- Farmers’ Almanac, yang selama lebih dari 200 tahun menyajikan cuaca, kebijaksanaan, dan humor, memutuskan untuk menghentikan penerbitan setelah edisi 2026
- Edisi cetak dan edisi online sama-sama akan dihentikan, dan situs web masih dapat diakses hingga Desember 2025
- Kepada para pembaca, mereka menyampaikan ucapan terima kasih sekaligus pesan agar tradisi ini tetap dilanjutkan
- Melalui komentar, para pembaca menunjukkan beragam reaksi, termasuk meminta penerbitan tetap dilanjutkan serta mengusulkan biaya langganan atau penggalangan dana
- Sebagai publikasi simbolis budaya pedesaan Amerika, ini adalah peristiwa yang menandai berakhirnya warisan sejarah
Pengumuman penghentian penerbitan
- Farmers’ Almanac mengumumkan akan mengakhiri publikasi yang telah berlangsung lebih dari 200 tahun, dengan edisi 2026 sebagai edisi terakhir
- Disebutkan bahwa publikasi ini telah lama dicintai karena kontennya yang unik, memadukan “cuaca, kecerdasan, dan kebijaksanaan”
- Dengan ungkapan “menulis halaman terakhir”, mereka secara jelas menyatakan berakhirnya publikasi bersejarah ini
- Tim editorial menyampaikan ucapan terima kasih kepada pembaca, kontributor, dan mitra, serta mengatakan bahwa “semangat almanak ini hidup di dalam diri Anda”
- Baik edisi cetak maupun online tidak akan lagi tersedia, tetapi situs web masih dapat digunakan hingga Desember 2025
- Edisi 2026 dapat dibeli di FarmersAlmanac.com, Amazon, dan beberapa toko offline
Hubungan dengan pembaca dan warisannya
- Banyak pembaca mengenang pengalaman menggunakan almanak ini sebagai tradisi keluarga
- Disebutkan contoh seperti menabur benih sesuai fase bulan atau merujuk pada ‘hari terbaik’ untuk aktivitas tertentu
- Tim editorial meninggalkan pesan, “tolong teruskan semangat almanak ini”
- Sebagai contoh, mereka memberi saran seperti “tanamlah kacang polong saat bunga daffodil mekar, dan amati langit merah saat senja”
- Dengan kalimat “ceritakan kepada anak-anak bahwa kakek selalu mempercayai almanak”, mereka menekankan penerusan tradisi
Reaksi pembaca
- Di kolom komentar, banyak unggahan berisi keterkejutan, kesedihan, dan permintaan agar publikasi tetap berlanjut
- Sebagian mengusulkan, “mari dukung lewat biaya langganan kecil atau GoFundMe”
- Ada juga pendapat yang menyarankan, “jual hak kekayaan intelektualnya ke penerbit lain agar tradisi ini bisa berlanjut”
- Banyak reaksi emosional seperti “Saya tidak tahu harus berbuat apa jika publikasi ini hilang” dan “Ini bukan sekadar buku, melainkan bagian dari hidup saya”
- Sebagian menyebut bahwa The Old Farmers Almanac masih tetap terbit sebagai alternatif
Makna simbolis
- Farmers’ Almanac dipandang sebagai simbol kehidupan pedesaan Amerika dan pewarisan pengetahuan antargenerasi
- Penghentian kali ini berarti berakhirnya satu era dalam budaya cetak tradisional
- Para pembaca memohon agar “warisan simbolis ini harus tetap hidup”
Informasi tambahan
- Anggota dapat menerima informasi terkait langganan melalui email
- Di bagian bawah artikel tersedia alamat email untuk pertanyaan dan usulan ide: tips@farmersalmanac.com
- Dalam naskah asli tidak ada penyebutan rencana lanjutan tambahan atau kemungkinan penerbitan kembali
Belum ada komentar.