6 poin oleh xguru 2025-06-18 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Platform pengelolaan terintegrasi untuk infrastruktur dan aplikasi berbasis Kubernetes
  • Menyediakan workflow GitOps berbasis GUI/kolaborasi
  • Cocok untuk organisasi berskala besar dan tim platform engineering dengan dukungan mode multipemain dan multi-tenancy
  • Dengan antarmuka visual, perancangan dan pengoperasian infrastruktur serta aplikasi multi-cluster dapat dilakukan tanpa harus menulis YAML yang kompleks
  • Terintegrasi dengan lebih dari 300 infrastruktur cloud-native, mendukung beragam lingkungan deployment (Docker, Kubernetes, Helm, Mac, Linux, Windows, WSL2, dll), serta menyediakan visualisasi berbasis dashboard dan lingkungan kolaborasi multi-pengguna secara real-time
  • Mengelola beberapa cluster Kubernetes dari berbagai lingkungan cloud dan on-premise dalam satu dashboard
  • Sebelum penerapan nyata, dapat melakukan validasi awal dan simulasi untuk YAML, Helm, serta konfigurasi desain
  • Mengelola resource dan kolaborasi per tim/proyek berdasarkan workspace, dengan dukungan Environments/RBAC
  • Ekstensibilitas yang luas melalui gRPC, paket ReactJS, plugin Golang, REST/GraphQL API, dan lainnya
  • Pengukuran performa, load test, profiling, serta integrasi Prometheus/Grafana memungkinkan pengelolaan performa infrastruktur dan workload secara menyeluruh