Waktu yang Tidak Masuk Akal
(allenpike.com)-
Investasi waktu yang tidak masuk akal
-
Beberapa tahun lalu, seorang pesulap memperagakan sebuah trik.
- Pertama, ia membuat orang memilih kartu, lalu setelah gagal mencarinya, ia memberi isyarat bahwa kartu itu mungkin telah dipindahkan ke tempat lain.
- Ia mengajak mereka berjalan sebentar ke taman dekatnya, dan dengan terinspirasi, jika menggali tanah, ditemukan sebuah kotak yang terkubur di bawah rumput yang masih utuh.
- Ketika kotak itu dibuka, ternyata berisi kartu yang dipilih, sebuah trik yang terlihat tidak mungkin.
-
Untuk membuat trik ini, pesulap melakukan sesuatu yang tak terduga.
- Ia menanam beberapa kotak di taman agar sesuai dengan semua kemungkinan kartu yang dapat dipilih, lalu menunggu berbulan-bulan sampai rumput tumbuh lagi.
- Membedakan kartu pilihan adalah teknik yang dikenal luas, tetapi trik memendamnya dengan halus membutuhkan banyak persiapan.
-
Pesulap itu menjelaskan prinsip ini sebagai berikut.
- Terkadang, sulap berarti menginvestasikan lebih banyak waktu daripada yang orang lain secara rasional harapkan.
- Ini juga berlaku untuk keterampilan lain, bukan hanya sulap.
-
Pianis, pembicara, dan seniman juga menggunakan sulap yang sama.
- Mereka menginvestasikan lebih banyak waktu daripada yang terlihat.
-
Mendedikasikan waktu dan perhatian secara ekstrem untuk satu tujuan bisa sangat sulit secara psikologis.
- Melakukan sesuatu yang tidak mungkin membuatnya terasa tidak mungkin.
-
Umumnya, ia memakai pendekatan yang mulai dari hal kecil lalu berkembang perlahan.
- Melakukan sesuatu, lalu mengubahnya.
- Mengembangkan sistem yang sederhana menjadi sistem yang kompleks.
-
Pada akhirnya, setelah beberapa tahun, ini menghasilkan kesuksesan seolah terjadi dalam semalam.
- Mencapai sesuatu yang tampak seperti sihir, bahkan yang terlihat mustahil.
- Hanya membutuhkan waktu.
1 komentar
Komentar Hacker News
Pesan Shunryu Suzuki menekankan pentingnya kemajuan bertahap. Ia menjelaskan bahwa perkembangan cepat tidak mungkin tercapai, dan latihan yang konsisten itu penting. Ia juga menyebutkan bahwa mempelajari bahasa pun bisa dikuasai melalui pengulangan.
Menyiapkan acara skala besar membutuhkan banyak pengalaman dan perencanaan. Banyak orang menganggap mereka bisa melakukannya, tetapi pada kenyataannya ini sulit. Hanya orang berpengalaman yang dapat menangani situasi tak terduga dengan baik.
Kesejahteraan mental membutuhkan banyak usaha. Perlu disadari bahwa orang-orang yang tampak bahagia di luar juga banyak mengusahakannya. Semoga pada 2025 ada kemajuan psikologis yang lambat tetapi konsisten.
Saya fokus pada satu proyek dalam waktu yang lama, tetapi pada akhirnya mengalami penderitaan pribadi. Ketakutan terhadap hal baru pun muncul, dan minat masa lalu ikut hilang. Bahkan saat keluar rumah, suasana hati pun tidak lagi membaik.
Esai Jacob Kaplan-Moss, "Embrace the Grind", menjelaskan bahwa membuat tugas yang membosankan terlihat seperti sulap adalah kunci keberhasilan. Prinsip ini juga berlaku di industri teknologi.
"Cepat gagal" dan "terima kebosanan" adalah nasihat yang berlawanan. Yang penting adalah memutuskan mana yang harus diikuti sesuai situasi. Bisa jadi kamu berinvestasi waktu lama untuk proyek impianmu tetapi tak menghasilkan apa-apa. Sebaliknya, mengejar ide yang membutuhkan sedikit usaha juga bisa jadi tak bermakna.
Sedang mencari penjelasan tentang trik sulap Penn & Teller. Konsep ini terus terngiang di kepala.
Kutipan yang berkesan berbunyi: "Pada akhirnya, setelah beberapa tahun, ini akan berubah menjadi kesuksesan semalam."
Daya tarik sejati sulap bukan pada upaya itu sendiri, melainkan arah upaya tersebut. Untuk mempertahankan upaya jangka panjang, diperlukan penataan ulang kesabaran dan rasa puas. Penting untuk menikmati proses itu sendiri.
Dalam rekayasa perangkat lunak, bahkan setelah bekerja 25 tahun pun rasanya tidak seperti menyihir. Teknologi terus berkembang sehingga harus terus mengejarnya. Teknologi terdahulu kini menjadi usang dan harus dipelajari hal baru.