- Mitsubishi Electric mengembangkan robot bernama TOKUFASTbot
- Robot ini dapat menyelesaikan puzzle Rubik's Cube dalam 0,305 detik
- Ini jauh melampaui rekor dunia Guinness sebelumnya, yaitu 0,38 detik
- Cara kerja TOKUFASTbot
- Motor servo terhubung ke setiap sisi kubus
- Setiap motor dapat berputar 90 derajat dalam 0,009 detik
- Terhubung dengan algoritma pengenalan warna AI untuk menyelesaikan kubus dengan cepat
- Untuk memecahkan rekor, para juri Guinness World Records ikut serta, dan catatan resmi diakui sebagai 0,305 detik
- Pada percobaan pertama, terjadi masalah kubus tersangkut
- Tidak disebutkan dengan jelas apakah kubus yang digunakan adalah Rubik's Cube biasa atau speed cube
- Reaksi online
- "Sepertinya mereka memberi banyak pelumas pada kubus itu."
- "Untuk mencapai kecepatan yang lebih tinggi dari ini, mungkin diperlukan cara untuk mengurangi gesekan pada kubus."
- "Saya jadi menerima kenyataan bahwa saya tidak akan pernah bisa menyelesaikan ini seumur hidup saya."
- "Lalu, apa yang bisa dilakukan dengan ini?"
- "Kontrol motor yang presisi adalah tulang punggung industri manufaktur."
- "Sedikit lebih cepat dari saya."
- "Tidak mudah berputar 90 derajat secepat itu lalu berhenti tepat di posisi yang akurat."
- "Pasti banyak Rubik's Cube yang dihancurkan untuk bisa sampai sejauh ini."
- Mitsubishi juga merilis video-video pendek yang membandingkan kecepatan TOKUFASTbot dengan kejadian sehari-hari yang berlangsung sekejap, seperti kopi tumpah dan gelembung sabun pecah
- Pendapat penulis
- Akan lebih baik jika ada informasi tentang spesifikasi detail kubusnya, tetapi itu tidak mengurangi nilai pencapaian ini
- Gerakan robot yang anggun dan presisi terasa menenangkan
- Jika ada versi yang lebih senyap dan lebih kecil, mungkin layak dipertimbangkan sebagai dekorasi interior
3 komentar
Saya pernah mencoba speedcubing, tetapi menurut saya kasus ketika gerakan minimum manusia hanya 16 kali itu adalah kasus yang sangat khusus,
dalam kasus umum, komputer bisa menemukan jumlah putaran minimum, sedangkan manusia harus menggunakan rumus putaran per tahap, sehingga selisih jumlah putarannya cukup besar.
Komentar Hacker News
Kecepatan robot: Kecepatan robot sangat tinggi, dan orang-orang tidak mudah memahaminya. Jika robot memberontak, karena kecepatannya itu kita bahkan tidak akan sempat menyadarinya.
Kelebihan robot speed cube: Robot speed cube bergerak sangat cepat, terlihat seperti reaktor dalam film fiksi ilmiah, dan jika kubusnya macet bisa meledak.
Rekor 2018: Pada 2018, sebuah tim menyelesaikan kubus dalam 0,38 detik. Tautan ke video terkait serta informasi perangkat keras dan perangkat lunak juga disediakan.
Analisis perbandingan: Dibandingkan dengan robot pemecah kubus lainnya, robot ini lebih mengesankan karena overshoot-nya lebih sedikit.
Speedcuber kompetitif: Sebagai speedcuber kompetitif, rekor terbaik pribadi saya sedikit di atas 5 detik. Robot ini dapat berputar sekitar 67 kali per detik, sedangkan manusia maksimal sekitar 20–30 kali putaran.
Faktor keberhasilan: Menarik untuk mengetahui apakah keberhasilan robot ini didasarkan pada kecepatan pemrosesan dan perbaikan strategi, atau pada optimasi mekanis. Rekor Guinness seharusnya dihitung dari rata-rata beberapa posisi awal acak agar adil.
Cuber berpengalaman 10 tahun: Sudah memecahkan kubus selama 10 tahun, dan robot dapat melakukan gerakan yang mustahil bagi manusia.
Keunggulan robot: Robot dapat memutar kedua sisi secara bersamaan sehingga bisa menyelesaikannya dalam 0,3 detik. Manusia hanya bisa memutar satu sisi pada satu waktu.
Manusia vs robot: Dalam kompetisi manusia, catatan hanya sah jika tangan menyentuh timer. Jika waktu memuat dan membongkar kubus pada robot juga dihitung, maka sulit membandingkannya dengan rekor manusia.
Rekonstruksi solusi: Tautan ke video rekonstruksi solusi juga disediakan. Menyelesaikannya dalam 16 gerakan adalah kasus yang sangat beruntung. Rekor jumlah gerakan minimum manusia juga 16.
Manusia juga bisa menggerakkan kedua sisi sekaligus dalam satu gerakan (dan itu memang gerakan yang cukup sering muncul). Tentu saja, dibandingkan dengan robot berlengan 6, hal itu tidak bisa dilakukan kapan saja dari semua arah.