- Selama beberapa dekade terakhir, tujuan utama alat Observability adalah membuat data telemetry heterogen berskala besar dapat dipahami manusia
- Munculnya AI dan LLM mengubah paradigma lama yang berpusat pada "dashboard + alert + sampling", dan proses analisis mulai digantikan oleh otomatisasi
- Dalam praktiknya, agen AI menganalisis penyebab lonjakan latensi hanya dalam 80 detik lewat 8 kali pemanggilan tool, mengotomatiskan pekerjaan yang biasa dilakukan dalam demo lama dengan biaya hanya 60 sen
- Dashboard yang cantik atau instrumentasi yang praktis bukan lagi nilai istimewa; LLM mengkomoditisasi analisis, OpenTelemetry mengkomoditisasi instrumentasi
- Masa depan Observability adalah "loop umpan balik yang cepat" dan workflow kolaborasi AI+manusia, yang akan memimpin era lebih banyak software dan otomatisasi
Sejarah alat Observability dan kemunculan AI
- Selama beberapa dekade, tujuan inti alat observability adalah memadatkan/meringkas data heterogen dalam jumlah besar (telemetry) ke tingkat yang bisa dipahami manusia
- Setiap kali abstraksi software baru muncul (misalnya Rails, AWS, Kubernetes, OpenTelemetry, dll.),
berbagai alat seperti monitoring, pengukuran, dashboard, alert adaptif, dynamic sampling, dan lainnya dikembangkan untuk menyembunyikan kompleksitas itu, lalu menyajikan kompleksitas data dalam bentuk yang cocok dengan kemampuan kognitif manusia
LLM = universal function approximator, dan akhirnya benar-benar berguna
- Secara matematis, LLM hanyalah universal function approximator, tetapi dalam praktiknya sangat berguna untuk menyelesaikan masalah observability
- Contohnya, dalam demo Honeycomb, agen AI diminta lewat bahasa alami untuk menganalisis lonjakan latensi pada heatmap
- “Tolong analisis penyebab lonjakan latensi yang terjadi setiap 4 jam pada layanan frontend”
- LLM off-the-shelf (Claude Sonnet 4) terhubung dengan Model Context Protocol (MCP) milik Honeycomb
- Penyebabnya dianalisis otomatis dalam 80 detik, 8 kali pemanggilan tool, dengan biaya hanya 60 sen
- Tanpa prompt tambahan, pelatihan khusus, atau panduan, sistem ini sudah mencapai tingkat menyelesaikan skenario nyata secara zero-shot
- Komoditisasi analisis:
- Jika LLM mengotomatiskan pekerjaan analisis, maka pembeda produk observability lama (grafik cantik, instrumentasi mudah, dll.) kehilangan maknanya
- OpenTelemetry mengkomoditisasi instrumentasi, LLM mengkomoditisasi analisis
- Ke depan, “loop umpan balik yang cepat” akan menggantikan nilai inti alat observability
Peran manusia, dan perubahan di masa depan
- Peran manusia tidak akan hilang sepenuhnya
- Sama seperti kemunculan cloud tidak menghapus keberadaan IT itu sendiri, AI juga tidak akan menggantikan developer/operator sepenuhnya
- Peningkatan produktivitas akan memperluas keseluruhan lanskap dan melahirkan lebih banyak software
- Pertanyaan kuncinya adalah,
di dunia tempat biaya menulis kode/refactor/analisis turun drastis, dan analisis menjadi sesuatu yang konstan,
ke mana esensi Observability akan bergerak?
Yang benar-benar penting adalah "umpan balik cepat"
- Hal terpenting adalah memiliki "loop umpan balik yang cepat dan rapat" di setiap tahap pengembangan dan operasi
- AI akan selalu mengungguli manusia dalam hal kecepatan
- LLM dapat dengan cepat membangun puluhan hipotesis, gagal, lalu akhirnya menemukan hasil yang benar
(dan biayanya juga sangat murah)
- Filosofi Honeycomb:
- loop umpan balik cepat, berbagi pengetahuan kolaboratif, pengembangan/operasi yang eksperimental
- Ke depan, bantuan AI akan diterapkan di seluruh siklus pengembangan dan operasi software
- Contoh
- Saat menulis dan deploy kode, agen AI memberi umpan balik real-time serta saran perbaikan bug/kualitas
- Saat operasi berjalan, AI mendeteksi/menganalisis/melaporkan emergent behavior secara otomatis, lalu melakukan perbaikan otomatis setelah disetujui
- Organisasi paling maju akan mengotomatisasi peran SRE/SWE dengan AI+tool, bahkan langsung mencapai tujuan bisnis
- Syarat masa depan observability untuk meraih sukses
- Kinerja query ultra-rendah latensi
- Repositori penyimpanan data terpadu
- Workflow kolaborasi yang mulus antara manusia dan AI
- Kesimpulan:
- Alat observability lama yang berpusat pada dashboard, alert, dan visualisasi
bukan lagi inti di era AI,
dan hanya “loop umpan balik yang cepat” serta platform kolaborasi AI-manusia yang akan bertahan
4 komentar
Sama seperti observability bukan akhir dari monitoring, LLM juga bukan akhir dari observability
Sebagaimana observability berkembang di atas fondasi monitoring yang makin canggih, analisis LLM pun akan berkembang di atas fondasi observability yang makin canggih
Aku menantikan bidang observability akan cepat berinovasi berkat LLM, tapi judulnya terlalu clickbait wkwk
Mempromosikan layanan sendiri sambil berkata "kiamatnya sudah dekat" memang agak memalukan ya...
Secara pribadi, saya berharap vision LLM berkembang sehingga bisa dipakai untuk pekerjaan monitoring. Belakangan saya pernah melihat tulisan seorang orang tua yang memakai VLM untuk mengecek apakah ada hal tidak biasa saat anaknya tidur, dan itu terasa sangat menarik.
Komentar Hacker News