- Aplikasi "Collect Cards" sempat naik ke peringkat atas unduhan aplikasi gratis di beberapa negara.
- Setelah laporan dari 9to5Mac, Apple menghapus aplikasi tersebut, tetapi versi lain dari aplikasi yang sama kembali dirilis di App Store.
- Analisis teknis:
- Aplikasi-aplikasi tersebut berbagi basis kode yang sama dan didistribusikan dari akun pengembang yang berbeda.
- Dibangun berbasis React Native dan menggunakan CodePush SDK dari Microsoft, sehingga sebagian aplikasi dapat diperbarui tanpa mengirim build baru ke App Store.
- Teknologi-teknologi ini tidak melanggar aturan App Store.
- Teknik pengembang berbahaya:
- Pengembang berbahaya menyalahgunakan teknologi ini untuk mengakali peninjauan App Store.
- Repositori GitHub tertentu menyediakan file untuk beberapa aplikasi streaming bajakan.
- Menggunakan API berbasis lokasi untuk memeriksa lokasi perangkat.
- Saat aplikasi pertama kali dibuka, aplikasi menunggu beberapa detik sebelum memanggil API geolokasi.
- Ini membuat proses peninjauan otomatis App Store tidak menemukan hal mencurigakan di kode aplikasi.
- Antarmuka tersembunyi hanya ditampilkan di lokasi aman tertentu.
Tindakan yang bisa dilakukan Apple
- Peningkatan sistem peninjauan:
- Apple dapat menerapkan pengujian tambahan untuk memeriksa perilaku aplikasi di lokasi yang berbeda.
- Apple perlu lebih aktif mencari dan menghapus aplikasi penipuan.
- Kasus sebelumnya:
- Pada 2017, Uber dituduh menetapkan batas geografis di sekitar kantor pusat Apple.
- Jika aplikasi berjalan di dalam batas geografis ini, kode pelacakan pengguna otomatis dinonaktifkan.
- Apple tampaknya belum mengambil langkah yang memadai untuk mencegah situasi seperti ini.
- Situasi saat ini:
- Menurut dokumen tahun 2021, tim peninjauan App Store terdiri dari lebih dari 500 pakar dan meninjau lebih dari 100.000 aplikasi setiap minggu.
- Sebagian besar aplikasi melewati proses peninjauan otomatis sebelum masuk ke proses peninjauan manual.
- Respons resmi Apple:
- Setelah artikel 9to5Mac, juru bicara Apple menyatakan bahwa aplikasi tersebut telah dihapus dari App Store, tetapi tidak menjelaskan secara spesifik langkah untuk mencegah aplikasi serupa lainnya disetujui.
Opini GN⁺
- Artikel ini menunjukkan secara rinci keberadaan aplikasi berbahaya yang mengeksploitasi celah dalam sistem peninjauan App Store.
- Ini mengisyaratkan bahwa meski Apple memiliki sistem keamanan yang unggul secara teknis, mekanisme peninjauan yang lebih canggih tetap diperlukan.
- Dari sudut pandang pengguna, penting untuk memeriksa ulasan dan reputasi sebelum mengunduh aplikasi.
- Toko aplikasi seluler lain juga dapat mengalami masalah serupa, sehingga protokol keamanan perlu diperkuat di seluruh industri.
- Saat mengadopsi teknologi baru atau open source, aspek keamanan harus dipertimbangkan secara memadai.
1 komentar
Komentar Hacker News
Bahkan jika trik geofencing Apple dinetralisir, menyembunyikan perilaku tetap mudah
Menggunakan trik berbasis waktu saat memaksakan perilaku yang tidak disukai Apple
Penjelasan bahasa Apple terkait pembaruan dinamis
Sebagian besar aplikasi penipuan mengambil uang melalui langganan mingguan
Pada 2021, tim App Store Review meninjau lebih dari 100.000 aplikasi per minggu
Menyebut aplikasi bajakan sebagai "berbahaya" adalah ungkapan yang berlebihan
AS membutuhkan undang-undang seperti DMA
Di channel/grup Telegram, ribuan orang tertarik pada aplikasi terbaru yang lolos review app store
Banyak aplikasi hanyalah webview dari halaman web jarak jauh
Beberapa aplikasi baru melalui review manusia setelah cukup populer