1 poin oleh GN⁺ 2024-11-15 | 2 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Di Eropa, banner cookie menyebabkan konsumsi waktu sebesar 575 juta jam setiap tahun
  • Hal ini diwajibkan oleh ePrivacy Directive 2002/58, yang mengharuskan situs web memperoleh persetujuan sebelum menyimpan atau mengakses informasi pada perangkat pengguna
  • Tujuan awal regulasi ini adalah memperkuat perlindungan privasi, tetapi sebagian besar banner cookie digunakan untuk keperluan analitik web, memahami perilaku pengguna, dan mengelola kinerja iklan, sehingga dampak perlindungan privasi yang nyata sangat kecil
  • Ini ditunjukkan sebagai masalah penting yang dapat menurunkan daya saing ekonomi Eropa

Dampak banner cookie terhadap produktivitas

  • Populasi UE: sekitar 449,2 juta orang per 2024
  • Tingkat penggunaan internet: sekitar 90%, dengan 402,8 juta pengguna internet
  • Frekuensi kunjungan situs web: rata-rata pengguna mengunjungi sekitar 100 situs web per bulan, atau sekitar 1.200 per tahun
  • Frekuensi kemunculan banner cookie: sekitar 85% situs web menampilkan banner cookie, setara dengan sekitar 1.020 tayangan per pengguna per tahun
  • Rata-rata waktu klik: interaksi dengan banner cookie memakan rata-rata 5 detik, atau sekitar 1,42 jam per tahun

Jika dihitung berdasarkan total jumlah pengguna internet di UE, terjadi kehilangan waktu sebesar 575 juta jam per tahun.

Konsumsi waktu dan biaya ekonomi di negara-negara utama

  • Dengan asumsi upah rata-rata per jam sebesar €25, biaya ekonomi akibat banner cookie mencapai €14,375 miliar
  • Ini setara dengan sekitar 0,10% dari total PDB UE
  • Jika kerugian produktivitas dikonversi ke jumlah pekerja penuh waktu (FTE), itu berarti sekitar 287.500 pekerja menghabiskan hari-harinya untuk mengklik banner cookie

Dampak nyata banner cookie terhadap privasi

  • Banner cookie diperkenalkan berdasarkan ePrivacy Directive 2002/58, bukan GDPR
  • Inti regulasinya adalah pemberian informasi yang jelas tentang penggunaan cookie dan permintaan persetujuan
  • Sebagian besar situs web menggunakan cookie untuk analitik web dan pengukuran kinerja iklan
  • Identifikasi identitas pengguna memerlukan proses hukum seperti perintah pengadilan, sehingga dalam praktiknya jarang terjadi
  • Pelacakan pengguna dalam skala besar terbatas pada sebagian kecil situs web yang mengadopsi model berbasis iklan

Banner cookie yang berulang menimbulkan kelelahan pada pengguna, dan pengguna akhirnya menekan tombol persetujuan tanpa berpikir, sehingga tujuan regulasi menjadi tidak bermakna. Hal ini tidak hanya menurunkan produktivitas, tetapi juga mengurangi pengalaman pengguna dan kepercayaan.

Kesimpulan dan usulan

Fakta bahwa warga Eropa menghabiskan 575 juta jam per tahun untuk mengklik banner cookie merupakan kerugian ekonomi dan produktivitas yang patut diperhatikan. Prosedur ini memberikan manfaat perlindungan privasi yang kecil dalam praktik, dan juga tidak banyak berkontribusi pada kinerja bisnis.

  • Berbeda dari GDPR, ePrivacy Directive tidak secara mendasar memperkuat keamanan TI
  • Untuk memperbaikinya, revisi ePrivacy Directive diperlukan, dan untuk usaha kecil dan menengah (SMB) perlu ada pengecualian banner cookie untuk keperluan analitik serta pengelolaan iklan dasar
  • Melalui langkah-langkah ini, kerugian ekonomi dan produktivitas yang tidak perlu dapat dikurangi

2 komentar

 
kandk 2024-11-18

Kalau pakai ini sebagai dasar, sepertinya pajak semacam pajak kecanduan SNS juga bisa dikenakan.

 
GN⁺ 2024-11-15
Pendapat Hacker News
  • Saat hukum bersifat abstrak, pembaruan tidak perlu terlalu sering dan dapat beradaptasi dengan realitas yang berubah. "Hukum cookie" Eropa tidak mewajibkan banner cookie, melainkan mewajibkan persetujuan yang diinformasikan. Tujuan hukumnya masuk akal, dan ketika merancang undang-undang yang memperkuat hak konsumen, tambahan waktu yang dibutuhkan memang tidak dapat dihindari

    • Keputusan individual yang benar-benar diinformasikan memang membutuhkan waktu
  • Banyak orang berpendapat banner tidak perlu, tetapi iklan non-targeted menurunkan pendapatan lebih dari 90%, jadi banner diperlukan untuk situs web yang menampilkan iklan

    • Ini seperti bertanya "bolehkah saya mengingatnya?" saat memulai percakapan
  • Browser pada dasarnya sudah mendukung "tidak", tetapi situs web tidak menerimanya dan malah membuang waktu pengguna

    • Usulan: situs-situs seperti ini harus membayar 575 juta euro per tahun sebagai kompensasi karena membuang waktu warga, atau dipaksa menerima "tidak"
  • Perhitungan yang menyamakan klik banner dengan hilangnya produktivitas itu keliru

    • Jika waktu ke toilet dihitung, maka 89,8 juta jam per hari terbuang di Eropa
    • Harus fokus pada program peningkatan produktivitas
  • Masalah ini bisa diselesaikan dengan mengaktifkan filter banner cookie di pengaturan uBlock Origin

    • Di iOS, bookmarklet Kill Sticky membersihkan sebagian besar situs tanpa merusaknya
  • Undang-undang seharusnya memaksa situs agar tidak mengabaikan pengaturan browser DoNotTrack

    • UE memilih solusi tanpa memahami akar masalahnya
  • Alih-alih situs web yang mengimplementasikan banner, vendor browser seharusnya yang bertanggung jawab

    • Harus ada popup banner bawaan di Chrome, Firefox, Safari, dan lainnya
  • Dengan menggunakan "I do not care about cookies" dan "Cookie AutoDelete", hampir tidak ada waktu yang terbuang untuk banner

    • Tampaknya mereka tidak menyadari kemungkinan otomatisasi
  • Jika situs web menghormati Do Not Track, situasinya akan jauh lebih mudah

    • Tidak cukup hanya menerima informasi dengan satu cara tertentu
  • Sekitar 1 jam 30 menit per tahun untuk setiap orang Eropa

    • Itulah waktu yang dihabiskan agar data tidak diberikan kepada perusahaan adtech