-
Riset skenario masa depan yang menjawab pertanyaan, "Bagaimana jika Digital Double saya, yang menggabungkan Agentic AI dengan data pengguna, bertindak secara online mewakili saya?"
-
Studio MODEM, yang telah berkolaborasi dengan OpenAI, Google, Teenage Engineering, dan Snap, bekerja sama dengan peneliti dari Royal College of Art (RCA) dan Imperial College London
-
Perkembangan model AI: model AI generasi berikutnya akan sangat dipersonalisasi, yang menunjukkan bahwa teknologi ini dapat berkembang melampaui diri bayangan yang terfragmentasi menjadi "digital double" yang dapat berinteraksi dengan dunia atas nama kita
-
Persaingan perusahaan teknologi: perusahaan teknologi berlomba mengintegrasikan AI ke dalam produk pada level sistem agar dapat mempelajari data pribadi dan bertindak mewakili kita dalam kehidupan sehari-hari
-
Janji teknologi: teknologi digital double bertujuan meningkatkan produktivitas dengan mengotomatisasi tugas sehari-hari seperti membalas email, merespons pesan teks, mengatur foto, dan menjadwalkan rapat
-
Pertanyaan tentang masa depan: perkembangan teknologi ini memunculkan pertanyaan apakah di masa depan kita akan mengotomatisasi pekerjaan agar bisa fokus pada kehidupan pribadi, atau justru mengotomatisasi kehidupan pribadi agar bisa mencurahkan lebih banyak waktu untuk pekerjaan
1 komentar
Menarik, jadi saya coba merangkumnya sedikit lebih panjang.
Manusia replika digital (Digital Doubles)
Kembaran tak terlihat, diri digital
Diri yang diperluas (The Augmented Self)
Diri yang dipersepsikan (The Perceived Self)
Diri yang diprediksi (The Predictive Self)
Kesimpulan: manusia replika AI dan masa depan kita