7 poin oleh GN⁺ 2025-09-16 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp
  • ToddlerBot adalah platform robot humanoid open source berbiaya rendah, dirancang untuk pembelajaran kebijakan dan skalabilitas eksperimen dalam riset robotika dan AI
  • Versi baru (2.0) mendukung berbagai fitur baru seperti cartwheel, merangkak, berjalan cepat, kendali jarak jauh VR, estimasi kedalaman stereo real-time
  • Menekankan reproduksibilitas dan daya tahan melalui desain 30 derajat kebebasan, beragam end-effector (tipe telapak tangan dan gripper), serta perbaikan cepat berbasis 3D printing
  • Kompatibilitas ML telah dibuktikan lewat berjalan, manipulasi dua tangan dan seluruh tubuh, skill chaining yang memanfaatkan reinforcement learning dan diffusion model
  • Menyediakan manual dan kode open source lengkap sehingga siapa pun dapat membuatnya, melakukan transfer kebijakan, dan bereksperimen dengan kolaborasi multi-robot

Makna proyek open source Toddlerbot

  • Toddlerbot adalah proyek robot humanoid open source yang memungkinkan siapa pun menggunakan sumbernya untuk merakit dan memodifikasi sendiri
  • Dibandingkan robot humanoid komersial, biaya pembuatannya rendah, dengan struktur dan jumlah komponen yang lebih sedikit sehingga hambatan masuknya rendah
  • Dapat dimanfaatkan untuk berbagai tujuan seperti desain hardware robot, kontrol software, dan pembelajaran algoritme
  • Dengan komunitas yang aktif dan dokumentasi yang baik, kegunaannya tinggi untuk pemula maupun ahli
  • Ini adalah platform robot yang cocok untuk riset dan pengembangan, pendidikan, serta pembuatan prototipe

Fitur dan keunggulan utama

  • Mudah dibuat melalui printer 3D, skematik open source, dan software publik
  • Dengan struktur desain modular, kepala, lengan, tubuh, dan bagian lain dapat dirancang serta diganti secara bebas
  • Terintegrasi dengan berbagai bahasa pemrograman seperti Python sehingga memungkinkan eksperimen beragam taktik kontrol
  • Mendukung perluasan opsional seperti sensor, motor, dan kamera tambahan

Fitur utama ToddlerBot 2.0

  • Cartwheel: mendemonstrasikan kelincahan dan kemampuan keseimbangan tinggi, dengan hampir tidak ada kerusakan bahkan saat gagal
  • Merangkak: gerakan merangkak empat kaki menggunakan lengan dan kaki seperti balita
  • Berjalan cepat: kecepatan berjalan omnidirectional 0.25m/s, putar di tempat hingga 1rad/s
  • Teleoperasi VR: kendali real-time berbasis Meta Quest 2
  • Estimasi kedalaman stereo: dilengkapi Jetson Orin NX 16GB, pemrosesan real-time 10Hz

Karakteristik desain

  • 30 derajat kebebasan (DoF): 7 pada lengan, 6 pada kaki, 2 pada leher, 2 pada pinggang
  • Sensor dan perangkat elektronik: 2 kamera fisheye, speaker, 2 mikrofon, IMU, Jetson Orin NX
  • End-effector: dua opsi, tipe telapak tangan fleksibel dan gripper parallel jaw

Eksperimen performa

  • Uji panjang lengan: dapat meraih benda berukuran 14 kali volume tubuhnya
  • Uji beban: mengangkat 1.48kg, setara 40% dari total berat tubuh, sambil menjaga keseimbangan
  • Uji ketahanan: dengan kebijakan berjalan berbasis reinforcement learning, bertahan 19 menit, tidak rusak meski jatuh 7 kali, dan perbaikan selesai dalam 35 menit (3D printing + perakitan)

Gerakan berbasis AI

  • Percakapan dan push-up: integrasi OpenAI Realtime API + GPT-4o
  • Pull-up di palang: pengenalan posisi berbasis AprilTag, transfer kebijakan dari simulasi ke robot nyata
  • Berjalan dan manipulasi: melakukan manipulasi dua tangan dan seluruh tubuh dengan reinforcement learning serta kebijakan difusi berbasis RGB
  • Skill chaining: memegang pegangan (kebijakan difusi) → mendorong troli (kebijakan reinforcement learning)

Reproduksibilitas dan skalabilitas

  • Transfer kebijakan: kebijakan manipulasi yang dipelajari pada satu ToddlerBot dapat dipindahkan ke unit lain tanpa kehilangan performa
  • Kolaborasi multi-robot: dua robot bekerja sama menjalankan tugas jangka panjang (merapikan ruangan)
  • Kemudahan perakitan: siapa pun dapat membuatnya melalui manual dan video open source

Dukungan riset

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.