Membuat web server dengan Portal 2 (Source Engine)
(youtube.com)Ringkasan
(Diringkas dengan Gemini lalu sedikit disunting)
-
Mengubah engine Portal 2 menjadi web server
- Melakukan eksperimen untuk meng-host halaman web langsung dari Portal 2 dengan memanfaatkan fitur konsol TCP tersembunyi di Source engine (opsi
-netconport).
- Melakukan eksperimen untuk meng-host halaman web langsung dari Portal 2 dengan memanfaatkan fitur konsol TCP tersembunyi di Source engine (opsi
-
Menangani respons HTTP melalui konsol pengembang
- Server TCP memang terbuka di dalam game, tetapi untuk permintaan pengguna, konsol pengembang menafsirkannya sebagai perintah konsol.
- Agar permintaan HTTP bisa diterima sebagai perintah konsol game, digunakan perintah
aliasmilik Source engine dan VScript (bahasa skrip buatan Valve) sehingga respons terhadap string input bisa ditampilkan.
-
Implementasi multi-routing
- Karena konsol game tidak bisa membedakan jalur URL, digunakan metode permintaan HTTP (GET, POST, dll.) serta header HTTP kustom untuk meniru routing yang berbeda.
- Dengan cara ini, pembaruan data dari game secara real-time dapat diimplementasikan menggunakan JavaScript.
-
Memetakan objek game ke HTML DOM dan CSS
- Objek game seperti kubus dipasangkan ke tag dan atribut HTML, sehingga situs web benar-benar disusun dengan cara “ditumpuk”.
- Demikian pula, informasi gaya (CSS) juga dipetakan dengan satu kubus untuk tiap atribut sehingga halaman web tersusun secara visual.
2 komentar
Kadang jadi teringat bagaimana proses menyusup ke server sering digambarkan di komik atau game sebagai proses menjelajahi ruang virtual.
Memikirkan untuk membuat web server dengan game engine saja sudah mengejutkan, tetapi ini juga video yang menarik karena menjelaskan banyak hal dasar pengembangan web dengan baik, setidaknya secara konseptual. Bagian yang menyusun DOM/CSS dengan menumpuk kubus di Portal menurut saya benar-benar sangat bagus.