1 poin oleh GN⁺ 2024-07-12 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp

Warga Palestina mengklaim Microsoft menutup akun secara tidak adil

Warga Palestina mengklaim Microsoft menutup akun email mereka tanpa peringatan

  • Warga Palestina mengalami kesulitan mengakses rekening bank dan mencari pekerjaan, serta tidak lagi dapat menghubungi keluarga di Jalur Gaza yang sedang dilanda perang melalui Skype milik Microsoft
  • Microsoft menyatakan akun ditutup karena pelanggaran ketentuan layanan, tetapi para pengguna membantahnya

Kasus Eiad Hametto

  • Eiad Hametto, yang tinggal di Arab Saudi, mengklaim akun email yang telah digunakannya selama 20 tahun ditangguhkan
  • Ia mengatakan putusnya kontak dengan keluarganya melalui Skype merupakan pukulan besar
  • Internet kerap terputus atau diblokir akibat operasi militer Israel, dan panggilan internasional sangat mahal

Latar belakang perang Israel-Gaza

  • Israel memulai ofensif terhadap Jalur Gaza sebagai respons atas serangan Hamas pada 7 Oktober, yang menewaskan sekitar 1.200 orang
  • Kementerian Kesehatan Gaza yang dikelola Hamas mengumumkan bahwa lebih dari 38.000 orang tewas dalam perang tersebut
  • Melalui langganan Skype berbayar, pengguna dapat menelepon ponsel di Jalur Gaza dengan biaya murah, dan tetap bisa berkomunikasi saat internet terputus

Respons Microsoft

  • Sejumlah pengguna mengemukakan kemungkinan bahwa mereka disalahpahami memiliki keterkaitan dengan Hamas
  • Hametto menegaskan bahwa dirinya adalah warga sipil tanpa latar belakang politik
  • Microsoft tidak memberikan jawaban langsung mengenai ada tidaknya keterkaitan dengan Hamas
  • Seorang juru bicara menjelaskan bahwa pemblokiran di Skype dapat terjadi jika ada dugaan aktivitas penipuan

Kasus Salah Elsadi

  • Salah Elsadi, yang tinggal di Amerika Serikat, mengatakan akunnya ditangguhkan pada April, dan ia kehilangan akses ke semua layanan yang terhubung dengan akun Hotmail yang telah digunakannya selama 15 tahun
  • Elsadi mengklaim Microsoft memblokirnya tanpa alasan dan mengatakan bahwa ia tidak menerima jawaban meski sudah berkali-kali menghubungi mereka

Kasus Khalid Obaied

  • Khalid Obaied mengklaim dirinya diblokir tanpa alasan setelah menggunakan paket panggilan berbayar selama 10 hari
  • Ia menduga dirinya diblokir karena ia orang Palestina dan melakukan panggilan ke Jalur Gaza

Ringkasan GN⁺

  • Artikel ini membahas kasus Microsoft yang menutup akun milik warga Palestina, yang berdampak besar pada para pengguna
  • Dalam situasi ketika kontak dengan Jalur Gaza yang sedang dilanda perang sangat penting, penutupan akun semacam ini menimbulkan masalah serius
  • Para pengguna meminta penjelasan yang jelas atas klaim Microsoft tentang pelanggaran ketentuan layanan
  • Artikel ini menunjukkan dengan jelas dampak kebijakan layanan perusahaan teknologi terhadap para pengguna

1 komentar

 
GN⁺ 2024-07-12
Opini Hacker News
  • Mempertanyakan apakah keputusan Microsoft dibuat di Redmond atau di Israel

    • Kekhawatiran bahwa karyawan Microsoft di Israel memiliki kemampuan untuk menonaktifkan akun warga sipil di Gaza
    • Pertanyaan apakah Microsoft ikut serta dalam "blokade total" Israel melalui Skype dan Hotmail
  • Penasaran mengapa postingan ini diberi flag

    • Mungkin terkait cerita politik, tetapi menarik dari sudut pandang sensor teknologi
  • Mengungkapkan kepuasan karena telah meninggalkan platform perusahaan besar

    • Menjelaskan alasan meninggalkan LinkedIn, GitHub, dan Google
    • Menganggap perusahaan besar tidak memiliki kepekaan moral
    • Kekhawatiran bahwa perusahaan besar mengumpulkan data dan memberikannya kepada negara atau pihak lain
  • Pendapat tentang pemerintah AS yang memerintahkan perusahaan untuk memblokir kelompok yang terkena sanksi

    • Memblokir kelompok yang terkena sanksi itu baik, tetapi langkah yang berlebihan sering kali merugikan orang yang tidak bersalah
    • Dijelaskan dengan contoh kasus Paypal
  • Menjelaskan keuntungan mengendalikan domain pribadi dan record MX

    • Menjelaskan cara mengelola email dengan Fastmail dan menggunakan alamat email unik untuk setiap layanan
  • Kekhawatiran bahwa teknologi menjadi hal yang esensial untuk berpartisipasi dalam masyarakat, sementara kontrolnya diserahkan kepada perusahaan besar seperti Microsoft, Google, dan Apple

  • Mengungkapkan frustrasi terhadap hak perusahaan untuk menolak layanan ketika mereka mendeteksi risiko

    • Menjelaskan kasus Geico yang menolak memperpanjang asuransi kendaraan
    • Berharap ada hak hukum untuk dapat mengunduh arsip data
  • Kritik terhadap tindakan merugikan banyak orang demi menghentikan sedikit risiko

    • Kekhawatiran bahwa 'kerusakan kolateral' terhadap warga Palestina dianggap dapat diterima
  • Menjelaskan solusi parsial yang disediakan GDPR di Eropa

    • Memberikan hak untuk mengakses cadangan data meskipun akun tidak bisa dipulihkan
    • Memperkenalkan NOYB dan alat "My Data Done Right"
  • Mengungkapkan ketidaknyamanan dalam menggunakan produk Microsoft, Google, Meta, dan lainnya

    • Kecemasan tentang kemungkinan pengawasan melalui AI dan pengendalian narasi
    • Memutuskan untuk tidak lagi menggunakan produk-produk tersebut