- Putusan Mahkamah Agung Brasil: Mahkamah Agung Brasil memerintahkan penghentian layanan karena X tidak menunjuk perwakilan hukum
- Isi perintah: Operasi X harus dihentikan segera dan sepenuhnya, serta tetap demikian sampai perwakilan hukum ditunjuk
- Batas waktu pelaksanaan: Badan Telekomunikasi Nasional Brasil harus melaksanakan perintah itu dalam waktu 24 jam
- Penyedia layanan internet: Lebih dari 20.000 penyedia layanan internet harus memblokir X
Reaksi Elon Musk
- Reaksi Musk: Ia menuduh Brasil sedang "memblokir sumber kebenaran #1"
- Penolakan menunjuk perwakilan hukum: X mengumumkan tidak akan menunjuk perwakilan hukum
Latar belakang sengketa hukum
- Perintah pada April: Hakim Moraes memerintahkan pemblokiran akun yang menyebarkan informasi palsu, tetapi Musk menganggapnya sebagai sensor
- Pernyataan presiden: Presiden Lula menegaskan bahwa Musk harus menghormati hukum Brasil
Langkah tambahan
- Pembekuan rekening Starlink: Hakim Moraes membekukan rekening bank Starlink untuk memaksa penagihan denda X
- Respons Starlink: Starlink memberi tahu pelanggan lewat email bahwa layanan akan tetap diberikan
Ringkasan GN⁺
- Ringkasan artikel: Membahas kasus ketika Mahkamah Agung Brasil mengeluarkan perintah untuk menghentikan layanan X milik Elon Musk
- Hal yang menarik: Sengketa hukum dan reaksi Musk patut diperhatikan
- Isu terkait: Penyebaran informasi palsu, persoalan sensor, dan pentingnya penunjukan perwakilan hukum
- Layanan serupa: Platform media sosial lain juga bisa menghadapi masalah penunjukan perwakilan hukum
1 komentar
Komentar Hacker News