-
Penemuan super-Bumi di zona layak huni bintang mirip Matahari
- Instituto de Astrofísica de Canarias (IAC) dan Universidad de La Laguna (ULL) mengonfirmasi bahwa mereka telah menemukan super-Bumi di zona layak huni bintang mirip Matahari HD 20794
- Penemuan ini, yang didasarkan pada lebih dari 20 tahun hasil pengamatan, membuka kemungkinan bagi penelitian masa depan tentang atmosfer planet yang mirip Bumi
- Pencarian planet di zona layak huni bintang mirip Matahari penting untuk memahami kemungkinan kehidupan di luar Bumi dan untuk meneliti kondisi yang memungkinkan perkembangan kehidupan di planet kita
-
Planet baru HD 20794
- Planet baru ini, yang dinamai HD 20794 d, adalah super-Bumi dengan massa 6 kali massa Bumi dan mengorbit bintangnya selama 647 hari
- Orbit ini berada di zona layak huni sistem tersebut, pada jarak yang tepat untuk mempertahankan air dalam bentuk cair di permukaan
- Jarak planet ini dan kedekatan sistemnya menjadikannya kandidat yang menarik untuk diamati melalui ELT atau misi antariksa masa depan dari ESA dan NASA
-
Proses penemuan
- Penemuan ini dimungkinkan berkat lebih dari 20 tahun pengukuran kecepatan radial melalui spektrograf ESPRESSO dan HARPS
- Instrumen-instrumen ini dapat mengukur perubahan halus pada kecepatan bintang yang disebabkan oleh gravitasi planet
- Tim peneliti menerapkan teknik pemrosesan spektrum yang canggih untuk mengidentifikasi sinyal kandidat pada tahun 2022
-
Karakteristik planet
- Planet ini berada di zona layak huni, tetapi masih belum pasti apakah kehidupan dapat ada di sana
- Dengan massa yang besar dan orbit elips, dunia ini sangat berbeda dari dunia kita
- Orbit HD 20794 d tidak berbentuk lingkaran, melainkan elips, sehingga jaraknya dari bintang berubah secara signifikan
-
Pentingnya penelitian
- Planet ini mungkin tidak dapat menjadi rumah kedua bagi umat manusia, tetapi menawarkan peluang unik untuk meneliti bagaimana kondisi kelayakhunian berubah seiring waktu
- Sejumlah peneliti dari IAC turut berkontribusi dalam penelitian ini
1 komentar
Komentar Hacker News
Tahun depan, teleskop luar angkasa bernama PLATO dijadwalkan dikirim ke L2, dan tujuan utamanya adalah menemukan planet mirip Bumi di zona laik huni di sekitar bintang yang mirip Matahari
"Hanya 20 tahun cahaya" setara dengan sekitar 200 triliun kilometer, dan pada kecepatan Voyager 1 dibutuhkan sekitar 1600 tahun untuk menempuh 1 triliun kilometer
Keberadaan super-Earth ini tidak diamati secara langsung, melainkan disimpulkan dari efek pelensaan gravitasi dari semua demokrasi yang tersebar di sekitar planet
Sangat merekomendasikan episode BBC "The Habitability of Planets"
Menurut perhitungan, gravitasi permukaannya diperkirakan sekitar 30 m/s²
Orbitnya memiliki eksentrisitas
Saya penasaran, jika "humanoid" dari planet ini mengunjungi Bumi dan mengalami gravitasi sebesar 1/6 dari gravitasi mereka, apakah mereka akan menjadi superatlet atau justru hampir tidak bisa berfungsi
Ada makalah berjudul "Revisiting the multi-planetary system of the nearby star HD 20794"
"Bagus! Mari pergi ke sana, bunuh semua kehidupan dan hancurkan semuanya, seperti yang kita lakukan di planet kita sendiri! Bayangkan betapa kayanya kita nanti!"