11 poin oleh GN⁺ 2025-08-09 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp
  • Setelah lebih dari 15 tahun menggunakan MacBook sebagai perangkat utama, saya beralih ke Lenovo ThinkBook dan Omarchy (berbasis Arch Linux) dan merasa puas dengan hasilnya
  • Sebelum beralih, saya memeriksa fitur-fitur yang dibutuhkan (Obsidian, alur kerja berbasis pintasan keyboard, tangkapan layar, tampilan jadwal, dll.), dan sebagian besar punya pengganti, tetapi alat tangkapan layar setara Snagit masih belum memadai
  • Di lingkungan Hyprland, saya mendapatkan produktivitas tinggi lewat navigasi yang mulus, kustomisasi pintasan keyboard, pemanfaatan WebApp, dan perubahan tema yang terintegrasi
  • Namun, daya tahan baterai yang lebih pendek, suara kipas yang meningkat, belum adanya sistem backup yang mapan, serta absennya beberapa aplikasi (Grammarly, Teams, Claude Desktop, dll.) disebut sebagai kekurangan
  • Penulis juga menyatakan bahwa sistem ini tetap berjalan nyaman bahkan di laptop lama berspesifikasi rendah, dan memberi kesenangan besar lewat keragaman ekosistem open source serta kebebasan kustomisasi

Catatan perpindahan dari macOS ke Arch Linux (Omarchy)

Latar belakang perpindahan dan syarat awal

  • Setelah lebih dari 15 tahun menggunakan MacBook dan sesekali Windows, penulis beralih ke Lenovo ThinkBook dan Omarchy
  • Syarat wajib sebelum berpindah:
    • Catatan Obsidian
    • fuzzy finder yang mirip Raycast
    • Fitur tangkapan layar seperti Snagit
    • Program pengelola foto
    • Pengaturan suhu warna layar setingkat f.lux
    • Tampilan jadwal berikutnya di bilah atas
    • Fitur hibernate
    • Fitur backup sistem/file

Perbandingan macOS dan Linux

Tangkapan layar

  • Penulis masih belum menemukan alat pengganti untuk fitur-fitur Snagit seperti pencarian OCR, pengelolaan pustaka, dan memotong bagian tengah gambar

Stabilitas

  • Omarchy adalah distro baru, jadi kadang ada pintasan keyboard atau fungsi yang rusak
  • MacBook unggul dalam kualitas perangkat keras dan umumnya bisa dipakai stabil lebih dari 5 tahun

Baterai dan suara kipas

  • Daya tahan baterai menjadi lebih pendek dan suara kipas lebih sering muncul
  • Sebagai gantinya, alur kerja bisa ditingkatkan dengan bebas lewat perubahan OS, penulisan skrip, dan pemasangan paket

Backup

  • Time Machine di macOS memberi rasa tenang, tetapi di Linux penulis belum menyiapkan sistem backup dengan tingkat yang sama

Sinkronisasi cloud

  • Beralih dari Sync.com ke Filen.io
  • Pengelolaan kata sandi juga berpindah dari Lastpass ke 1Password

Pintasan keyboard

  • Karabiner-Elements diganti dengan Kanata
  • XCompose mendukung input karakter khusus

Launcher aplikasi, pencarian, dan clipboard

  • Raycast diganti dengan Walker (launcher + pencarian file) + Clipse (clipboard)
  • Mendukung kustomisasi tingkat lanjut

Perangkat eksternal dan lingkungan

  • Hibernate, monitor/keyboard eksternal, media key, dan lainnya sebagian besar didukung secara bawaan
  • Di Hyprland, perpindahan antarlayar bisa dilakukan dengan mulus

Hal yang kurang nyaman atau masih kurang

  • Tidak ada aplikasi native Grammarly
  • Tidak ada aplikasi native Teams/Office (menggunakan web app)
  • Claude Desktop tidak didukung (MCP tidak bisa)
  • Masalah suara kipas dan baterai masih tetap ada

Pemanfaatan perangkat lama

  • Omarchy berjalan nyaman bahkan di laptop berusia 10~20 tahun
  • Navigasi dan pekerjaan sederhana tetap cepat meski di lingkungan berspesifikasi rendah

Pemilihan perangkat keras

  • Karena Framework Laptop belum tersedia di wilayahnya, penulis membeli Lenovo ThinkBook
  • Kualitas keyboard sangat baik, tetapi CPU terbebani saat menjalankan banyak aplikasi Electron

Kesan setelah berpindah

  • Menekankan kesenangan menggunakan lingkungan TUI dan kustomisasi
  • Keragaman dan kebebasan dalam ekosistem open source menjadi keunggulan besar
  • Meski masih ada yang perlu diperbaiki, penulis berencana tetap menggunakan Linux

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.