Google Chrome dan MS Edge akan mengurangi penggunaan memori pada Windows 10 versi 2004 ke atas
(blogs.windows.com)Salah satu kelemahan umum browser web berbasis Chromium seperti Google Chrome atau versi baru MS Edge adalah penggunaan memorinya yang cukup besar. Setelah MS Edge juga beralih menjadi browser web berbasis Chromium, kekurangan ini pun tidak bisa lagi dihindari.
Ruang memori yang diminta aplikasi dari sistem operasi dan dialokasikan secara dinamis disebut heap. Selama ini, sistem yang mengelola alokasi memori tersebut di sistem operasi Windows disebut NT heap, tetapi di Windows 10 telah ditanamkan sistem pengelolaan alokasi memori baru bernama Segment heap. Namun, hingga saat ini sistem tersebut hanya diterapkan secara terbatas pada sebagian proses sistem, sebagian komponen Edge lama, aplikasi UWP, dan sejenisnya. Semua program lainnya tetap menggunakan NT heap yang lama.
Mulai dari Windows 10 May 2020 Update (versi 2004, build 19041) yang baru-baru ini dirilis, sistem pengelolaan memori baru ini dapat digunakan juga pada aplikasi Win32 umum. Menyesuaikan hal itu, browser web berbasis Chromium seperti MS Edge dan Google Chrome juga akan diperbarui agar menggunakan Segment heap pada sistem yang mendukungnya. Menurut tim pengembang MS Edge, pengujian internal menunjukkan penggunaan memori berkurang hingga 27%, sehingga setidaknya pada Windows 10 terbaru, diharapkan efek pengurangan penggunaan memori pada browser web berbasis Chromium akan cukup signifikan.
Status bug tracker proyek Chromium terkait penerapan Segment heap:
https://chromium-review.googlesource.com/c/chromium/src/+/2163163
Struktur internal Segment heap (slide berbahasa Inggris):
https://blackhat.com/docs/us-16/…
Struktur internal NT heap lama (slide berbahasa Inggris):
1 komentar
Bukan hanya memori, secara keseluruhan kesannya juga terlalu berat.. Semoga optimasinya terus dilakukan.