- Antarmuka pengguna (UI) perangkat lunak bebas yang rumit menjadi hambatan awal bagi pengguna umum
- Bahkan tugas sederhana seperti konversi video membuat orang awam menyerah karena UI yang berpusat pada pengguna ahli dari alat seperti Handbrake
- Untuk mengatasi hal ini, penulis membuat frontend sederhana bernama Magicbrake dengan antarmuka satu tombol, yang hanya menyediakan fungsi "mengubah file video aneh menjadi MP4 normal"
- Dengan menyembunyikan fitur yang rumit dan hanya menampilkan 20% fungsi yang benar-benar dibutuhkan mayoritas pengguna, produktivitas dan kepuasan dapat meningkat
- Ekosistem perangkat lunak bebas perlu mengadopsi desain yang ramah bagi pengguna umum agar cakupan pemanfaatan alatnya bisa meluas
Kesenjangan antara perangkat lunak bebas dan pengguna umum
- Pengguna umum mengalami kesulitan karena masalah format bahkan dalam tugas dasar seperti mengonversi, mengunggah, dan memutar video
- Format yang tidak bisa diputar di QuickTime atau Facebook semuanya dianggap sebagai sesuatu yang "aneh"
- Handbrake memang kuat, tetapi karena UI yang berpusat pada pengguna ahli, pengguna umum merasa tidak nyaman dan bingung
- Masalah ini meluas di seluruh ekosistem FOSS (Free and Open Source Software), dan akibatnya pengguna umum menyerah atau meminta bantuan ahli
Kasus Magicbrake
- Magicbrake menyembunyikan fitur-fitur rumit Handbrake dan hanya menjalankan satu fungsi: "mengubah video aneh menjadi MP4 normal"
- Hasil konversinya adalah file MP4 kecil yang berfungsi di sebagian besar lingkungan
- Di antarmukanya hanya ada satu tombol
- Pendekatan ini adalah solusi yang cepat dan sederhana, cocok bagi pengguna yang tidak membutuhkan fitur kompleks
Keberatan terhadap penyederhanaan dan tanggapannya
- Sebagian orang mengajukan pertanyaan seperti "mengapa Handbrake dibuat kurang kuat?", "bagaimana jika butuh format lain?", atau "bagaimana dengan fitur khusus?"
- Jawabannya jelas: orang yang membutuhkan fitur lanjutan tetap bisa memakai Handbrake seperti biasa, sementara yang tidak membutuhkannya bisa memakai alat yang sederhana
- Ini mirip dengan menutupi tombol-tombol remote TV yang tidak perlu dengan selotip; saat diperlukan fiturnya tetap ada, tetapi tidak mengganggu penggunaan dasar
Nilai dari UI sederhana
- Di dunia ini ada banyak server media yang sulit dikonfigurasi oleh orang awam, editor audio yang bahkan untuk pekerjaan dasar pun perlu dipelajari, dan alat pemantauan jaringan yang mengecualikan pemula
- Alat-alat itu punya fungsi yang hebat, tetapi pengguna umum tidak bisa mengaksesnya karena desain yang berusaha memasukkan semua fitur ke dalam satu UI
- Karena 80% pengguna hanya membutuhkan 20% fungsi, menyembunyikan sisanya dapat memberikan pengalaman yang lebih produktif dan memuaskan
Saran untuk pengembang
- Merancang antarmuka sederhana untuk pengguna umum adalah sesuatu yang bisa dilakukan hanya dalam satu malam dan memiliki nilai nyata
- Alih-alih menampilkan semua fitur yang rumit, filosofi desain yang hanya menampilkan fungsi yang diperlukan akan meningkatkan aksesibilitas perangkat lunak bebas
- Penulis menganjurkan para pengembang untuk membuat lebih banyak alat yang disederhanakan seperti ini
Belum ada komentar.