1 poin oleh GN⁺ 2025-11-13 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp
  • Setelah memakai alat pengukur tekanan darah Microlife WatchBP O3 di apotek, penulis menemukan port micro-USB pada perangkat dan mencoba melihat datanya secara langsung
  • Perangkat lunak WatchBP Analyzer dijalankan di lingkungan Linux, tetapi gagal mengenali perangkat; setelah itu unduhan data berhasil melalui mesin virtual Windows
  • Dengan Wireshark dan usbmon, komunikasi USB ditangkap, dan dari paket data teridentifikasi struktur byte yang memuat tekanan darah sistolik·diastolik serta denyut jantung
  • Penulis juga melacak OPP (oscillometric peak pressure) dan stempel waktu, tetapi struktur data waktunya tidak berhasil diinterpretasikan dengan jelas
  • Upaya rekayasa balik dihentikan karena tenggat, tetapi ini menjadi pengalaman baru dalam analisis struktur data serta konsep ‘white coat hypertension’

Alat pengukur tekanan darah dan percobaan awal

  • Setelah mendapat vaksin flu di apotek, hasil pengukuran tekanan darah menunjukkan angka tinggi sehingga penulis memakai alat pemantau tekanan darah 24 jam
    • Perangkat mengukur secara otomatis setiap 30 menit (siang) dan 60 menit (malam)
    • Penulis menemukan port micro-USB di sisi perangkat dan mencoba mengakses datanya
  • Model perangkat adalah Microlife WatchBP O3, lalu penulis mengunduh perangkat lunak WatchBP Analyzer untuk Windows
    • Dicoba dijalankan di Linux menggunakan Bottles, tetapi perangkat tidak terdeteksi
    • Perangkat muncul sebagai hidraw, yang menunjukkan bahwa ia menggunakan antarmuka USB HID
  • Setelah itu penulis memasang mesin virtual Windows (Gnome Boxes) dan menghubungkan perangkat USB, lalu unduhan data berhasil
    • Di WatchBP Analyzer, penulis dapat melihat tiga hasil pengukuran pertama

Analisis lalu lintas USB

  • Dengan memanfaatkan lingkungan mesin virtual, penulis menangkap komunikasi USB menggunakan Wireshark
    • Aliran data antara perangkat dan host direkam melalui antarmuka usbmon3
  • Dari paket yang ditangkap, ditemukan urutan byte yang tampaknya berisi nilai tekanan darah
    • Contoh: 05 0a 89 71 43 9b
    • Byte ke-3 diperkirakan sebagai tekanan darah sistolik (SYS), byte ke-4 sebagai tekanan darah diastolik (DIA), dan byte ke-5 sebagai denyut jantung (HR)
  • Dengan membandingkan beberapa hasil pengukuran, penulis merangkum pola data
    • Contoh: 137/113/67, 132/86/68, 126/84/82 dan sebagainya
    • Setiap paket terdiri dari unit 32 byte, dan byte pertama menunjukkan panjang data yang valid (SIGNIFICANT BITS)

Menelusuri struktur data tambahan

  • Byte tambahan yang mencakup OPP (oscillometric peak pressure) dan stempel waktu juga dianalisis
    • Data OPP ada pada paket setelah setiap pengukuran, tetapi posisinya tidak tetap
    • Penulis mengasumsikan 4 byte setelah SYS, DIA, HR sebagai stempel waktu 32-bit, tetapi nilainya tidak cocok dengan waktu pengukuran yang sebenarnya
  • Diamati bahwa nilai pada kolom ke-6 berubah dari 82 ke 83 saat pergantian AM/PM, sementara kolom ke-7 menunjukkan pola reset
    • Beberapa nilai tampak mirip dengan satuan menit pada waktu pengukuran, tetapi tidak ditemukan aturan yang jelas

Eksperimen AI dan kode

  • Penulis mencoba menganalisis data dengan memasukkannya ke beberapa model AI melalui platform Kagi
    • Sebagian menghasilkan jawaban yang tidak valid, tetapi tetap membantu memberi arah analisis, misalnya tentang konsep endianness
  • Penulis juga mencoba meniru handshake awal perangkat dan unduhan data menggunakan Python, tetapi kode dari AI sebagian besar tidak akurat
    • Dalam proses ini, penulis jadi mengenal pustaka pyhidapi

Penutup dan pelajaran

  • Karena ada jadwal untuk mengembalikan perangkat, pekerjaan rekayasa balik pun dihentikan
    • Meski begitu, penulis memperoleh pengalaman praktik dalam analisis struktur data USB dan rekayasa balik
  • Istilah baru yang dipelajari antara lain ‘Normotension’ (tekanan darah normal) dan ‘White Coat Hypertension’ (hipertensi jas putih)
    • Tekanan darah dapat naik sementara jika diukur tepat setelah suntikan
  • Kesimpulannya, mengukur tekanan darah segera setelah vaksinasi tidak disarankan

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.