7 poin oleh kunggom 2020-03-05 | 4 komentar | Bagikan ke WhatsApp

Jiam Yun Ihu (尹爾厚, 1636~1699), cucu Gosan Yun Seondo (尹善道, 1587~1671), menulis buku harian selama hampir 8 tahun pada masa tuanya hingga sesaat sebelum wafat, dan karya itu baru-baru ini diterjemahkan secara lengkap ke dalam bahasa Korea modern. Yang patut diperhatikan, pekerjaan ini tidak berhenti pada penerbitan buku semata, tetapi juga mencakup pemberian ontologi yang berfokus pada [tokoh], [peristiwa], dan [ruang] pada isi terjemahan, lalu membukanya sebagai basis data semantik. Karena itu, analisis seperti visualisasi hubungan antartokoh melalui penelusuran graf pun dimungkinkan.

Ontologi dataset:

http://jiamdiary.info/data/datasets

Peramban basis data graf Neo4j:

http://neo4j.jiamdiary.info/browser/

Github:

https://github.com/dhjad/jiamdiary.info

4 komentar

 
promise4u 2020-03-06

Upaya seperti ini menurut saya sangat bagus.

 
sduck4 2020-03-05

Pada akhirnya, yang disebut budak hanyalah relasi sosial belaka...

Saya jadi berpikir, apakah memang perlu dipisahkan di level kelas.

Padahal hubungan tuan-budak bisa saja ditetapkan lewat properti objek.

 
kunggom 2020-03-05

Karena para pakar domain yang memimpin pekerjaan ini memutuskannya demikian, saya menduga pasti ada alasannya.

 
xguru 2020-03-05

Wah, ini benar-benar luar biasa dalam banyak hal. Saya sangat suka situsnya.

Visualisasinya menarik. Diari ini bisa dilihat dengan filter. http://jiamdiary.info/viz/lifestyle/

Materi pendidikannya tersedia dalam bentuk PPT dan video, jadi ini tampaknya merupakan upaya yang sangat bagus karena bisa digunakan sebagai materi pendidikan digital humanities.

http://jiamdiary.info/doc/edu

Saya salin juga tautan di isi utama agar bisa diklik.

Ontologi dataset:

http://jiamdiary.info/data/datasets

Browser basis data graf Neo4j:

http://neo4j.jiamdiary.info/browser/

Github:

https://github.com/dhjad/jiamdiary.info