- Gratis dan dapat di-host sendiri sebagai Platform as a Service (PaaS)
- Memudahkan deployment dan pengelolaan aplikasi serta database, dan dapat dijalankan di server sendiri tanpa bergantung pada layanan cloud
- Bahasa: mendukung Node.js, PHP, Python, Go, Ruby, dan lainnya
- DB: mendukung MySQL, PostgreSQL, MongoDB, MariaDB, Redis
- Otomatisasi backup: backup DB ke penyimpanan eksternal
- Dukungan Docker Compose: memudahkan pengelolaan aplikasi yang kompleks
- Skalabilitas multi-node: dapat memperluas cluster dengan Docker Swarm
- Deployment template sekali klik: menyediakan template open source seperti Plausible, Pocketbase, dan Calcom
- Integrasi Traefik: mendukung routing otomatis dan load balancing
- Pemantauan real-time: memantau penggunaan CPU, memori, penyimpanan, dan jaringan secara langsung
- Manajemen container Docker: menjalankan aplikasi Docker dengan mudah tanpa GUI
- CLI dan API: dapat dikendalikan melalui command line atau API
- Notifikasi deployment: menerima notifikasi status deployment melalui Slack, Discord, Telegram, email, dan lainnya
- Deployment multi-server: dapat melakukan deployment dan pengelolaan jarak jauh ke server eksternal
- Dukungan self-hosting: Dokploy dapat diinstal sendiri di VPS
4 komentar
https://id.news.hada.io/topic?id=4138
Ada juga yang namanya Coolify.
Bagus banget, ya? Sampai hal seperti ini pun ada versi open source-nya, hehe.
Di era ketika Docker Desktop pun sudah memakai Kubernetes, agak disayangkan kalau hanya mendukung Docker Swarm.
> ERROR: Unsupported distribution 'manjaro'
Saya sempat ingin mencobanya. Ternyata Manjaro tidak didukung. Agak disayangkan, tetapi ya sudahlah.