Krisis Pembayaran 2025: Bukan Lagi Akses "Hanya Baca"
(crisesnotes.com)-
Krisis Pembayaran Departemen Keuangan Trump-Musk 2025: Bukan Lagi Akses "Hanya Baca"
-
Ringkasan krisis
- Terjadi krisis terkait situasi di mana Elon Musk dan timnya menguasai sebagian sistem pembayaran Amerika Serikat.
- Krisis ini berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap ekonomi Amerika Serikat dan kehidupan sosial masyarakat.
-
Situasi teknis
- Seorang mantan karyawan SpaceX berusia 25 tahun yang terkait dengan Musk memiliki hak akses baca dan tulis ke server BFS.
- Hak akses ini mengandung risiko untuk melewati dan mengubah langkah-langkah keamanan dalam sistem pembayaran pemerintah.
-
Pentingnya sistem COBOL
- Sistem COBOL mencakup logika bisnis kompleks yang telah berkembang selama puluhan tahun, dan memahaminya menuntut lebih dari sekadar mengetahui bahasa pemrogramannya.
- Pemeliharaan sistem semacam ini mengalami kesulitan karena kurangnya programmer COBOL berpengalaman.
-
Tingkat keseriusan krisis
- Kepemimpinan TI pada awalnya ragu memberikan hak akses, tetapi pada akhirnya mengizinkannya.
- Akibatnya, risiko serius dapat muncul bagi ekonomi dan pemerintah.
-
Respons dan seruan untuk bertindak
- Situasi saat ini sangat serius, dan selain respons hukum, diperlukan tindakan politik yang kuat.
- Penting untuk meningkatkan kesadaran dan melakukan perlawanan terhadap krisis pembayaran Departemen Keuangan Trump-Musk 2025.
1 komentar
Komentar Hacker News
Ini bukan krisis pembayaran, melainkan krisis audit. Tidak ada cara untuk memastikan apakah prosedur akuntansi yang semestinya benar-benar diikuti. Ketidakresponsifan Kongres yang terus berlanjut bersifat kriminal.
Keyakinan bahwa karena Elon Musk berhasil dalam bisnis maka dia juga bisa berhasil di sini adalah kekeliruan logika.
Aneh bahwa sebuah postingan populer tetap berada di peringkat 129 meskipun meraih 250 poin dalam 3 jam.
Aneh bahwa naluri pertamanya adalah menghapus semua bantuan. Tidak ada penyebutan soal pengeluaran militer. Sepertinya dia ingin memangkas di tempat lain lalu mengalihkan dana ke SpaceX dan rencana AI Musk.
Dari Elon sampai Luigi, semuanya berpikir "bakar saja semuanya". Mereka tidak melihat manfaat dalam mengikuti proses demokratis.
Terdengar seperti satu orang sedang memodifikasi sistem kompleks yang menangani triliunan dolar lalu langsung men-deploy ke production.
Saya menunggu artikel di Medium yang mengklaim sistem COBOL itu ditulis ulang ke React Native dan NodeJS dalam 3 hari dan menghemat miliaran dolar.
Sulit dipahami bagaimana orang-orang yang memblokir pegawai OPM dari database HR dengan alasan keamanan dan pengawasan bisa bertindak seperti ini sambil tetap mengklaim bahwa mereka melakukan hal yang benar.
Saya penasaran apakah gaji CIA dan NSA dibayarkan oleh sistem yang saat ini sedang diaudit. Saya juga bertanya apakah ini meluas ke pembayaran kepada perantara, termasuk perantara/bank asing.