- Tahun 1964 sering disebut sebagai tahun penting dalam sejarah musik populer, dan dikenal sebagai tahun ketika The Beatles mendarat di Amerika dan memulai British Invasion.
- Pada tahun ini juga dirilis album debut The Rolling Stones, Motown mendominasi musik pop, Bob Dylan merilis album, dan The Beach Boys melahirkan lagu-lagu hit.
- Lima lagu teratas di chart Billboard Hot 100 pada pekan 15 Agustus 1964 adalah sebagai berikut:
- Dean Martin — "Everybody Loves Somebody"
- The Supremes — "Where Did Our Love Go"
- The Beatles — "A Hard Day’s Night"
- Frankie Valli & the Four Seasons — "Rag Doll"
- The Drifters — "Under the Boardwalk"
Dampak The Beatles dan British Invasion
- Dari 175 artis yang merilis lagu hit pada 1963, sebanyak 88 artis, atau 50%, gagal merilis lagu hit lagi setelah 1964.
- Ini mendukung klaim bahwa The Beatles dan British Invasion mengakhiri karier banyak artis.
- Namun, jika melihat data dari 1960 hingga 2020, "kill rate" pada 1964 memang tinggi, tetapi tidak sepenuhnya luar biasa.
- Tingginya "kill rate" pada 1962, 1963, dan 1964 menunjukkan bahwa perubahan musikal juga sedang terjadi di dalam Amerika sendiri.
Perubahan musik pada 1990-an
- Alasan separuh dekade 1990-an mencatat "kill rate" tinggi adalah perubahan metodologi chart Billboard dan keberagaman musik.
- 1990-an adalah masa ketika grunge, gangsta rap, swing, dan pop baru sukses besar, sehingga artis sulit mengikuti tren.
Artis dengan daya tahan paling tak terduga
- Frankie Valli adalah artis yang tetap sukses di tengah perubahan musik; setelah mencetak hit pertamanya dengan "Sherry" pada 1962, ia kembali menaklukkan chart pada 1978 lewat "Grease".
- Kariernya juga diabadikan lewat musikal Jersey Boys.
Musik baru dan musik lama
- "Nosebleeds" dari Doechii adalah lagu yang dirilis setelah kemenangan Grammy, dengan beat segar dan rap sebagai ciri utamanya.
- "Bread and Butter" dari The Newbeats adalah lagu pop rock tahun 1964 yang menonjol lewat lirik jenaka dan vokal yang khas.
1 komentar
Opini Hacker News
Tidak mengherankan kalau ada banyak one-hit wonder pada era 90-an. Saat itu saya bekerja sebagai koki dan buruh konstruksi, dan mendengarkan radio lebih dari 6 jam sehari. Sampai sekarang pun masih menyenangkan untuk didengar. Banyak lagu yang sempat terlupakan kembali teringat dan membangkitkan nostalgia
Setelah tahun 2000, tangga lagu tidak lagi mencerminkan selera satu generasi. Musik sudah terpecah ke berbagai pasar niche
Bagi saya, periode 77 sampai 82 adalah masa yang paling penting. Musik berkualitas tinggi dari berbagai genre bermunculan secara eksplosif
"Who Loves You" dari Franky Valli adalah lagu disko favorit saya secara pribadi
Menakjubkan melihat artis seperti Valli yang sukses lintas beberapa generasi. Cliff Richard dari Inggris mencatat lagu nomor 1 di tangga lagu pada setiap generasi sejak 1950-an
Saya menolak artikel yang menyatakan bahwa The Beatles dan era 90-an buruk bagi para artis. Justru mereka menciptakan hasrat publik terhadap musik baru
Pada tahun 1964, The Beatles membawa perubahan bukan hanya dalam musik tetapi juga di dunia hiburan secara keseluruhan. Episode dari "This American Life" menunjukkan hal itu dengan baik
Pengaruh The Beatles terhadap budaya Amerika sangat menakjubkan. Anak muda Inggris memperkenalkan kembali dan memadukan tema serta gaya Amerika ke Amerika sendiri
Pertanyaan apakah bintang pop baru mengakhiri karier bintang pop lama sangat menarik. Saya ingin melihat pendalaman dengan data yang lebih banyak
Kisah teman keluarga yang berada di band oompah pada awal 60-an juga menarik. Setelah melihat The Beatles, ia memilih jalur karier lain
Saat mendengarkan lagu yang mendorong Bob Dylan beralih ke musik elektrik, terasa menakjubkan melihat pengaruh anak muda Inggris terhadap budaya Amerika