- Pengadilan Jerman memutuskan bahwa piksel pelacakan dan teknologi milik Meta melanggar GDPR
- Putusan ini memungkinkan pengguna lain mengajukan gugatan ganti rugi tanpa perlu membuktikan kerugian secara individual
- Pengadilan menyebut Meta memperoleh keuntungan besar dengan mengidentifikasi dan memprofilkan individu
- Para ahli menilai putusan ini mengindikasikan risiko gugatan besar-besaran terhadap semua situs web dan aplikasi yang menggunakan teknologi pelacakan
- Dengan nilai kerugian 5.000 euro per orang, jumlahnya dapat meningkat tajam seiring banyaknya pengunjung
Pengadilan Jerman putuskan teknologi pelacakan Meta melanggar hukum perlindungan data pribadi Eropa
Isi utama putusan
- Pengadilan Negeri Leipzig di Jerman memutuskan bahwa Meta menanamkan piksel pelacakan dan software development kit (SDK) di situs web dan aplikasi pihak ketiga untuk mengumpulkan data pribadi tanpa persetujuan pengguna
- Putusan ini menegaskan bahwa teknologi tersebut melanggar General Data Protection Regulation (GDPR) Uni Eropa
- Majelis hakim menyoroti bahwa Meta meraup keuntungan sangat besar melalui aktivitas profiling berbasis data pribadi tanpa persetujuan individual dari pengguna
- Siaran pers juga menekankan bahwa meskipun tidak masuk ke akun Facebook atau Instagram, Meta tetap dapat mengidentifikasi individu saat mereka mengunjungi situs pihak ketiga
Dampak putusan
- Putusan ini berujung pada kewajiban Meta untuk membayar ganti rugi 5.000 euro (sekitar 5.900 dolar AS) dalam gugatan yang diajukan seorang pengguna Facebook asal Jerman
- Majelis menyatakan bahwa putusan ini menjadi preseden yang memungkinkan banyak pengguna mengajukan gugatan serupa tanpa harus membuktikan kerugian individual secara spesifik
- Para ahli menganalisis bahwa putusan ini dapat menjadi risiko bagi semua operator situs web dan aplikasi yang menggunakan teknologi pelacakan Meta
- CEO firma konsultan AesirX menilai kasus ini memiliki potensi class action dan dapat menimbulkan "dampak yang mematikan bagi bisnis"
Prospek ke depan
- Semua pengunjung di Jerman yang tidak menyetujui teknologi pelacakan Meta dapat dimasukkan dalam class action
- Jika jumlah pengunjung besar, nilai ganti rugi dapat membesar secara eksponensial
- Para ahli menilai persidangan ini sebagai salah satu putusan paling penting di Eropa tahun ini
Tautan referensi
Kesimpulan
- Putusan ini menjadi sinyal perubahan besar dalam penguatan perlindungan data pribadi serta tanggung jawab hukum perusahaan teknologi dan operator situs web
- Kebutuhan untuk meninjau ulang kepatuhan industri terhadap GDPR, termasuk langkah teknis dan perolehan persetujuan pengguna, semakin meningkat
1 komentar
Pendapat Hacker News