34 poin oleh xguru 2025-11-03 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp
  • Platform deployment self-hosted yang dikembangkan untuk menyelesaikan masalah ketergantungan pada deployment serverless
    • Menyediakan lingkungan deployment setara Vercel·Render·Netlify di server sendiri
  • Mendukung deployment berbasis Git, sehingga rollout tanpa downtime dan rollback instan dapat dilakukan hanya dengan push ke GitHub
  • Mendukung berbagai bahasa seperti Python, Node.js, dan PHP, serta berjalan di lingkungan eksekusi berbasis Docker
  • Mendukung fitur manajemen environment untuk pemetaan environment per branch dan pengaturan environment variable terenkripsi
  • Monitoring real-time: menyediakan log build dan runtime dalam bentuk stream yang dapat dicari
  • Fitur kolaborasi tim sudah terintegrasi, dengan dukungan kontrol akses berbasis peran (RBAC) serta undangan dan manajemen izin
  • Menyediakan domain kustom dan penerbitan sertifikat SSL otomatis (Let’s Encrypt)
  • Sepenuhnya open source dan self-hosted, dengan lisensi MIT
  • Menyediakan sekumpulan skrip untuk produksi dan pengembangan guna mengotomatiskan instalasi, pembaruan, penguatan keamanan, migrasi, dan lainnya
    • Menjalankan pembaruan tanpa downtime dengan metode blue-green melalui scripts/prod/update.sh
    • Menyiapkan lingkungan pengembangan lokal berbasis Colima·Loki melalui scripts/dev/start.sh
  • Melalui sistem environment variable, dapat mengontrol pengaturan rinci seperti domain deployment, GitHub App, pengiriman email, database, Redis, dan lainnya
  • Dengan integrasi GitHub App, dapat membangun pipeline deployment otomatis untuk autentikasi OAuth, webhook, manajemen izin repositori, dan lainnya
  • File kontrol akses (access.json) memungkinkan pengaturan kebijakan pembatasan login berbasis email, domain, dan regex
  • Arsitektur berbasis kontainer yang mencakup PostgreSQL, Redis, dan Traefik

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.