Gambar yang didukung
Model
- Original: PlayStation Vita (model PCH-1000) dirilis di Jepang pada 2011.
- Slim: Model PS Vita yang diperbarui (PCH-2000) dirilis di Jepang pada 2013, dengan layar OLED diganti menjadi LCD untuk menekan biaya.
- TV: PlayStation TV adalah motherboard model slim yang disesuaikan untuk lingkungan non-portabel.
Motherboard
- Original: Motherboard yang bisa menjadi smartphone jika I/O-nya dihilangkan.
- Marked: Motherboard dengan komponen penting yang telah diberi label.
Pengantar singkat
- PSVita adalah produk yang menonjol di persimpangan antara video game dan ranah mobile yang berkembang pesat.
- Sony berupaya menghindari kemiripan dengan pasar smartphone.
Model dan varian
- PSVita dirilis dalam tiga varian model:
- Original: Model pertama dalam seri ini.
- Slim: Layar OLED diganti dengan LCD, dan fitur 3G dihapus.
- PlayStation TV: Motherboard slim yang disesuaikan untuk lingkungan non-portabel.
Model publikasi baru
- Seiring meningkatnya kompleksitas analisis, penulis ingin mencoba pendekatan bertahap baru dengan menerbitkan per bagian.
CPU
- Sony mengadopsi CPU ARM, dan Toshiba berperan sebagai pemegang lisensi ARM.
- Chip utamanya adalah Kermit, yang mencakup beberapa CPU, GPU, dan sekitar 640 MB RAM.
CPU utama
- ARM Cortex-A9 MPCore adalah prosesor matang berupa klaster yang mencakup beberapa inti.
- Beroperasi pada kecepatan clock 500 MHz, dengan prioritas pada daya tahan baterai.
Riwayat yang berlanjut
- CPU ARM bermula sebagai pengganti CPU MOS 6502 untuk komputer Acorn, lalu berkembang matang berkat kontribusi Apple.
Lini Cortex
- Cortex dibagi menjadi tiga segmen: industri, performa, dan embedded, dan PSVita menggunakan lini Cortex-A yang berfokus pada performa.
Inti
- Cortex-A9 menggunakan set instruksi ARMv7-A dan mencakup cache L1 sebesar 64 KB.
- 2-issue superscalar: memperkenalkan paralelisme tingkat instruksi untuk meningkatkan jumlah instruksi yang dieksekusi per siklus clock.
ISA yang matang
- Set instruksi ARMv7 memperluas kemampuan SIMD dan multiprocessing.
Lebih banyak akselerator
- Salah satu komponen utama Cortex-A9 adalah Media Processing Engine (MPE), koprosesor baru untuk aplikasi 3D.
Bus master
- Protokol AMBA dari ARM tetap digunakan pada Cortex-A9.
Menatap masa depan
- Seri Cortex-A dibagi menjadi empat kategori, dan kedatangan ARMv8 akan menjadi tonggak besar berikutnya.
Koprosesor media
- Di samping klaster ARM, terdapat akselerator yang mendukung tugas-tugas terkait game.
Venezia
- Venezia adalah paket CPU terpisah untuk pemrosesan gambar dan suara.
Dekoder AVC
- Dekoder AVC adalah DSP yang mendekompresi data video yang dienkode dengan AVC.
Memori yang tersedia
- PSVita mencakup beberapa jenis memori.
Memori utama
- 512 MB LPDDR2 SDRAM digunakan sebagai area kerja utama.
Memori lainnya
- 128 MB Cached DRAM (CDRAM) terutama terhubung ke GPU.
CPU terakhir
- Kermit juga mencakup CPU tambahan MIPS 324k, yang menyediakan kompatibilitas dengan game PlayStation Portable dan PlayStation 1.
Berikutnya: grafis
- Pada bagian berikutnya, akan dibahas evolusi VideoLogic dan kepemimpinan GPU di pasar mobile.
Ringkasan GN⁺
- PSVita memainkan peran penting di persimpangan antara video game dan teknologi mobile.
- Melalui CPU ARM Cortex-A9 dan berbagai akselerator, perangkat ini mengejar performa sekaligus efisiensi energi.
- Artikel ini berguna untuk memahami kemajuan teknologi dan perubahan arsitektur CPU, serta memberi wawasan tentang desain hardware konsol game.
- Produk dengan fungsi serupa mencakup konsol game portabel seperti Nintendo 3DS.
Belum ada komentar.