyempurnakannya
- Jika teknologi ini diterapkan pada mesin kopi rumahan, kenyamanan bagi konsumen akan meningkat pesat. Terutama jika cold brew yang enak bisa diekstrak dengan cepat di pagi hari yang sibuk, popularitasnya diperkirakan akan tinggi
- Menarik bahwa kemungkinan pemanfaatan teknologi ultrasonik juga disebut untuk proses penyeduhan teh. Tampaknya akan ada permintaan untuk ekstraksi cepat juga di pasar teh tradisional. Namun, penelitian tambahan diperlukan untuk menemukan kondisi gelombang suara yang optimal sesuai jenis teh
- Metode menggabungkan ultrasonic horn ke mesin espresso yang sudah ada tampak sangat serbaguna. Perlu didukung desain yang terstandarisasi agar bisa dipasang sebagai tambahan pada mesin dari berbagai produsen. Selain itu, pengendalian mutu dari sisi ketahanan dan layanan purna jual juga akan menjadi hal penting
1 komentar
Opini Hacker News
Ringkasan:
Banyak kedai kopi menjual kopi hot brew yang didinginkan sebagai cold brew, bukan cold brew yang sebenarnya
Ada kasus permintaan untuk menghangatkan cold brew ditolak atau bahkan ditertawakan
Menurut makalah tersebut, belum jelas apakah cold brew memang memiliki tingkat keasaman lebih rendah dibanding hot brew
Ada yang penasaran apa perbedaan metode ekstraksi kavitasi akustik dengan sekadar mengaduk cold brew
Ada komentar dari pengguna yang memakai mesin cold brew kavitasi akustik bernama Osma Pro
Cara umum membuat cold brew
Proyek seni yang mengekstrak aroma dari tanaman menggunakan alat ultrasonik untuk membersihkan perhiasan, gigi palsu, dan kacamata
Osma, mesin instant cold brew berbasis kavitasi akustik yang dibuat lewat crowdfunding
Teknologi ultrasonik dapat diterapkan secara luas di industri makanan, seperti untuk pengeringan, ekstraksi, emulsifikasi, dan kristalisasi
Karena elemen piezo murah dan serbaguna, teknologi ultrasonik tampaknya akan dipakai lebih luas
Dengan microwave atau pembersih ultrasonik, banyak hal bisa dilakukan lebih cepat
Ada rencana mencoba membuat cold brew dengan bak pembersih ultrasonik murah