2 poin oleh GN⁺ 2025-01-13 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Setiap musim gugur, penulis menjelaskan kepada mahasiswa program doktor baru tentang apa itu PhD. Untuk menjelaskannya, ia menggunakan gambar.

  • Bayangkan sebuah lingkaran yang mencakup seluruh pengetahuan manusia. Setelah menyelesaikan sekolah dasar, kita mengetahui sedikit. Setelah menyelesaikan sekolah menengah, kita mengetahui lebih banyak. Dengan gelar sarjana, kita memperoleh suatu bidang keahlian, dan gelar magister memperdalam bidang tersebut. Dengan membaca makalah penelitian, kita mencapai batas pengetahuan manusia.

  • Saat mencapai batas itu, kita mulai fokus dan mendorong batas tersebut selama beberapa tahun. Pada suatu hari batas itu runtuh, dan jejak kecil yang tercipta saat itu adalah gelar PhD.

  • Setelah memperoleh gelar PhD, dunia mungkin terlihat berbeda, tetapi kita tidak boleh melupakan gambaran besarnya dan harus terus mendorong maju.

  • Tersedia versi cetak, slide, dan terjemahan dari tulisan ini, yang disediakan sesuai ketentuan lisensi Creative Commons.

  • Ada juga tulisan lanjutan yang ditulis ulang 5 tahun kemudian tentang panduan bergambar untuk gelar PhD ini.

  • Tulisan terkait mencakup cara mendapatkan posisi profesor, buku rekomendasi untuk mahasiswa pascasarjana, hal-hal yang perlu diketahui oleh mahasiswa ilmu komputer, cara masuk sekolah pascasarjana, saran tentang proposal disertasi, kiat produktivitas akademik, dan saran berburu karier akademik.

  • Versi cetak tulisan ini sedang dijual, dan hasilnya digunakan untuk mendukung mahasiswa pascasarjana yang dapat berkontribusi pada penemuan, diagnosis, atau pengobatan penyakit genetik.

  • Jika batas pengetahuan manusia diperluas ke arah genetika, ada sesuatu yang berada di luar jangkauan manusia. Penulis dan istrinya mulai mendukung mahasiswa pascasarjana setelah mengetahui bahwa putra mereka menderita penyakit genetik langka dan mematikan.

  • Melalui sains, penderitaan seperti ini dapat diakhiri, dan cara terbaik untuk menjalankan sains adalah melalui mahasiswa pascasarjana.

  • Putra penulis didiagnosis sebagai kasus pertama dari penyakit baru bernama defisiensi N-glycanase.

  • Karya ini dapat dibagikan, disalin, dimodifikasi, dan direproduksi sesuai Creative Commons Attribution-NonCommercial 2.5 License, dan tidak boleh digunakan untuk tujuan komersial.

  • Tersedia versi terjemahan dalam berbagai bahasa, dan penulis meminta agar diberi tahu jika ada versi terjemahan.

1 komentar

 
GN⁺ 2025-01-13
Opini Hacker News
  • Penulis asli menyebutkan bahwa ia pertama kali menerbitkan panduannya pada 2010, dan senang karena masih banyak orang yang membacanya. Kepada mereka yang memulai program PhD, ia mendoakan semoga beruntung dan berharap mereka akan mencintai topik risetnya. Kepada mereka yang telah menyelesaikan program PhD, ia menyampaikan selamat dan mendorong agar terus berusaha. Bagi mereka yang sudah lama berlalu dari masa itu, ia menekankan nilai dari memulai lagi sambil melangkah ke arah yang baru.

  • Ada pendapat bahwa riset telah berubah seperti sebuah "permainan". Disebutkan soal manipulasi data, pemilihan venue untuk meningkatkan kemungkinan publikasi, serta kurangnya perhatian pada keunggulan, ketelitian, dan dampak. Komentar ini menyoroti masalah dalam sistem dan berpendapat bahwa perubahan diperlukan.

  • Seseorang yang akan memulai program PhD mengatakan bahwa ia tidak patah semangat oleh komentar-komentar negatif dan bertekad untuk terus melanjutkan risetnya.

  • Memperluas batas pengetahuan manusia dianggap sebagai gagasan yang baik, tetapi kemajuan tanpa batas dinilai bukan model yang tepat. Disebutkan adanya ketidaktahuan antardisiplin dan penemuan ulang solusi-solusi dasar, sambil menekankan bahwa penemuan ulang bisa membawa makna dan konteks baru.

  • Seseorang yang sedang mempertimbangkan program master atau PhD menyampaikan kekhawatiran tentang persaingan di dunia akademik dan tekanan untuk publikasi. Ia merenungkan dampak riset terhadap kehidupan pribadi dan meminta saran tentang cara meningkatkan dampak.

  • Disebutkan bahwa diskusi online tentang program PhD memiliki stereotip bahwa mahasiswa menjadi terlalu terfokus pada bidang tertentu sehingga sulit mendapatkan pekerjaan. Namun, ditekankan bahwa ada program dan pembimbing yang menawarkan lebih banyak kemungkinan.

  • Ada yang berpendapat bahwa gelar PhD bukan tentang memperluas batas, melainkan tentang membuat orang lain percaya bahwa batas itu telah diperluas.

  • Disebutkan bahwa pengalaman program PhD lebih dekat dengan frustrasi, kekecewaan, dan depresi daripada kemajuan. Ia mengatakan lebih menyukai panduan berjudul "The Lord of the Rings: an allegory of the PhD?".

  • Seseorang yang berhasil menuntaskan program PhD menekankan pentingnya memilih pembimbing. Ia berpendapat bahwa dosen yang baik di kampus yang lumayan lebih baik daripada dosen yang buruk di kampus ternama.

  • Program PhD dapat dilihat sebagai perjalanan penemuan diri, yakni proses mengatasi kegagalan dan menemukan jati diri. Pada akhirnya, dianalogikan bahwa kita mendapatkan topi.