- Masalah tata kelola yang tersentralisasi dan tidak transparan di WordPress semakin menonjol sebagai isu utama di dalam komunitas, sehingga kebutuhan akan alternatif yang independen dan transparan pun mengemuka
- Pada akhir 2024 hingga awal 2025, berbagai upaya terdistribusi seperti AspirePress (mirror komunitas) mulai bermunculan, dan pembahasan tentang alternatif 'dua jalur' dari sisi teknis maupun tata kelola melalui surat terbuka pun mulai berjalan serius
- Dalam arus ini, berbagai kelompok bergabung dan mewujudkan FAIR (Federated and Independent Repositories) sebagai infrastruktur nyata untuk 'manajemen/distribusi paket WordPress yang terdesentralisasi'
- FAIR dikelola oleh Technical Steering Committee (TSC) yang dipimpin komunitas di bawah Linux Foundation, serta menyediakan infrastruktur ekosistem yang nyata seperti mirror, paket, plugin komersial, dan tanda tangan kriptografis. Ini bukan fork WordPress, melainkan penyediaan 'lapisan distribusi dan tata kelola baru'
- Kehadiran FAIR dinilai bukan sekadar bentuk perlawanan, melainkan sebuah kontribusi untuk infrastruktur dan tata kelola yang lebih baik dari dalam ekosistem open source
Lahirnya proyek FAIR untuk WordPress dan maknanya
# Perubahan yang bermula dari masalah kepemimpinan
- Pada akhir 2024, sentralisasi berlebihan dan ketiadaan tata kelola dalam ekosistem WordPress mulai menjadi pembahasan publik
- Terlalu banyak kekuasaan terpusat pada satu orang, dan struktur pengelolaan yang tidak transparan menimbulkan ketidakpastian bagi kontributor maupun bisnis
- Pengumuman mirror berbasis komunitas (AspirePress) dan surat terbuka dari sekitar 20 kontributor inti menjadi pemicu meluasnya kesadaran atas masalah ini
- Bersama Karim Marucchi dan lainnya, diajukan dua jalur solusi: teknis dan politik
- Mengatasi sentralisasi (distribusi/pembaruan/discoverability)
- Menerapkan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan netral
# Menghubungkan beragam upaya, lalu berkumpul di FAIR
- Berbagai upaya desentralisasi yang dilakukan secara terpisah oleh banyak tim dan komunitas secara alami saling beririsan, lalu berubah menjadi solidaritas dan kerja bersama
- Alih-alih mendeklarasikan satu proyek tunggal, pendekatannya diorganisasi sebagai aliansi dengan model 'kelompok dari banyak kelompok'
- Isu mendesak seperti pembaruan plugin, direktori, aset, dan dashboard ditangani terlebih dahulu melalui mirror/drop-in, sambil merancang struktur ekspansi bertahap
# FAIR: infrastruktur paket terdistribusi yang dipimpin komunitas
- FAIR dikelola oleh TSC (Technical Steering Committee) yang dipimpin komunitas di bawah Linux Foundation
- Tiga pemimpin komunitas (Carrie Dils, Mika Epstein, Ryan McCue) menjadi co-chair
- Manajemen paket terdistribusi, mirror, plugin komersial, dan tanda tangan kriptografis dibangun dalam waktu singkat
- Tujuannya bukan membuat fork WordPress
- Menggunakan core software yang sama dan tetap kompatibel dengan WordPress yang ada saat ini
- Menambahkan lapisan tata kelola dan distribusi yang independen tanpa bottleneck sentralisasi
- Berdasarkan pengalaman dalam manajemen paket open source seperti Composer, dengan fokus pada kemudahan bagi pengguna
- Sebagian besar pengguna tidak perlu memahami struktur internalnya, cukup merasa bahwa "semuanya bekerja dengan baik"
# Makna FAIR dan jalan ke depan
- FAIR bukanlah bentuk 'perlawanan' atau 'fork', melainkan kontribusi positif bagi infrastruktur dan tata kelola WordPress
- Ini adalah hasil kolaborasi selama beberapa bulan antara perusahaan, negara, dan komunitas, dengan jumlah partisipan yang terus bertambah
- Informasi lebih lanjut tentang FAIR dapat dilihat di fair.pm
- Siapa pun dapat bergabung jika sepakat dengan masa depan 'infrastruktur bersama' dan 'berpusat pada kontributor' untuk open web dan WordPress
# Tautan referensi/partisipasi
1 komentar
Pendapat Hacker News