15 poin oleh GN⁺ 2025-08-21 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp
  • Antarmuka AI saat ini terlalu bergantung pada interaksi berbasis kotak teks, sehingga menimbulkan biaya interaksi yang tinggi karena pengguna harus mengekspresikan niat mereka dengan jelas
  • Vitaly Friedman menekankan bahwa kontrol UI yang sudah ada seperti tombol, slider, dan checkbox perlu dimanfaatkan agar pengguna lebih mudah memberikan konteks
  • Contoh seperti Consensus dan Elicit memperkenalkan fitur tradisional seperti filter, pengurutan, dan tautan langsung ke sumber ke dalam pengalaman AI untuk memperkuat keandalan dan efisiensi
  • Pengguna menghabiskan banyak waktu untuk mengedit dan merapikan hasil keluaran, sehingga dibutuhkan fitur untuk langsung memperbaiki dan menyusun ulang pada level output
  • Pada akhirnya, yang terpenting bukanlah ‘AI-first’, melainkan pengalaman yang berpusat pada manusia, dan AI harus berfungsi sebagai alat yang tenang (Quiet AI) untuk melengkapinya

Kondisi AI design saat ini

  • Pengalaman awal menggunakan AI terasa seperti kotak ajaib, tetapi pada kenyataannya hanya berupa kotak teks sederhana, dengan masalah bahwa pengguna sulit menyampaikan niat mereka secara akurat
  • Pengguna merasa frustrasi karena waktu tunggu, permintaan berulang, pelupaan, dan kesalahan, sehingga muncul pertanyaan mengapa manusia harus belajar bahasa AI
  • Alih-alih hanya input teks sederhana, interaksi perlu dilengkapi dengan elemen antarmuka tradisional seperti tombol, radio button, dan checkbox

Contoh pola antarmuka AI yang berguna

  • Perplexity meningkatkan efisiensi dengan mendorong pengguna memasukkan konteks tambahan saat AI sedang menyiapkan respons
  • Pola Task Builder: pengguna mendefinisikan tugas yang sering digunakan seperti ‘meringkas Slack lalu membuat dokumen Word’ dengan basis klik
  • Consensus menyediakan filter, penandaan warna untuk tingkat kepercayaan sumber, dan grafik distribusi hasil sehingga menghadirkan konteks yang dapat diverifikasi lebih dari sekadar jawaban sederhana
  • Elicit menyediakan fitur yang langsung mengarah ke bagian tertentu dari sitasi makalah, sehingga memperkuat keandalan dan produktivitas

Menemukan kembali elemen UI tradisional

  • Kontrol UI lama seperti pemfilteran, pengurutan, dan pemilihan format justru dapat sangat meningkatkan pengalaman AI
  • Saat mengedit hasil keluaran, efisiensi meningkat jika pengguna bisa langsung menghapus atau memperluas sebagian teks, atau tersedia tombol konversi tabel dan daftar
  • Memanfaatkan waktu tunggu saat proses loading untuk menerima pertanyaan tambahan atau pemilihan tema juga merupakan pendekatan yang baik

Desain untuk membangun kepercayaan

  • Untuk memperoleh kepercayaan, penting untuk mengungkapkan sumber dan cakupan, dan bukan sekadar memberikan jawaban, tetapi juga menyajikan konteks bersama-sama
  • Perlu merefleksikan memori personalisasi pengguna dan memberi umpan balik visual atas dasarnya agar pemahaman meningkat
  • Diperlukan pengalaman pengeditan terstruktur agar pengguna dapat memperbaiki atau mengecualikan hasil secara rinci hingga tingkat checkbox

Quiet AI vs. AI yang mencolok

  • Quiet AI: seperti alat seperti DoveTail, memperkuat fungsi dengan mulus di dalam alur pengguna yang sudah ada
  • Loud AI: sebaliknya, bila ditampilkan secara berlebihan bersama ikon sparkle, ada risiko penurunan kepercayaan
  • Pengguna menginginkan fitur yang bekerja dengan baik ketimbang fungsi AI itu sendiri, dan label AI terkadang justru menimbulkan efek negatif

Prospek masa depan dan peran manusia

  • Prompt engineering dalam jangka panjang kemungkinan akan menghilang, dan cara memberikan konteks yang terintegrasi alami ke dalam UI berpotensi menjadi standar
  • AI diperkirakan akan makin menjadi teknologi pendukung yang tersembunyi di berbagai tempat seperti autocomplete
  • Peran desainer dan manusia akan semakin kuat bukan sebagai pelaksana sederhana, melainkan sebagai koordinator strategis dan perancang pengalaman
  • Tujuan yang sesungguhnya adalah pengalaman yang berpusat pada manusia, dan AI harus berfungsi sebagai pendamping yang melengkapinya

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.