-
Pengenalan proyek
- Proyek ini dimulai dari kelas arsitektur di sekolah menengah, saat mempelajari cara memodelkan ide bangunan menggunakan folder file manila.
- Karena terpikat oleh keserbagunaan kertas, ia pun membuat model Boeing 777-300ER.
- Proyek yang dimulai pada pertengahan 2008 ini berkembang melalui beberapa kali revisi menjadi model yang sangat detail dan mirip dengan aslinya.
- Menggunakan Adobe Illustrator untuk merancang dan mencetak komponen yang lebih presisi.
-
Riset
- Mengumpulkan referensi dengan mencari foto dan video di web.
- Terkadang juga bisa memperoleh gambar teknik.
- Mempelajari referensi untuk memahami bentuk dan fungsi esensial dari bagian tertentu.
-
Desain
- Memikirkan cara meratakan bentuk 3D menjadi irisan 2D untuk dicetak di atas kertas lalu dirakit.
- Membuat rencana 2D untuk semua komponen yang membentuk produk akhir di Adobe Illustrator.
- Setelah menentukan bentuk umum dan dimensinya, detail serta fungsi ditambahkan.
- Setelah desain ditetapkan, komponen dipisahkan menjadi bagian-bagian individual dan disusun untuk dicetak.
- Untuk komponen yang rumit, dibuat bagian uji kecil untuk memverifikasi desain.
-
Pencetakan dan perakitan
- Proses ini memakan waktu sebanyak proses desain.
- Folder dipotong ke ukuran yang sesuai untuk printer lalu rencana dicetak langsung di atasnya.
- Menggunakan pisau Xacto untuk memotong tiap komponen, menyusunnya per bagian, lalu merekatkannya dengan Tacky Glue.
- Komponen yang kompleks terdiri dari banyak subbagian kecil, masing-masing dirakit terpisah lalu digabungkan.
-
Alat
- Menggunakan pisau Xacto, cutting mat, penggaris lurus, siku, dan tusuk gigi untuk aplikasi lem yang presisi.
-
Informasi tambahan
- Tersedia katalog foto dan video proyek yang sangat luas, dan pembaruan tambahan dapat diharapkan.
- Proyek ini dapat diikuti di Instagram, Flickr, dan YouTube.
1 komentar
Komentar Hacker News