Kunci otomatisasi bertahap, scripting do-nothing (2019)
(blog.danslimmon.com)-
Kunci otomatisasi bertahap: scripting do-nothing
- Setiap tim operasional memiliki prosedur manual yang belum diautomatiskan. Prosedur semacam ini tidak bisa dihilangkan sepenuhnya, dan khususnya prosedur seperti modifikasi infrastruktur atau provisioning akun pengguna dapat menjadi beban besar.
- Sebagai contoh, prosedur provisioning akun pengguna mencakup langkah-langkah seperti membuat pasangan kunci SSH, melakukan commit kunci publik ke Git, menunggu job build selesai, mencari alamat email di direktori karyawan, dan mengirim kunci privat melalui 1Password.
- Prosedur seperti ini membutuhkan konsentrasi, tetapi tidak menawarkan pemecahan masalah yang menarik atau hasil yang memuaskan. Ini disebut sebagai "slog".
- Otomatisasi dapat menjalankan prosedur semacam ini dengan lebih cepat dan akurat, tetapi mengotomatisasi semua langkah bisa jadi sulit. Otomatisasi parsial tidak membuat prosedur menjadi kurang merepotkan.
-
Scripting do-nothing
- Hampir semua slog dapat diubah menjadi "skrip do-nothing". Ini adalah skrip yang mengodekan instruksi prosedur dengan membungkus setiap langkah ke dalam fungsi.
- Skrip contoh menyajikan setiap langkah kepada pengguna dan menunggu hingga langkah tersebut diselesaikan secara manual.
- Skrip ini pada kenyataannya tidak menjalankan langkah mana pun dari prosedur. Namun, skrip ini memberikan nilai berikut:
- Membantu menjaga fokus dan memudahkan penyelesaian prosedur dengan memastikan tidak ada langkah yang terlewat.
- Karena setiap langkah dibungkus sebagai fungsi, langkah tersebut nantinya dapat diganti dengan kode yang menjalankannya secara otomatis.
- Seiring waktu, ini memungkinkan pengembangan pustaka langkah-langkah yang berguna, sehingga pekerjaan otomatisasi di masa depan menjadi lebih efisien.
- Skrip do-nothing tidak mengurangi pekerjaan manual, tetapi menurunkan energi aktivasi untuk pekerjaan otomatisasi sehingga upaya dapat berkurang seiring waktu.
Belum ada komentar.