Hasil Survei Pengembang Go 2019
(blog.golang.org)-
Penggunaan utama adalah pengembangan layanan API/RPC dan CLI
-
Terutama digunakan di bidang web, DB, jaringan, sistem, dan DevOps
-
Banyak digunakan oleh perusahaan teknologi, tetapi juga sedang meluas ke industri keuangan/media dan lainnya
-
Banyak digunakan oleh pengembang dengan pengalaman 3~10 tahun, dan 56% adalah pengguna baru dengan pengalaman 2 tahun atau kurang
-
Banyak pengembang yang terbiasa dengan C/Python
-
OS pengembangan utama: Linux(66%) > mac(53%) > Windows(20%)
-
IDE: VS Code(41%) > GoLand / IntelliJ (34%) > Vim(14%)
-
Akan menggunakan Go juga di proyek berikutnya (89%), Go menjadi kunci keberhasilan perusahaan (59%)
-
Survei tingkat kepentingan/kepuasan: Reliability, Concurrency, Security, Build Speed, Memory Footprint
→ Poin ketidakpuasan: debugging, penggunaan cloud, ukuran binary
-
Saat versi baru Go dirilis, 75% tim melakukan upgrade dalam 5 bulan
-
Cloud: AWS(42%) > GCP(24%) > Digital Ocean(8%) > Azure(7%)
→ EC2 > K8s > Azure VM > Azure K8s > GCE > Lambda
→ Tingkat kepuasan cloud AWS > GCP > Azure: terutama tingkat ketidakpuasan terhadap Azure tinggi
-
Fitur bahasa Go yang saat ini belum ada tetapi sangat dibutuhkan: Generics > Better Error Handling > Functional Programming
-
Tempat mendapatkan jawaban terkait Go: Stack Overflow > Godoc.org > kode sumber > golang.org
Belum ada komentar.