2 poin oleh GN⁺ 2025-01-26 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp
  • Karena Steam Deck saat bepergian dalam praktiknya lebih sering dipakai terhubung ke kacamata AR atau TV, dibuatlah mode ringkas dengan layar dan kontroler bawaan dihapus
  • Unit yang dimodifikasi adalah Steam Deck OLED 1TB, dan bahkan setelah periferal serta layar dilepas dengan hanya menyisakan kipas, perangkat tetap bisa boot dan dioperasikan lewat output USB dan dok eksternal
  • Rangka internal dipotong lalu dipakai ulang, dan bodi utama disusun kembali dengan casing cetak 3D yang mempertahankan tombol daya asli serta grill logam lubang masuk udara
  • Steam Brick yang sudah selesai berukuran 193.5 × 126.5 × 21mm, berbobot 474g, sekitar 1/3 ukuran Steam Deck, sekitar 4 kali lebih kecil dibanding casing OEM, dan 24% lebih ringan
  • Ini adalah mod berisiko tanpa persetujuan atau garansi dari Valve, dan karena tidak ada tombol +, masuk ke BIOS harus disiasati dengan perintah Linux systemctl reboot --firmware-setup

Alasan Steam Deck diubah menjadi Brick

  • Steam Deck berguna sebagai perangkat gaming untuk bepergian, tetapi sulit dimasukkan ke ransel, memakan banyak ruang saat dibawa ke kabin pesawat, dan merepotkan untuk dikeluarkan lalu dipakai
  • Dalam penggunaan nyata, perangkat ini lebih sering dipakai tersambung ke kacamata AR atau TV daripada memakai layar bawaannya sendiri
  • Dari gagasan bahwa perangkat bisa dibuat lebih kecil dan ringan dengan menghapus kontroler dan layar bawaan, lahirlah Steam Brick

Mod berbahaya tanpa persetujuan maupun garansi

  • Proyek ini tidak disetujui atau dijamin oleh Valve, dan bukan mod yang layak direkomendasikan untuk pengguna umum
  • Tidak diketahui seberapa lama konsol yang dimodifikasi ini akan bertahan, dan hasil akhirnya disediakan “apa adanya” tanpa jaminan tersurat maupun tersirat
  • Jika mencoba sendiri, ada risiko kerusakan konsol, bahaya baterai litium, dan cedera akibat penggunaan perkakas listrik
  • Dokumen saat ini bukan panduan langkah demi langkah, melainkan lebih merupakan catatan tentang bagaimana prosesnya dilakukan

Memastikan bisa boot tanpa layar

  • Mod ini dilakukan pada Steam Deck OLED 1TB, dan ada beberapa perbedaan antara model OLED dan model LCD
  • Tantangan pertama adalah memastikan apakah Steam Deck bisa tetap boot tanpa periferal maupun layar
  • Dengan merujuk pada tutorial Steam Deck Battery Replacement dan Steam Deck Motherboard Replacement, semua komponen selain kipas dilepas dari motherboard
  • Bahkan dalam kondisi ini, Deck tetap bisa mengeluarkan tampilan melalui USB dan mengenali periferal melalui dok eksternal

Pemakaian ulang rangka dan casing cetak 3D

  • Dalam proses pembongkaran awal, ditemukan rangka internal yang tampak seperti aluminium
  • Untuk memisahkan rangka tersebut dari shell, layarnya harus dilepas, dan bagian “sayap” yang tidak diperlukan dipotong dengan rotary tool
  • Beberapa sekrup penutup kipas dan motherboard juga merupakan sekrup shell luar, sehingga harus dipasang kembali untuk menahan komponen
  • Casing ini lebih mirip shell dasar yang dibuat dengan pekerjaan CAD yang terbatas
    • Ada dua peg untuk menyelaraskan papan
    • PLA bisa ditambahkan dengan pena 3D printing agar papan lebih terpasang kuat ke casing
    • Ada cutout untuk tombol daya asli
    • Lubang masuk udara dibuat sesuai ukuran agar grill logam dari shell belakang asli bisa dipasang
  • Casing dicetak menggunakan Overture Polycarbonate Pro, dengan harapan memiliki ketahanan panas yang cukup agar tidak meleleh bahkan saat menjalankan Cyberpunk 2077
  • Aksen warna logo ditambahkan menggunakan PLA dengan pena 3D printing

Ukuran dan berat Steam Brick yang sudah jadi

  • Perangkat yang telah selesai ini disebut Steam Brick
  • Ukurannya sekitar 1/3 dari Steam Deck, dan sekitar 4 kali lebih kecil daripada casing OEM bawaan Deck
  • Bobotnya berkurang 24%
  • Dimensi dan berat nyatanya adalah sebagai berikut
    • 193.5 × 126.5 × 21mm
    • 7.6 × 4.9 × 0.8 inci
    • 474g
    • 16.7oz

Cara penggunaan dan keterbatasan yang tersisa

  • Daya tahan baterai belum diuji dengan baik
  • Pada Deck yang belum dimodifikasi, saat memakai kacamata AR, waktu bermain dengan layar dimatikan hampir sama dengan saat layar dinyalakan
  • Kalau ada perbedaan, kemungkinan hanya pada arus yang dikonsumsi komponen layar dan kontroler saat idle, dan perbedaannya diperkirakan tidak besar
  • Jika layarnya dipertahankan, build akan menjadi lebih rumit
    • Diperlukan struktur untuk menahan layar tetap di tempatnya
    • Perangkat ini ditujukan untuk langsung dimasukkan ke tas atau koper tanpa casing maupun pelindung layar
  • Kontroler pada foto adalah 8BitDo Pro 2, dan untuk bepergian juga dipakai SN30 Pro yang lebih kecil

Komponen, konsep modul, dan masalah yang diketahui

  • Hardware yang dipakai untuk build ini adalah sebagai berikut
    • 4 buah heatset insert 3M
    • 4 buah sekrup 3M 20mm
  • Arah dasar mod ini bukan menambahkan sesuatu, melainkan menghapus hal-hal yang tidak diperlukan
  • Pengembangan “hat” modular yang bisa dipasang dan dilepas saat diperlukan juga sedang dipertimbangkan
    • Contoh prioritas tinggi adalah hat dengan power bank tambahan dan hub USB
  • Masalah yang diketahui adalah sebagai berikut
    • Masuk ke BIOS dengan menekan tombol + saat menyalakan daya tidak memungkinkan
    • Jika Deck dalam kondisi bisa boot, pengaturan firmware bisa dibuka dengan menjalankan systemctl reboot --firmware-setup di Linux
    • Lampu indikator Deck tidak menunjukkan status hidup/mati, sehingga sulit membedakan apakah Brick sedang menyala

File publik dan lisensi

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.