5 poin oleh GN⁺ 2025-09-12 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp
  • Baru-baru ini dilakukan analisis yang membandingkan tingkat konversi traffic rekomendasi LLM dengan pencarian Organic (organik) untuk memverifikasi dampak large language model (LLM) dan chatbot AI terhadap perjalanan pelanggan
  • Studi ini didasarkan pada data dari 54 situs selama 6 bulan, dan hanya mencakup konversi makro seperti permintaan demo dan pembelian untuk meningkatkan keandalan hasil
  • Hasilnya, rata-rata tingkat konversi traffic LLM (4,87%) sedikit lebih tinggi daripada pencarian organik (4,60%), tetapi dipastikan tidak signifikan secara statistik
  • Bahkan jika dibedakan berdasarkan B2B dan B2C maupun per industri, tidak terlihat keunggulan yang konsisten, dan porsi traffic LLM di sebagian besar situs berada di bawah 1%
  • Secara keseluruhan, LLM dapat membuka peluang baru, tetapi pada saat ini hasilnya menunjukkan bahwa pencarian organik masih menjadi kanal utama

Tujuan penelitian

  • Analisis ini bertujuan memverifikasi apakah traffic LLM menunjukkan tingkat konversi yang lebih tinggi daripada pencarian organik
  • Di industri terdapat hipotesis bahwa LLM menghadirkan ‘traffic yang lebih berkualitas’, namun tujuannya adalah memverifikasinya berdasarkan data primer

Metodologi dan data

  • Situs web dari berbagai industri diteliti, tetapi hanya situs dengan konversi makro yang dapat diukur yang disertakan
    • B2B: permintaan demo, pengiriman formulir
    • e-commerce: pembelian
  • Total 54 situs dipilih sebagai sampel akhir
  • Sumber data adalah GA4, dengan periode 6 bulan terakhir
  • Tingkat konversi berbasis sesi digunakan untuk meminimalkan perbedaan antara B2B dan B2C
  • Dalam proses pengumpulan data, pemetaan event dan verifikasi pelacakan dilakukan secara manual untuk memastikan keandalan

Pendekatan statistik

  • Perbandingan rata-rata dan median, pengukuran deviasi standar dan rentang kuartil
  • paired t-test dilakukan untuk memverifikasi perbedaan tingkat konversi organik vs. LLM per situs
  • Untuk perbandingan B2B vs B2C digunakan Welch’s test

Hasil utama

  • Rata-rata tingkat konversi: organik 4,60% vs. LLM 4,87%
  • Rata-rata selisih per situs adalah +0,27pp, dan selisih median adalah +0,09pp
  • p-value 0,794 → tidak signifikan secara statistik
  • Pada 56% situs, tingkat konversi LLM lebih tinggi, tetapi pada 41% lebih rendah → tidak ada keunggulan yang konsisten

Analisis situs dengan traffic tinggi

  • Syarat: ≥100 ribu sesi, ≥50 sesi LLM, ≥5 konversi LLM
  • Sampel berkurang dari 54 menjadi 33 situs
  • Rata-rata selisih meningkat menjadi +1,24pp, tetapi tetap tidak signifikan secara statistik (p=0,376)

Hasil B2B vs. B2C

  • Data keseluruhan:
    • B2B → LLM(2,17%) > organik(1,16%)
    • B2C → LLM(6,58%) < organik(6,78%)
  • Bahkan setelah menerapkan syarat traffic, perbedaannya tetap tidak signifikan secara statistik
  • Hasil Welch’s test juga menunjukkan tidak ada perbedaan (p=0,546)

Skala traffic LLM

  • Di lebih dari 90% situs, kontribusi LLM kurang dari 0,6% dari total traffic
  • Rata-rata hanya menyumbang 0,24% sesi dan 0,42% konversi
  • Sebaliknya, pencarian organik menyumbang sekitar 32% dari total sesi dan 34% dari konversi, menunjukkan porsi yang sangat dominan

Analisis per industri

  • Di industri keuangan serta perjalanan dan pariwisata, LLM menunjukkan tingkat konversi yang lebih tinggi
  • Di e-commerce dan layanan konsumen, pencarian organik lebih unggul
  • Jumlah sampel kecil, sehingga interpretasinya terbatas

Kesimpulan dan implikasi

  • Berdasarkan data saat ini, tidak ada bukti bahwa traffic LLM memberikan tingkat konversi yang lebih tinggi daripada pencarian organik
  • Bahkan, skala traffic LLM sangat kecil → dampaknya minim dibandingkan pencarian organik
  • Perjalanan pelanggan semakin kompleks, dan tren penggunaan pencarian serta LLM secara bersamaan terus meningkat
  • Menurut laporan terbaru, 46% hanya menggunakan pencarian tradisional, 44% menggunakan pencarian+AI, dan hanya 2% yang berpusat pada AI
  • Karena itu, perusahaan perlu tetap melakukan pelacakan dan pemantauan optimasi LLM, sambil tetap menempatkan pencarian organik sebagai kanal prioritas utama

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.