6 poin oleh xguru 2020-04-17 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp

Shopify mendefinisikan budaya rilis sebagai "gabungan keyakinan dan tindakan semua anggota"

"Membuat shipping terasa bukan sebagai hal yang enggan dilakukan, melainkan sesuatu yang layak dirayakan"

Cara Shopify mengukur budaya rilis

  • Pasif: survei kebahagiaan developer (setiap 2 tahun), kanal Slack

  • Aktif: dogfooding, tim dukungan internal, riset UX

Proses rilis Shopify

  • Pipeline rilis: PR → CI/Merge (Merge Queue) → Canary → Production
  • Tidak ada release manager. Developer yang menangani PR bertanggung jawab atas seluruh proses hingga production

  • Tidak ada jendela khusus dan bisa dijalankan kapan saja dengan perintah /shipit

  • Jika terjadi error/crash, gunakan /shipit --emergency untuk rilis fast-track

  • Otomatiskan semua yang memungkinkan

1 komentar

 
xguru 2020-04-17

Merge Queue akan lebih mudah dipahami jika membaca tulisan yang dirilis tahun lalu terlebih dahulu

"Successfully Merging the Work of 1000+ Developers"

https://engineering.shopify.com/blogs/engineering/…

Shopify menggunakan trunk-based development, menggabungkan sekitar 400 commit per hari, dan situs berubah sekitar 40 kali sehari.

Deployment dilakukan melalui engine Shipit yang dirilis sebagai open source: https://github.com/Shopify/shipit-engine

Prinsip dasar

  1. Branch master harus selalu Green: wajib lolos CI

  2. Master harus sedekat mungkin dengan Production

  3. Merge darurat harus bisa diproses dengan cepat