2 poin oleh GN⁺ 2025-10-31 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp
  • Pemerintah Denmark memutuskan untuk menghentikan dorongan terhadap rancangan undang-undang UE yang mewajibkan pemindaian pesan elektronik, dan hanya mempertahankan sistem deteksi materi pelecehan seksual anak (CSAM) yang bersifat sukarela yang sudah ada
  • Rancangan undang-undang tersebut berupaya mewajibkan pengawasan pesan yang juga mencakup platform terenkripsi end-to-end, dengan tujuan menindak peredaran materi pelecehan seksual anak
  • Setelah pemerintah Jerman pada 8 Oktober menyatakan tidak mendukung rancangan tersebut, dorongan Denmark praktis kandas
  • Menteri Kehakiman Denmark menyatakan bahwa “ketentuan surat perintah penggeledahan dihapus”, dan deteksi oleh perusahaan teknologi akan tetap dilakukan secara sukarela
  • Meredith Whittaker dari Signal Foundation menentang langkah tersebut dengan keras, dengan mengatakan bahwa ini akan mengarah pada “sistem pengawasan massal”, dan sebelumnya telah memperingatkan kemungkinan keluar dari pasar Eropa

Latar belakang penarikan RUU ‘Chat Control’ oleh Denmark

  • Menteri Kehakiman Denmark mengumumkan penghentian upaya mendorong RUU pemindaian wajib pesan elektronik di tingkat UE
    • Isi rancangan tersebut adalah mewajibkan pemindaian seluruh pesan elektronik, termasuk pada platform yang memakai enkripsi end-to-end
  • Sebagai negara pemegang presidensi Dewan UE, Denmark kembali mengajukan draf tersebut, tetapi memicu penolakan keras
    • Tujuan RUU itu adalah memperkuat penindakan peredaran materi pelecehan seksual anak (CSAM)

Pernyataan tidak mendukung dari Jerman dan perubahan sikap Denmark

  • Pada 8 Oktober, pemerintah Jerman menarik dukungannya terhadap RUU tersebut, sehingga upaya Denmark terhenti
  • Menteri Kehakiman Denmark Peter Hummelgaard mengatakan dalam konferensi pers bahwa hanya sistem deteksi sukarela yang akan dipertahankan
    • Ia menyatakan, “Kompromi baru dari presidensi UE tidak akan mencakup ketentuan surat perintah penggeledahan”
    • Ia juga menegaskan, “Deteksi materi pelecehan seksual anak oleh perusahaan teknologi akan tetap menjadi pilihan sukarela

Berakhirnya sistem saat ini dan pernyataan Menteri Kehakiman

  • Hummelgaard menyebut bahwa model pemindaian sukarela yang berlaku saat ini akan berakhir pada April
  • Ia menekankan, “Saat ini kita menghadapi risiko kehilangan sepenuhnya salah satu alat utama untuk menangani pelecehan seksual anak,”
    dan “demi semua anak, kita harus bertindak dengan cara apa pun”

Sikap penolakan dari Signal Foundation

  • CEO Signal Foundation Meredith Whittaker menentang keras RUU tersebut
    • Ia memperingatkan bahwa Signal bisa menarik diri dari pasar Eropa jika RUU itu disahkan
  • Ia mengatakan, “Usulan ini pada praktiknya adalah sistem pengawasan tanpa pandang bulu atas seluruh komunikasi pribadi,
    sehingga percakapan siapa pun—pejabat pemerintah, tentara, jurnalis, aktivis, dan lainnya—tidak akan lagi terlindungi”

Konteks artikel dan tag terkait

  • Isu ini diklasifikasikan sebagai topik terkait UE, European Council, CSAM, perlindungan anak, dan Denmark
  • Artikel ini ditulis oleh Suzanne Smalley dari The Record, reporter yang meliput kebijakan keamanan siber dan privasi
  • Tidak ada penyebutan mengenai tindak lanjut tambahan atau pembahasan alternatif di tingkat UE dalam artikel asli

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.