4 poin oleh GN⁺ 2025-05-02 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Microsoft memperkenalkan fitur pemuatan otomatis saat boot untuk memperbaiki lambatnya waktu peluncuran aplikasi Office
  • Fitur baru "Startup Boost" akan memuat lebih dulu aplikasi Office seperti Word dan Excel bersama startup Windows untuk meningkatkan kecepatan peluncuran awal
  • Kekurangannya adalah ada kemungkinan kecepatan boot PC menurun, terutama dapat terasa pada perangkat dengan spesifikasi rendah
  • Fitur ini hanya diterapkan pada PC dengan minimal 8GB RAM dan lebih dari 5GB ruang disk kosong, dan pengguna dapat menonaktifkannya di pengaturan
  • Pada tahap awal hanya diterapkan ke Word, lalu direncanakan diperluas ke aplikasi Office lainnya

Upaya baru untuk meningkatkan kecepatan Office

  • Microsoft menyadari adanya masalah bahwa Office terasa lambat saat dijalankan
  • Karena itu, Microsoft memperkenalkan fitur “Startup Boost” yang memuat Office di latar belakang saat Windows melakukan boot
  • Saat aplikasi seperti Word dan Excel benar-benar dijalankan, sebagian komponennya sudah dimuat sehingga diharapkan bisa mulai lebih cepat

Peningkatan performa atau boot yang lebih lambat?

  • Pendekatan ini berarti kecepatan menjalankan Office bisa meningkat, tetapi kecepatan boot Windows dapat melambat
  • Dengan kata lain, ini adalah cara untuk mengalokasikan lebih dulu sebagian performa sistem ke Office demi meningkatkan kecepatan yang dirasakan
  • Di kalangan sebagian pengguna, ada juga kritik bahwa ini hanyalah solusi sementara tanpa perbaikan performa yang mendasar

Syarat penerapan dan cara menonaktifkan

  • Fitur ini hanya akan diaktifkan pada PC yang memiliki RAM 8GB atau lebih dan ruang penyimpanan kosong lebih dari 5GB
  • Mulai pertengahan Mei 2025 akan diterapkan lebih dulu di Microsoft Word, lalu secara bertahap diperluas ke aplikasi Office lainnya
  • Fitur ini dapat dinonaktifkan oleh pengguna melalui pengaturan Word atau Task Scheduler

Kesimpulan: pilihan dari sudut pandang pengguna

  • Fitur ini sendiri dapat memberi efek “ilusi peningkatan kecepatan” melalui peluncuran otomatis
  • Namun pada praktiknya, ada juga kekhawatiran penurunan performa sistem secara keseluruhan karena sumber daya diambil lebih dulu
  • Pengguna diberi pilihan untuk menonaktifkan fitur ini di pengaturan, dan keputusan akhirnya bisa berbeda tergantung penggunaan pribadi dan performa PC

1 komentar

 
GN⁺ 2025-05-02
Komentar Hacker News
  • Microsoft memperkenalkan "Office Startup Assistant" di Office 97. Fitur ini berada di system tray dan memuat DLL utama Office saat startup

    • OpenOffice.org meniru fitur ini dengan nama "QuickStarter"
    • Microsoft menonaktifkan fitur ini dari pengaturan bawaan di Office 2007 dan menghapusnya di Office 2010
    • Saya penasaran apakah fitur ini akan kembali lagi
  • Saya memakai software Office setiap hari di tempat kerja, tetapi terlalu lambat sampai sulit dimengerti

    • Penurunan produktivitas karena jadi menunda tugas-tugas kecil sangat serius
    • Secara psikologis ini sangat membuat stres
  • Ukuran Office terus membesar dan proses boot menjadi lambat

    • Ikon CoPilot sangat mengganggu
    • Menyebalkan karena tidak bisa dimatikan di OneNote
    • Saya sedang mempertimbangkan untuk meninggalkan Office
  • Aplikasi dan layanan Office terasa terlalu agresif

    • Saya ingin meminta Satya untuk diam soal layanan yang sudah tidak saya gunakan lagi
    • Saya membeli langganan Office saat diskon Black Friday tiga tahun lalu, tetapi jika tidak membaik saya berencana menghentikan langganan itu
  • Saya pernah mengerjakan peningkatan performa Office di masa lalu

    • Banyak optimisasi dilakukan untuk mempercepat kecepatan boot awal
    • Namun tujuannya adalah memastikan Office tidak menjadi lambat
  • Saya menemukan "Pages" dan "Numbers" dari Apple

    • Alat-alat Microsoft tetap terasa tidak enak dipakai
    • Kualitas produk Microsoft telah menurun sangat jauh
  • Windows sudah menjadi sangat buruk

    • Bluetooth tidak berfungsi dengan baik
    • Saya beralih ke Ubuntu, dan MacOS serta Linux sudah mencakup semua kebutuhan saya
  • Saya menganggap Windows sebagai OS legacy/kompatibilitas

    • Desktop Linux memang membaik, tetapi untuk saat ini saya masih memakai MacOS
  • Tim X menangani fitur Foo, dan Foo lambat

    • Mereka mencoba meningkatkan performa dengan memperkenalkan Foo-preload
  • Saya memakai M1 Max, dan aplikasi Office sering crash

    • Saya tidak paham mengapa Microsoft Office masih menjadi platform arus utama
  • Pengembang yang fokus pada Leetcode mengabaikan optimisasi dalam pekerjaan nyata

    • Kode yang tidak efisien benar-benar diimplementasikan