Augmental: mengoperasikan perangkat dengan gerakan lidah dan kepala
Produk pertama Augmental: MouthPad
- MouthPad: memungkinkan pengguna mengontrol komputer, smartphone, dan tablet dengan gerakan lidah dan kepala.
- Cara kerja: touchpad pendeteksi tekanan yang ditempatkan di langit-langit mulut dan sensor gerak mengubah gestur lidah dan kepala menjadi pergerakan kursor dan klik secara real time melalui Bluetooth.
- Kasus penggunaan: membantu pasien cedera tulang belakang menggunakan perangkat secara mandiri. Misalnya, pasien quadriplegia dapat menulis rumus matematika dan belajar di perpustakaan.
Tujuan peningkatan aksesibilitas
- Tujuan utama: memungkinkan orang dengan disabilitas tangan menggunakan perangkat secekatan orang yang menggunakan tangan.
- Beragam pengguna: pasien cedera tulang belakang, gamer, programmer, dan berbagai pengguna lain menggunakan MouthPad hingga 9 jam setiap hari.
Pengembangan dan ekspansi teknologi
- Target persetujuan FDA: berencana memperoleh persetujuan FDA untuk menambahkan fungsi seperti kontrol kursi roda dan lengan robot. Ini akan memungkinkan penggantian biaya oleh asuransi dan meningkatkan akses terhadap produk.
- Pengembangan versi berikutnya: sedang mengembangkan sistem yang merespons bisikan atau gerakan organ artikulasi internal yang lebih halus.
Prospek masa depan
- Keterkaitan dengan AI: berharap MouthPad akan menjadi alat yang berguna bagi semua orang seiring perkembangan agen AI dan hardware.
- Tujuan: menyediakan antarmuka yang selalu siap digunakan, kokoh, dan personal.
Opini GN⁺
- Peningkatan aksesibilitas: MouthPad adalah teknologi inovatif yang membantu penyandang disabilitas hidup lebih mandiri.
- Basis pengguna yang beragam: dapat berguna tidak hanya bagi penyandang disabilitas, tetapi juga bagi gamer dan programmer serta kelompok pengguna lainnya.
- Pentingnya persetujuan FDA: jika mendapatkan persetujuan FDA, lebih banyak orang akan bisa menggunakan produk ini melalui asuransi sehingga aksesibilitas meningkat secara signifikan.
- Potensi integrasi dengan AI: melalui integrasi dengan AI, ada potensi besar untuk berkembang menjadi alat yang lebih kuat dan berguna.
- Keterbatasan teknologi: diperlukan riset dan pengembangan berkelanjutan untuk memenuhi keterbatasan teknologi saat ini dan beragam kebutuhan pengguna.
1 komentar
Opini Hacker News
Pelacakan mata Vision Pro: Fitur pelacakan mata di Vision Pro digunakan sebagai metode input yang sangat aksesibel. Seorang pengguna mengendalikan layar dari tempat tidur dengan mata dan suara dari mulutnya sambil bekerja.
Rasa kode: Ungkapan "kode ini rasanya buruk" terasa menarik dibanding "bau kode".
Kontrol game: Ingin menggunakannya sebagai opsi kontrol tambahan dalam game. Membidik dengan lidah bisa jadi lebih cepat. Ada kemungkinan kontrol lidah akan mendominasi di e-sports.
Perkembangan teknologi bantu: Muncul pertanyaan mengapa teknologi seperti ini tidak ada 10-15 tahun lalu. Dulu perhatian terhadap teknologi bantu masih kurang.
Cedera terkait komputer: Ini bisa membantu orang yang mengalami cedera akibat penggunaan komputer berlebihan. Ada pengalaman sulit memakai mouse karena tendinitis.
Lapisan keyboard/mouse: Mengendalikan mouse dengan keyboard adalah pengalaman yang mengejutkan. Sedang menggunakan Ultimate Hacking Keyboard.
Teknologi serupa: Teringat pernah membaca tentang teknologi serupa sejak lama. Mungkin ini teknologi yang dimaksud.
Olahraga aksi: Meski penggunaan utamanya adalah teknologi bantu untuk penyandang disabilitas, akan bagus jika mouseguard Bluetooth sederhana bisa dipakai untuk mengontrol pemutaran media.
Ketangguhan penyandang disabilitas: Rasanya orang dengan disabilitas sangat berat jauh lebih tangguh daripada diri sendiri. Saya bangga pada kemandirian, tetapi jika harus bergantung pada bantuan orang lain, rasanya seperti sekadar bertahan hidup.
Brolylegs: Sayang Brolylegs tidak sempat melihat teknologi ini. Adaptive Controller dari MS dan Proteus Controller dari Byowave juga menarik.