Standard cell pada prosesor Pentium yang meninjau gerbang individual
-
Pengenalan prosesor Pentium
- Intel merilis prosesor Pentium yang bertenaga pada tahun 1993
- Pentium adalah chip yang kompleks dan mencakup 3,3 juta transistor
- Chip ini menggunakan teknologi unik bernama BiCMOS
-
Desain standard cell
- Prosesor awal pada tahun 1970-an menempatkan transistor secara manual
- Penempatan manual lambat dan rawan kesalahan, sehingga dikembangkan desain standard cell yang terotomatisasi
- Standard cell memiliki tinggi tetap dan lebar yang bervariasi, lalu disusun dalam baris
-
Ikhtisar CMOS
- Prosesor modern terdiri dari rangkaian CMOS yang menggunakan transistor NMOS dan PMOS
- Transistor NMOS menyala saat gate tinggi, sedangkan transistor PMOS menyala saat gate rendah
- Rangkaian CMOS menggunakan pendekatan yang saling melengkapi
-
Lapisan rangkaian Pentium
- Pentium memiliki empat lapisan kabel logam di permukaan die silikon
- Setiap lapisan logam terhubung dengan lapisan di atas dan di bawahnya, sehingga sinyal dapat bergerak melintasi chip
- Perangkat lunak automatic placement and routing membuat jalur pengkabelan yang kompleks
-
Inverter
- Inverter CMOS terdiri dari satu transistor PMOS dan satu transistor NMOS
- Saat input bernilai 1, transistor NMOS menyala sehingga output menjadi 0, dan saat input bernilai 0, transistor PMOS menyala sehingga output menjadi 1
-
Gerbang NAND
- Gerbang NAND terdiri dari dua transistor PMOS dan dua transistor NMOS
- Saat kedua input sama-sama tinggi, transistor NMOS menyala sehingga output menjadi rendah
- Saat salah satu input rendah, transistor PMOS menyala sehingga output menjadi tinggi
-
Gerbang OR-NAND
- Gerbang OR-NAND dengan 5 input memiliki struktur yang kompleks
- Rangkaian NMOS disusun paralel, sedangkan rangkaian PMOS disusun seri
-
Latch
- Latch menyimpan satu bit yang dikendalikan oleh sinyal clock
- Saat clock tinggi, input langsung muncul pada output, dan saat clock rendah, nilai sebelumnya dipertahankan
-
Flip-flop
- Flip-flop mirip dengan latch, tetapi input clock-nya peka terhadap edge, bukan level
- Flip-flop mengingat nilai input saat clock berpindah dari keadaan rendah ke tinggi
-
Buffer BiCMOS
- Pentium menggunakan teknologi BiCMOS yang memakai transistor CMOS dan bipolar
- Rangkaian BiCMOS mengurangi delay sinyal hingga 35%
-
Kesimpulan
- Layout standard cell digunakan secara luas pada chip modern
- Pentium memiliki karakteristik unik karena menggunakan rangkaian BiCMOS
- Bahkan prosesor yang kompleks pun tersusun dari rangkaian transistor sederhana
Ringkasan GN⁺
- Prosesor Pentium adalah chip bertenaga yang dirilis pada tahun 1993 dan mencakup 3,3 juta transistor
- Desain standard cell dikembangkan untuk mengatasi kelemahan penempatan manual dan menggunakan perangkat lunak automatic placement and routing
- Teknologi BiCMOS efektif untuk mengurangi delay sinyal, tetapi tidak digunakan dalam rangkaian digital modern
- Artikel ini menganalisis rangkaian Pentium secara rinci dan menunjukkan bahwa bahkan prosesor yang kompleks pun tersusun dari rangkaian transistor sederhana
1 komentar
Komentar Hacker News
Intel menggunakan teknik penempatan dan perutean otomatis pada prosesor 386
Prosesor modern sulit diteliti dengan mikroskop karena transistor berskala nanometer
Ada komentar bahwa gambar tidak bisa dilihat
Ada komentar bahwa perbedaan antara sel standar yang disebut dalam artikel dan sel saat ini adalah kanal peruteannya telah dihapus
Ada komentar bahwa tulisan blog Ken selalu luar biasa
Ada pertanyaan apakah perangkat lunak EDA modern sudah cukup canggih untuk menempatkan transistor tanpa bergantung pada sel standar
Ada komentar bahwa "membedah" prosesor bisa menjadi aktivitas pendidikan seperti pembedahan katak di sekolah
Tautan diberikan bagi orang yang tertarik pada sel standar open source
Ada komentar yang senang karena tautan "budaya pop" persis cocok dengan lagu yang mereka harapkan