- Berbagi pemikiran tentang AI dan LLM berdasarkan pengalaman di JumboCode
- JumboCode adalah klub pengembangan perangkat lunak nirlaba di Tufts University, dan sebagian besar pengembangnya sedang pertama kali belajar pengembangan web.
- LLM sangat unggul dalam menulis kode pengembangan web, dan jika komponen frontend dijelaskan, model ini dapat memberikan komponen React yang sesuai.
- Penggunaan LLM menghambat pembelajaran
- LLM adalah jalan pintas untuk menyelesaikan tugas dengan cepat, tetapi hampir tidak membantu proses belajar
- Belajar adalah proses mencoba berbagai jalur dan menggabungkan informasi untuk membangun model mental
- LLM memberikan hasil tanpa perlu membentuk model mental tersebut, tetapi saat benar-benar dibutuhkan, model mental itu mungkin tidak ada
- Lebih baik bertanya kepada manusia
- Jika bertanya kepada orang sungguhan, Anda bisa mendapat penjelasan yang sesuai dengan konteks yang dibutuhkan.
- Manusia masih lebih unggul daripada LLM dalam memberikan penjelasan yang ringkas dan pada tingkat yang tepat
- Namun, banyak orang tetap akan bertanya kepada LLM untuk menulis kode
- Lampiran: Apakah Ben (penulis) menggunakan LLM?
- Ia memang menggunakan LLM, tetapi merasa beruntung karena LLM belum menjadi hal yang umum sebelum ia mempelajari dasar-dasar pengembangan web.
- Jika ia menggunakan LLM saat pertama kali belajar pengembangan web, kemungkinan ia tidak akan benar-benar mempelajarinya dengan baik
Ringkasan GN⁺
- Tulisan ini membahas dampak AI dan LLM terhadap pembelajaran pengembangan web, khususnya menekankan sisi negatifnya bagi pemula
- LLM memberikan hasil dengan cepat, tetapi dapat menghambat pembentukan model mental yang penting dalam proses belajar
- Bertanya kepada manusia bisa lebih efektif, dan hal ini dapat membantu meningkatkan kualitas pembelajaran
6 komentar
LLM sudah menjadi guru yang baik bagi saya. Untuk bidang selain yang saya tangani sebagai pekerjaan utama, ia bahkan sudah lebih baik daripada saya, haha
Hubungan logikanya seperti bilang karena kalkulator ditemukan, perkembangan matematika jadi tidak akan terjadi.. toh pada akhirnya yang mau belajar ya tetap akan belajar..
Belakangan ini banyak tulisan provokatif seperti ini.
Menurut saya ini lebih mirip belajar hanya dengan melihat lembar jawaban ajaib otomatis yang tidak menunjukkan proses pembuktian dan kadang salah, ketimbang hubungan antara belajar matematika dan kalkulator. Meski begitu, pada akhirnya yang berhasil tetaplah orang yang mampu memikirkan prinsip dasarnya.
Saya lelah memperbaiki kode AI yang dibuat pelanggan
Ironisnya, mungkin justru patut disyukuri bahwa masih cukup sering kode panjang yang dimuntahkan LLM bahkan tidak bisa dikompilasi/dijalankan sekalipun.. saya juga tidak tahu.
Komentar Hacker News
Programmer yang hanya copy-paste selalu lebih buruk daripada programmer yang membangun model mental tentang sistem. LLM adalah versi yang lebih cepat dan kurang akurat dari alur kerja copy-paste. Mahasiswa dan engineer junior harus diajari untuk tidak melakukan commit pada kode yang tidak mereka pahami. LLM merugikan pembelajaran karena bisa menemukan jawaban bahkan tanpa pertanyaan yang tepat.
LLM tidak akan hilang, dan orang-orang akan tetap menggunakannya. Kita harus mendorong orang untuk mempelajari cara tradisional, tetapi juga mengajarkan cara menggunakan alat ini dengan baik dan aman. Alat-alat ini akan terus berkembang, dan coder yang memanfaatkannya dengan baik akan menciptakan lebih banyak nilai.
AI berguna untuk menggantikan pencarian Google, membantu bertukar ide, dan melihat contoh kode. Namun, kode yang dihasilkan AI tidak selalu sesuai tujuan dan bisa memberi sinyal yang keliru. LLM memberi wawasan tentang cara belajar.
LLM membuat kesenangan belajar pemrograman berkurang, dan perhatian jadi lebih tertuju pada penyelesaian masalah. Dulu orang senang belajar lewat buku dan dokumentasi, tetapi sekarang lebih ingin menikmati waktu luang.
LLM berguna untuk proyek baru dan codebase kecil, tetapi tanpa pengetahuan pemrograman, copy-paste buta bisa berbahaya. Pemeliharaan dan debugging bisa menjadi lebih sulit, dan kemungkinan jumlah kode buruk meningkat.
Banyak hal tentang pengembangan web dipelajari lewat AI, dan proses memperoleh pengetahuan menjadi lebih sederhana. LLM sangat berguna untuk belajar mandiri, meski kemalasan bisa menjadi masalah.
Orang yang memakai LLM dan tetap mendapatkan hasil buruk seharusnya tersingkir. Dalam jangka panjang, LLM bisa membuat orang menjadi lebih bodoh. Regulasi tidak diperlukan, dan sebaiknya dibiarkan bebas.
Kepuasan sebagai software engineer datang dari rasa pencapaian ketika sesuatu yang tadinya tidak dipahami menjadi jelas. LLM membantu menyelesaikan masalah dengan cepat, tetapi akan menghambat jika sampai menimbulkan ketergantungan. Saat memakai LLM, seharusnya hanya digunakan ketika kita sudah tahu kode apa yang akan ditulis.
Orang-orang yang ingat era "macromedia" menganggap kode buatan AI mengingatkan pada kode sampah dari masa itu.
Pengembangan web modern memang kompleks, tetapi ada alat-alat berguna yang memungkinkan kita membuat sesuatu yang bermanfaat. Di masa depan, stack teknologi yang lebih baik akan muncul.