1 poin oleh GN⁺ 2025-10-06 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Feed blog memungkinkan siapa pun untuk mulai dengan mudah dengan membuat blog dan menggunakan pembaca RSS
  • Tanpa perlu pendaftaran terpisah, Anda dapat memanfaatkan berbagai platform blog dan pembaca secara gratis
  • Ini tidak sepenuhnya menggantikan media sosial, tetapi menawarkan cara berinteraksi yang lebih personal dan lebih lambat
  • Anda juga dapat mencoba monetisasi melalui platform seperti Substack
  • Untuk komentar, Anda dapat memanfaatkan berbagai cara seperti fitur bawaan blog, BlueSky, email, dan lain-lain

Pengenalan Feed Blog

  • Tidak diperlukan proses pendaftaran terpisah untuk menggunakan feed blog
    • Pengguna cukup membuat blog mereka sendiri dan menggunakan pembaca RSS untuk memulai
    • Caranya adalah dengan membagikan halaman feed blog kepada teman atau kenalan

Informasi biaya

  • Menggunakan feed blog tidak memerlukan biaya
    • Ada juga platform blog atau pembaca yang menawarkan paket berbayar, tetapi opsi gratis sudah lebih dari cukup

Perbedaan dengan media sosial

  • Feed blog bukan pengganti penuh media sosial
    • Ini menawarkan gaya lain untuk berinteraksi dengan orang-orang di web
    • Lebih lambat, lebih personal, dan memiliki struktur insentif yang beragam
    • Anda juga bisa menggunakannya berdampingan dengan media sosial sesuai preferensi
    • Berkat alur blog yang lebih lambat, ada juga kasus di mana frekuensi penggunaan media sosial berkurang

Cara monetisasi

  • Anda dapat mencoba monetisasi menggunakan platform seperti Substack
    • Yang penting adalah membangun jaringan dan menemukan orang-orang yang saling berkomunikasi

Komentar dan cara berkomunikasi

  • Sebagian besar blog menyediakan fitur komentar bawaan
    • Secara teknis, komentar juga bisa diterapkan dengan memanfaatkan platform eksternal seperti BlueSky
    • Ada juga cara berkomunikasi yang lebih personal seperti melalui email
    • Anda cukup memilih cara terbaik yang sesuai dengan komunitas yang dekat dengan Anda

1 komentar

 
GN⁺ 2025-10-06
Komentar Hacker News
  • Ini mengingatkanku pada masa saat aku membuat startup pertamaku, Grazr, pada 2005. Grazr adalah mini pembaca RSS yang memungkinkan pengunjung situs membaca feed RSS yang kuikuti, dan bisa membagikan koleksi feed RSS-ku secara dinamis, serta menyalin dan me-remix koleksi itu. Ada juga blogroll dinamis untuk berlangganan daftar, serta mesin pemrosesan dan filter untuk menggabungkan beberapa feed menjadi satu aliran. Bahkan bisa menjalankan Javascript di server untuk membuat blog yang lebih dinamis (ini tahun 2005). Rasanya sangat kuat karena aku punya kendali penuh untuk membuat, memfilter, dan menggabungkan feed berita serta timeline-ku sendiri. Aku rindu masa itu. Cara feed dikurasi murni oleh orang-orang yang kuikuti dan kode yang kutulis sendiri, tanpa algoritma, terasa sangat dinamis dan juga menyenangkan secara sosial. Ada satu video yang kubuat saat itu, agak memalukan sih, tapi kubagikan saja: video YouTube

  • Aku juga memikirkan masalah yang mirip. Aku selalu menemukan blog menarik di HN, tapi tidak punya tempat untuk menyimpannya, jadi kalau tab kututup, blog itu hilang. Aku memang pakai bookmark, tapi jarang kulihat lagi. Feed RSS hanya menyajikan konten baru, jadi blog akhirnya terasa seperti media sosial yang cuma menampilkan hal-hal terbaru. Padahal blog dan situs pribadi itu berbeda. Tulisan yang benar-benar bernilai biasanya justru artikel tunggal yang ditulis dulu, jadi sudah tidak muncul lagi di feed RSS. Aku menilai blog dari tulisan yang sudah ada, tapi kalau menambahkannya ke RSS, aku cuma bisa melihat tulisan yang akan datang. Memang bisa menyimpan artikel menarik satu per satu lewat Instapaper dan semacamnya untuk dibaca nanti, tapi tidak bisa melihat keseluruhan blog. Yang kuinginkan adalah platform tempat aku bisa menyimpan blog, membaca semua tulisannya dalam format standar (karena perbedaan format tiap blog itu merepotkan), dan tidak terpaku pada urutan terbaru.

    • Aku self-host FreshRSS. Kita bisa memuat artikel lama sebanyak yang diinginkan, dan aku mengaturnya ke 25 (default-nya 5).
    • Aku self-host linkding untuk menyimpan berbagai tautan. Aku pakai banyak perangkat dan browser, dan tidak suka menaruh bookmark di cloud, jadi ini cocok buatku.
    • Aku sudah mencoba berbagai solusi, tapi akhirnya menetap pada cara sederhana: menyimpan blog dalam file Markdown sebagai unordered list.
    • Aku juga merasakan masalah yang sama. Feed itu kronologis, jadi alurnya terputus. Tidak ada cara standar untuk menjelajahi tulisan lama di blog. Rasanya seperti ada sesuatu yang hilang. Aku pernah menulis soal ini: Web Anthologists
    • Soal "kalau ditambahkan ke pembaca RSS, kita hanya bisa membaca tulisan ke depan", aku tidak paham kenapa begitu. Memangnya tulisan lama tidak semuanya terlihat?
  • Aku menulis blog, tapi tidak tahu sebenarnya aku menulis untuk siapa. Pada akhirnya rasanya memang untuk diriku sendiri. Dulu ada komentar, ada tautan ke post (masih ingat pingback?), dan semacamnya. Seiring waktu, entah aku jadi menulis topik yang lebih niche, atau memang web makin terpecah. Kadang aku bertanya apakah itu akan kembali suatu hari nanti, tapi aku tidak terlalu berharap. Bagaimanapun, aku akan terus menulis.

    • Baru-baru ini aku tahu ada seseorang yang sudah mengikuti blogku lebih dari 10 tahun, setelah dia mengirim email padaku hari Selasa. Kalau melihat log server, kadang ada penemuan menarik.
    • Pembaca feed utama (Inoreader, Feedly, Feedbin) menyertakan informasi jumlah pelanggan di user-agent. Aku memfilter log akses ke tautan feed untuk melacak perubahan kasar jumlah pelanggan. Dalam pengalamanku, jumlah pelanggan tiga digit selalu ada, tapi aku tidak pernah menerima email dari pembaca, dan biasanya hanya mendapat umpan balik saat mempromosikan tulisan baru di SNS. Angka-angka ini sama kaburnya seperti jumlah pengikut Twitter. Pada akhirnya kebanyakan orang cuma berlangganan lalu hampir tidak pernah melihatnya.
  • Aku ingat ide awal Yahoo! Pipes memang agregasi feed RSS. Pipes sangat bagus untuk mengagregasi dan memfilter feed RSS secara visual, dan dengan membagikan pipe ke orang lain, kita bisa membuat pipe tingkat lebih tinggi. Selain itu, pipe itu sendiri juga bisa dipakai sebagai feed untuk pipe lain. Itu benar-benar produk yang terlalu maju untuk zamannya. Kalau mencari sesuatu yang mirip sekarang, Node-RED mungkin bisa jadi alternatif. Pengenalan Yahoo! Pipes Node-RED

    • Kalau ada yang tertarik, aku juga merekomendasikan pipes.digital yang kubuat. Fungsi utamanya memfilter dan menggabungkan feed RSS. Aku juga mengimplementasikan tombol fork yang menonjol dan blok pipe agar orang bisa mem-fork pipe yang ada dan membuat pipe baru.
  • Feed-ku ada di sini. Secara pribadi aku tidak punya blog, tapi beberapa bulan ini aku mempertimbangkan untuk mulai membuatnya. Versi "pembaca rss" versiku ada di sini :)

  • Feed blog mengharuskan pengguna memilih sendiri blog mana yang ingin diikuti, dan harus repot membuka aplikasi terpisah untuk membacanya. Tapi menurutku masalah ini mungkin sebenarnya sudah bisa diselesaikan. Saat pertama kali membuka pembaca berita, tidak ada apa-apa, jadi kita bingung mau berlangganan apa. Bahkan kalau aku hanya menambahkan beberapa blog yang kusukai, dari situ sudah bisa terlihat apa yang ingin kubaca, dan aku bisa terus menerima tulisan baru dengan cara subscribe atau follow seperti di Twitter. Substack paling mendekati model ini, tapi ada batasannya karena semua blog harus berada di Substack. Aku sendiri juga hanya memakai Substack saat masuk lewat tautan. Dari sudut pandang pengelola blog, akan bagus kalau ada layanan tempat aku bisa mengirim feed-ku agar blogku dipromosikan ke pembaca yang sesuai. Karena tidak mengunci platform, bebannya juga lebih ringan. Rasanya layanan seperti ini pasti pernah ada, tapi aku penasaran kenapa tidak berhasil.

    • Setahuku feedland.com adalah layanan yang paling mirip. Kita bisa melihat siapa yang juga berlangganan feed yang kita ikuti, dan feed lain apa yang mereka sukai. Saat ini belum ada mesin rekomendasi, tapi bisa dibuat sendiri. Aku pribadi lebih suka struktur di mana aku benar-benar menghabiskan feed yang sekarang dulu sebelum mengisi feed berikutnya, jadi aku kurang suka model yang terus-menerus memasukkan konten baru tanpa batas.
    • Secara pribadi aku kurang suka jika algoritma layanan ditambahkan. Daya tarik terbesar RSS justru karena memang tidak ada algoritma apa pun di dalamnya. Tidak semua hal harus diprodukisasi.
  • Keunggulan terbesar feed blog adalah tidak ada entitas pusat yang mengelola dan tidak terplatformisasi. Tapi itu juga sekaligus jadi berkah dan kutukan. Karena itu dulu aku pernah mencoba membuat layanan yang sedikit memusatkan feed RSS untuk memberi kenyamanan seperti media sosial, sambil tetap memastikan penulis sepenuhnya memiliki kontennya. Aku membuat MVP di onread.io, tapi tidak punya waktu untuk melanjutkannya. Aku juga sempat berpikir untuk pivot ke RSS versiku sendiri, tapi lagi-lagi terlalu sibuk. Menurutku feed RSS sekarang tidak seberguna dulu. Manfaat media sosial—seperti komunikasi lewat percakapan dan menyebarkan konten ke teman-teman dengan selera serupa—masih sangat besar.

    • Menurutku justru RSS menjadi makin penting sebagai jalan keluar dari kerusakan platform lain. Banyak juga yang merasa komponen sosial itulah justru masalahnya.
  • Aku sempat bertanya-tanya apakah ada standar untuk hal seperti ini, tapi setelah kupikir-pikir, pada akhirnya ini hanyalah referensi dalam teks, yaitu hypertext. Mungkin akan bagus kalau ada bahasa markup yang dibuat khusus untuk ini.

  • RSS memang sulit sepenuhnya menggantikan media sosial, tapi menurutku kalau lebih banyak blog yang me-"reblog" hal-hal yang mereka sukai, itu akan sangat membantu penemuan feed baru.

  • Dibanding newsletter, RSS jauh lebih nyaman. Kita bisa membaca tiap post dengan ritme sendiri, menyimpannya untuk dibaca nanti, dan kembali lagi di beberapa sesi berbeda. Newsletter akan terus tertinggal di kotak masuk email kalau tidak dibaca sekaligus. Akan bagus kalau semua newsletter tersedia juga dalam bentuk RSS, tapi secara realistis itu sulit karena iklan jadi tidak bisa ditampilkan.